Tuesday, April 27, 2010

PADA CERMIN, PADA YANG RASANYA PANTULAN


taken from random

hai keping cahaya.. sudah kutiti arahmu menuju
berharap aku tidak salah merengkuhmu
berharap aku tidak salah menamakanmu rasa
dari beragam ketakutanku, aku tahu
aku takut kamu berbalik dari pandanganku
aku takut kamu wujud lain dari mimpi yang kemarin kumaui

baik-baikkah kamu sosok lain dalam cermin yang pernah aku takutkan lari ketika memecah media pantulan?

tolong ingatkan aku ini bukan mimpi ya...
tolong ingatkan aku setiap hari
jika ini hanya mimpi dan sebenarnya aku tengah lelap dalam dekap kasur
tolong ajari aku untuk lupa cara terbangun

bahwasanya aku hanya takut pada kecewa dan jatuh
bahwa aku terperangkap pikir segala apa yang datang akan pergi lagi
bahwa yang kuingat cuma bermacam bayangan yang katanya mau menguatkan hatiku jadi tembok raksasa, 
malah menggali pondasi dibawahnya agar rapuh
agar aku runtuh



kemudian lelahku bertambah karena merasa harus membenahinya berulang kali bolak-balik sendirian
Kamu kan tahu itu tidak gampang. toh tangan lemahku cuma ada dua.
jadi jaga aku dalam mimpi indah ini ya
pegangi bahkan ketika aku mau lepas karena gelisah
jika tidak bisa.....
songsong di bawah sana, tolong tangkap aku yang terjatuh


topang aku yang melemah
jika tidak bisa juga.....
mungkin kita bisa jatuh bersama-sama
dan tertawa bersama-sama juga
bukankah kita sama-sama tahu luka mendatangkan pemahaman akan kebodohan, kita bisa selalu tertawa karena itu kan?

dan maukah kamu, lentera?
cahayaku ketika dekat.. oaseku ketika jauh..
izinkan aku menjadi payungmu, 


sekaligus hujan yang menyejukanmu ketika resah
Untuk duka, dan tawa, dan diam
tolong satukan kami ya....

dengar... aku akan menerpamu serupa gerimis, berhembus kearahmu serupa angin. percaya aku.

genggam erat, jangan longgarkan..


entah, mungkin tanpa makna.... hanya catatan penghilang resah yang nyelip saat ini, sekaligus pelepas rindu atas waktu padat yang terlewat. Kangen semuanya yang menanti saya di halaman ini. Jawaban dari tebakan foto kemarin.. saya yang pakai ransel, ditengah :) iya itu saya yang dulu.

50 comments:

  1. salam mba Anyin, jumpa lagi yaa ^__^...kangen

    ReplyDelete
  2. Horeeee... jawabanku kemarin benar... *senang banget*

    ReplyDelete
  3. Andai cermin disini bisa memberimu jawab atas semua tanya yg terucap..?

    ReplyDelete
  4. well done.... pantulan cermin itu setidaknya bisa membuat kita berkaca mengenai diri sendiri.. oke...

    ReplyDelete
  5. keep smile dear...
    kita disini selalu menantimu ^^

    ReplyDelete
  6. kunjungan perdana niee, salam kenal yaa

    ReplyDelete
  7. itu maknanya Nyin, sebegai penghilang resah....^^

    ReplyDelete
  8. wah,lama nih gak nongol. .piye kabare ?

    ReplyDelete
  9. Apa kabar anyin??
    Tetep smangat ya...

    ReplyDelete
  10. pergilah sedih..
    pergilah gundah..
    lihat segalanya, lebih indah..^^ (sing song..hehe)

    pagiii ann...semoga hari ini hepiiii teruuss...^_^

    ReplyDelete
  11. haaaa...
    akhirnya kau datang lagi, hehe...

    met pagi, neng...
    moga lekas luang lagi, hoho.
    [kangen curhat panjang lebar kali tinggi, hihihi9]

    ReplyDelete
  12. sekeping cahaya segenggam rindu
    manis bgt mba,
    suka dan duka bersama...

    ReplyDelete
  13. Mbak, puisimu kok selalu indah ya?
    gak norak kaya punyaku
    hehehe

    ReplyDelete
  14. Wah So Sweettttt,,,,, bagus bgd salam kenal ...

    ReplyDelete
  15. hmmmm... cermin ajaib... Anyin kah gadis yg paling cantik di bumi ini??

    ReplyDelete
  16. kerinduan untuk siapa sis?? ;) kangen yang banyak menelurkan sebuah puisi indah ;)

    ReplyDelete
  17. Walau masih mencari-cari maknanya, tapi puisimu ini indah banget Nyin..
    Tetap semangat ya Adek cantik..

    ReplyDelete
  18. oh, memang membaca ini rasanya kalimatnya berlari ke sana kemari. tapi memang bisa mengungkapkan itu adalah kelebihan tersendiri, karena tidak semua bisa mengungkapkan resah yang menyelinap.

    ReplyDelete
  19. aku percaya,, akan ku gemggam erat balik nyin,, hahahahah

    ReplyDelete
  20. hadoooh...
    jadi teringat mo ganti cermin pecah dirumah

    ReplyDelete
  21. nyin, bingung aku gmn caranya biar km bisa lupa bagun...

    ReplyDelete
  22. kangen kangen yang banyak yah :D dan terkumpul semua dalam sebuah puisi yang indah ^^

    potonya gag jelas euy :(

    ReplyDelete
  23. pada yang rasanya pantulan,,,

    judul yang gimana :D

    ReplyDelete
  24. genggam erat jangan longgarkan..
    mantabs :)

    ReplyDelete
  25. anyiiiiiiinnn, daku bawa keripik singkong!! ^^

    ReplyDelete
  26. semoga ini nyata ya, nyin...
    bukan sekedar pantulan atau bayangan...hehehe
    semangat!!!!

    ReplyDelete
  27. nice words ^^

    miss ur story ^^

    ReplyDelete
  28. Kunjung malam mbak,.......eh ada award untuk mbak semoga di trima.

    ReplyDelete
  29. So sweet, i like it... Cinta tak terdifinisikan secara tepat, melainkan oleh cinta itu sendiri.

    Salam peace n good luck !

    ReplyDelete
  30. resah.. resah..resah...

    hahaha


    kau kenapa anyin..?
    kangen sama phonank yah?

    hikikkikiki....

    ReplyDelete
  31. cermin..cermin sapa yang paling cantik?

    ReplyDelete
  32. Puisinya indah sekali mba...

    ReplyDelete
  33. wah kemarin jawabanku bener keknya, eh nggak ding, eh.. entahlah.. :-)

    ReplyDelete
  34. duh, moga selalu enjoy ajah ya nyin ya, semangat!

    ReplyDelete
  35. Ayo genggam erat dan tersenyumlah!

    ReplyDelete
  36. Jangan sampai lepas genggamannya!

    ReplyDelete
  37. jadi inget dongeng putri salju

    ReplyDelete
  38. suka nulis ya...
    bagus bagus...
    salam kenal

    xo

    ReplyDelete
  39. karena jawabannku bener makanya tolong ewot dariku diambil ya cintah... :))

    ReplyDelete
  40. bersyukur pernah jatuh,
    pernah merasakan hangatnya tanah,
    dan manisnya berjuang ;)

    *hug*

    ReplyDelete
  41. btw, aku naksir sama gambarnya itu
    sweater rajutnya keren banget
    pingin beliin Khadijah suatu saat nanti

    ReplyDelete

Previous Page Next Page Home
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...