Sunday, October 31, 2010

SEBENTAR, TERLALU SINGKAT

(taken from random googling)

bagiku malam ini hujan turun terlalu sebentar.
seperti sekejap mata saja. ini tidak berhubungan langsung dengan obsesi, hanya soal rindu bertautan dengan udara lembab sejuk yang dibawanya turun membasahi tanah yang sepenuh mati mendamba rintiknya.
dan sungguh sangat memukau bagaimana aroma kerinduan tanah pupus perlahan disibakan tirai air rapat itu.
begitu pelan dan membungkam.

aku iri pada tanah, aroma rindu yang terselesaikan adalah akhir dari debunya yang belakangan sering mengepul bersama pijakan kakiku disiang hari. maka yang tersisa wangi kasih semata di permukaannya, dilepasnya hujan dengan tanpa berhenti memeluk sisa genangan air yang dia tinggalkan.


aku iri pada tanah itu, yang telah mampu melepas segala amburadul rindunya pada tetes air yang akhir-akhir ini mengunjunginya dengan tempo waktu yang nyaris sama. malam gerah, setiap hari, pada jam yang berdekatan.


aku iri pada tanah itu, yang mampu menyimpan rindunya dengan sedemikian baik di musim kemarau. menguatkan diri sebanyak hitungan waktu yang dilaluinya dengan sabar, dengan diam, dengan bertahan tanpa mengirimkan isyarat rindu.


kalau saja aku bisa menyimpan rinduku sedemikian rapat seperti tanah. maka pecahan kata ini tidak akan pernah sampai terbaca.
oleh kamu.
dan kepada kamu... rindu itu diakhirkan, diperuntukkan.

24 comments:

  1. Senang sengsara harus diterima seperti apa adanya, karena kedua-duanya membawa manfaat dan di dalamnya ada hikmah yang tersembunyi. Janganlah kita terikat atau terbelenggu oleh senang dan susah. Jika kesengsaraan datang, terimalah dengan hati yang ikhlas. Jika kesenangan datang, sambutlah dengan hati yang lapang dengan senyuman.

    Denagn Mengatasi Permasalahan Yang Besar; Maka, Kita Dapat Mengatasi Permasalahan Yang Besar.

    Sukses selalu.

    Salam ~~~ "Ejawantah's Blog"

    ReplyDelete
  2. hmm...aku juga sedang rindu seseorang
    meski menyebalkan entah kenapa aku tetap merindukannya

    ReplyDelete
  3. waaah ada yg lg kangen2an nich...

    ReplyDelete
  4. aku juga lagi rinduuuuuuuuuuu beraaaaaaat, sama Ibu, qiiqiqi

    ReplyDelete
  5. aku suka kalimat paling akhir...

    duuuuh banyak yg lagi rindu ya, aku juga ^^

    ReplyDelete
  6. ninda,,,,nice p[ost..suka sekali rangkaian katanya..

    ReplyDelete
  7. kata-katanya bagus...teruskan nyin...

    ReplyDelete
  8. aku juga iri pada diri yang sebenarnya, melalui ungkapan-ungkapan perbandingan dengan alam, menandakan bahwa manusia memang bagian dari alam dan jangan menyakitinya. nanti kerinduan itu tak akan berujung.

    ReplyDelete
  9. yah... aku juga iri banget , karena dia ga akan pernah jatuh sakit karena di guyur hujan... sementara kita 3 jam aja kehujanan bisa mering 1 minggu... hehehehehhehe

    ReplyDelete
  10. kaya yg di FB mbak..
    tp lengkapan di FB ya??

    ReplyDelete
  11. rindu membuat kata-kata punya nyawa ...
    Nyin, semoga cepat dipertemukan

    ReplyDelete
  12. suka dg kata2 rindu diperuntukkan untukmu.

    ReplyDelete
  13. tapi kalau hujan terlalu lama, nanti kamu malah jenuh lho.

    ReplyDelete
  14. aku justru iri karena ingin merindu. ingin merindu tapi tak tau rindu ini untuk siapa.

    ReplyDelete
  15. Puitis jua mbak ya ini yang diomongin hujan ya?

    ReplyDelete
  16. ah, aku jd rindu sama pacarkuw, nyin.... :(

    ReplyDelete
  17. Jangan iri pada tanah, karena tanahpun sesungguhnya cemburu padamu karena dia ingin juga menyampaikan rindunya..

    ReplyDelete
  18. wew...aku cemburu dg mu nyin,, bisa bikin kata2 bagus gini.. :)

    ReplyDelete
  19. dalam beberapa saat ini aku dah baca 3 tulisan dari penulis yang sama..
    jadi ngiri....
    g ada kata yang tertulis yang sia-sia..... ^_^

    ReplyDelete
  20. beberapa hari ini, hujan turun setiap hari, selalu sama waktunya. sejak masuk ashar sampai lepas malam. tanah pasti senang.

    baca postingan ini, aku jadi ingat lagi rinduku dengan seseorang.
    anyiinn..anyin, bagus bgt sih bikin tulisan. ;D
    salut!

    ReplyDelete
  21. namanya juga sebentar, pastilah singkat dong...

    ReplyDelete

Previous Page Next Page Home
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...