Monday, March 29, 2010

TENTANG - MU


Hai,
Aku kemari lagi.
ke tempat yang sama yang pernah jadi satu pekat dengan kentalnya memoriku
Apa kabar....
mu.
Apa kabar angin?
Apa kabar sinar?
Kamu selalu terbang ketempatmu ingin menuju.
Untuk beberapa alasan, aku merasa sakit dengan itu.
Tempat ini masih sama dengan beberapa tahun lalu
Masih begitu sama
Yang membuatnya berbeda hanya sekarang aku cuma sendiri
Tidak dengan yang lain
Tidak pula dengan....
mu.
Sulit dipercaya, bahwa MU saya sudah cukup membuat kata itu meneruskan pengaruhnya kedalam diriku
Aku tidak tahu, dengan begini apa perbedaan bisa jadi hal yang kelewat besar
Atau malah cuma serupa semut kecil di padang bunga, tak terlihat.
Sesungguhnya juga terlalu kecil untuk tertangkap mata
Karena aku cuma merasa sungguh beda
Sudah berapa waktu kita tidak lagi melewatkan senja bersama?
Sekarang juga tidak
Dan tempat ini jadi begitu asing dan dingin padaku
Tanpa gelakmu yang mencemari angin
Tanpa suaramu yang berlomba cepat dengan jatuhan daun
Tanpa kehadiranmu yang semestinya disebelahku
Sementara aku tahu tempatmu bukan disini
Dan tujuanmu sudah tidak lagi sama
Bahkan mungkin selama ini tidak pernah sekalipun sama
Kamu melewatkan ini
Melewatkan pengakuanku akan satu :
Ternyata aku masih terlambat berlari, hingga terbunuh akan segala hal mengenai MU


Semoga kamu sudah menemukan tujuanmu terbang dari rangkai sisiku..

yang belum mampu tersenyum,
Aku

untuk seorang kawan, yang masih saja berusaha berpijak pada daratan tenggelam

37 comments:

  1. kenapa terlambat berlari,,tidak ada terlambat untuk berlari kecuali kalau tak punya kaki

    ReplyDelete
  2. terlambat.. bukan berarti tidak akan berlari...

    Jika masih ingin berusaha pasti ada jalan walau memang tak mudah spt yg dikatakan

    have a nice day anyin
    keep smile cantik ^^

    ReplyDelete
  3. hi, thanks for the visit ^^
    salam kenal ya...

    oh ya, buruan cari pengganti. MU-MU yang lain masih banyak yang mengantri diluar sana ^^

    ReplyDelete
  4. sek yo mbak,tak pikirne opo artine. .
    susah nangkap kalimat-kalimat puitis.Hehehe. .

    met sore ya mbak.

    ReplyDelete
  5. kalo baca puisi mu,, aq jadi inget temen SMA ku yang suka nulis puisi juga,,
    aq seneng baca puisi2 temen2 ku,,, sama hal nya kaya aq seneng baca puisi mu anyin,, hehhe

    :ok

    ReplyDelete
  6. makanya lihat dulu.. klu main dipasir..
    tu kan jadinya masuk daratan yg tenggelam....
    heheheh... :D

    ReplyDelete
  7. cuman sampe no 7 yah aq? kok susah bgt sih pertamax nya?hehehe

    ReplyDelete
  8. biasa untuk seorang kawan, yang masih saja berusaha berpijak pada daratan tenggelam, jika masih terlalu teguh memegang prinsip, walau diterpa ribut angin juga gak akan menggoyahkan, kecuali jika rasa mati, juga mungkin tidak mengubah atau dapat ?..entah

    ReplyDelete
  9. kirain MU team favoritku hihihi, btw aku baik2 saja secara aku angin yang selalu melihat banyak perubahan dan aku sinar yg selalu menerangi kegelapan :)

    ReplyDelete
  10. wah semoga si MU udah mendarat di bandara tujuannya yak....

    ReplyDelete
  11. Semoga si MU mengerti :)
    indah puisinya :)

    ReplyDelete
  12. semoga cepat menemukan... MU

    ReplyDelete
  13. wah nyinday's hebat banget neh,,
    boleh donk di bikinin puisi khusus buat saya,,
    wkwkwk..
    ngarep banget neh

    ReplyDelete
  14. penasaran si Mu pergi kemana ya?

    ReplyDelete
  15. Indah benar kata2nya mbak...moga MU nya mendengarkan suara hati itu..

    ReplyDelete
  16. uhmm lagi merindu yah sama Mu?? :)
    hope he will know ya ;)

    salam kenaal ^^

    ReplyDelete
  17. semoga MU membaca postingan ini yah..
    malam

    ReplyDelete
  18. hm....hm....*manggut-manggut*......geleng-geleng, tunduk-tunduk......angguk-angguk......

    lho kayak lagu!?!?!? heheheheheh

    ReplyDelete
  19. duh, sedihnya..
    pilu sekali terasa, tapi indah rangkaian katanya nyin.. sungguh..

    ReplyDelete
  20. lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali...

    ReplyDelete
  21. km tuh juaagoo to nek bikin pusiii.. mak nyess ditiiku nih... dalemm!!

    ReplyDelete
  22. untuk seorang kawan, yang masih saja berusaha berpijak pada daratan tenggelam

    artinya apa mbak??

    ReplyDelete
  23. hehehehe iyya kirain tentang MU nya rooney...
    ehm, moga ada MU MU yang lain... :-)

    ReplyDelete
  24. salam sobat
    wah untuk seorang kawan,ya,,
    siapa tuh,,?

    ReplyDelete
  25. hmmmm... terpaku aku akan indahnya kata-katamu

    ReplyDelete
  26. dalam dan penuh makna sob, pada beberapa liriknya membuat aku teringat pada seseorang ..

    ReplyDelete
  27. Ehhmmm. apa ya makna dari puisi ini, agak susah untuk dicerna (makanan kalee) hehe..

    ReplyDelete
  28. Percayalah kemanapun angin berhembus..dia akan kembali. Menghabiskan senja kembali bersamamu

    ReplyDelete
  29. harus mampu tersenyum dunks.. sai... :-)
    maap ga banyak waktu untuk BW...
    jd jarang maen sini :o)

    ReplyDelete
  30. aku sudah lama baca-baca disini namun baru kali ini meninggalkan komentar, puisinya bagus

    ReplyDelete
  31. gak bisa coment apa2 lagi...
    menantang nih bait2 di puisinya,,,
    :-)

    ReplyDelete
  32. sebetulnya aku bukan tipe yang suka baca puisi... tapi puisi2 (atau mungkin bukan puisi?) tulisan anyin selalu bikin aku merasa mellow...

    bagus nyin...

    ReplyDelete
  33. "..Tempat ini masih sama dengan beberapa tahun lalu
    Masih begitu sama..
    ..untuk seorang kawan.."

    Romantis banget Nyin. Menurutku, walaupun kawanmu itu pergi jauh, seharusnya dia juga tetap menoleh tempat itu. bukankah warna itu harus disikapi.

    ReplyDelete
  34. Nyin, gak ada kata terlambat lho...
    heheheh selama kita terus berjuang.

    ReplyDelete

Previous Page Next Page Home
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...