Saturday, November 20, 2010

RUWET

taken from random
Kemarin sebuah obrolan membuat saya berpikir, nyaris marah. Cerita dari seorang teman yang saya kenal, yang saat itu sedang bingung -- katanya. Dia berpacaran lama dengan seorang wanita, baik, menyenangkan. Overall ngga ada salahnya juga wanita ini ke si teman, cuma mungkin hubungan mereka yang sudah demikian lama atau bagaimana... sehingga memunculkan kejenuhan, si teman tertarik pada orang lain yang menurutnya lebih menarik (menurut saya sih segala yang belum dimiliki pastinyalah lebih menarik, balik ke komitmen).

Kemudian saya tanya, sudah pernahkah jalan bareng si cewek 'newcomer' ini? "Belum, katanya... cuma kontak via teks saja,"

Kebingungannya bertambah parah ketika akhirnya cewek resminya tahu kedekatan mereka. Iseng saya buka fb teman saya ini... kaget campur jengkel, meskipun sebenarnya sih saya ngga punya hak yah buat marah. Dalam masalah ditengah hubungan dia dan cewek resminya ini -- si cewek newcomer yang notabene dari awal sudah tahu si teman sudah ada yang punya mengcomment atau melike nyaris semua aktifitas terakhir si teman di facebook. 

Ngga ngerti deh misal saya ada diposisi cewek resminya. Melihat si cewek ini begitu aktif memberi komentar di wall fb cowoknya. Memang sih di dunia ini seorang wanita ngga gampang menemukan seseorang yang sesuai kriterianya, misalnya nemu juga.. besar kemungkinan cowok ini sudah ada yang punya. Namun itu ngga bisa menjadi alasan untuk seseorang bisa menjadi sebab retaknya hubungan orang lain.

Pernah ngga sih si newcomer ini mencoba menempatkan diri di posisi si cewek resmi, mau ngga sih dia dibegitukan? Paling juga ngga mau kan...

Diluar keterlibatan saya, entah kenapa saya jadi muak... bisa-bisanya hal semacam ini bisa membuat seorang wanita menjadi sebab sakitnya wanita lain..... dimana ya rasa empatinya sebagai sesama wanita....

Cinta juga sangat butuh kerasionalan.

35 comments:

  1. mungkin si newcomer ini saking despereted nya nggak nemuin cowok yg pas di hatinya selama ini. begitu nemuin yg sesuai kriteria sambar aja, ga peduli hati n perasaan pasangan si cowok ni bgmn.
    ini masih tahap pacaran lho, lha kalo kasusnya di dalam sebuah pernikahan ngeri banget. Nauzubilaminzaligh... >_<

    ReplyDelete
  2. Di dalam dunia rasional, persaingan itu sangat kejam, apapun dilakukan tuk menarik dan mendapatkan perhatian :) dalam hal ini si new comer berpikir sebagai pesaing dan berusaha memberikan empati hy pada si co. So seharusnya ini menjadi ttgan bagi si ce "resmi" tuk bisa lebih memberikan empati yg lebih baik pada si co.
    Tapi yg hrus dipikirkan kedua wanita itu adalah apakah si co itu emang pantas tuk dimiliki krn "kualitasnya"? kalau iya silakan bersaing dgn sehat, tapi klu tidak...rugilah mereka :)

    ReplyDelete
  3. Assala:mu 'alaikum...

    Newcommer dalam keadaan majnun(bukan berarti gila, tetapi akalnya sedang tertutupi oleh perasaan kasmaran [mungkin])terhadap sang laki-laki. Mungkin ia tidak mengetahui jika sang lelaki sudah memiliki pasangan.
    Adapun sang lelaki seharusnya jujur jika ia telah memiliki teman dekat (pacar)kepada si newcommer. Ia pun harus ssegera menentukan pilihan di antara kedua perempuan itu tanpa ada yang terluka hatinya.
    Jika tidak, mungkin saja ia dapat mempermainkan perasaan kedua perempuan secara tidak langsung atau tanpa disengaja, sehingga dapat membuat sakit hati keduanya bahkan keempatnya (si perempuan resmi, si newcommer, si laki-laki itu sendiri, dan si empunya blog ini).

    Kegon otte....? cohaseumnikka...?
    nan mollayo....kuraeso...goamaseumnida....!!!

    ReplyDelete
  4. paling males berurusan dengan wanita seperti itu dan erm... wanita masa lalu >.<

    ReplyDelete
  5. bisa-bisanya seorang wanita menjadi sebab sakitnya wanita lain.

    hal yang jamak kita temukan di dunia nyata?
    dan jujur juga bikin saya bertanya2,
    kok bisa yaa??

    ReplyDelete
  6. iya cinta sebenarnya sangat rasional, tapi nafsu ini yang membuat irasional

    ReplyDelete
  7. itulah manusia, g pernah ada puasnya, sll punya kecenderungan untuk membanding, ia sama sekali g berfikir, kalau tiap orang punya kelebihan dan kekurangan masing2

    ReplyDelete
  8. waduh... belum ketemu muka aja bisa bikin masalah yah..?

    ReplyDelete
  9. kalo saya jadi wanita resminya, yang saya keselin ya bukan si newcomers, tapi si lelaki. Ga akan gayung bersambut kalo ga ada respon dari si lelaki kan? it's take two to tango, right?

    ReplyDelete
  10. kadang kita menemukan yang cocok tapi ternyata dia sedang dekat dengan yang lain. hmh...

    ReplyDelete
  11. empati sesama wanita ya...

    kalau laki-laki, mungkin gak sepeka itu ya.

    ReplyDelete
  12. tergantung si cowok juga sih.. klo dia nyaman dengan hubungannya dia gak akan jenuh dan berpaling :D

    ReplyDelete
  13. kayaknya saya udah pernah baca cerita ini tapi dimana ya??? atau hampir sama ya//

    sorry,,,mbak salam kenal ya???

    ReplyDelete
  14. wanita bisa menjadi orang ketiga atau di tigakan, maka sesama wanita janganlah saling menyakiti

    ReplyDelete
  15. Nggak ada yang perlu dipersalahkan, karena di dunia ini semua orang berhak menentukan hidupnya berdasarkan pilihan yang telah ia putuskan (tentu dengan aturan yang berlaku).
    1) dari segi perempuan (resmi), jika memang laki2 tsb pantas untuk dipertahankan maka berusahalah, komunikasi lebih baik saya rasa. tapi jika ia telah memilih perempuan lain, maka bersama bukan menjadi pilihan (terlepas dari telah berapa lama berpacaran)
    2) dari segi perempuan (new comers), perempuan seringkali menggunakan perasaan dalam bertindak, mungkin laki-laki itu bisa mengisi hatinya, mungkin juga ia berpikir selama belum resmi semua kemungkinan masih bisa terjadi. Untukmu jika kau yakin laki-laki itu memilihmu karena hati dan ia berkualitas, lebih eleganlah dalam bertindak. Sedikit banyak tindakanmu akan berdampak, bagimu atau orang lain.
    3) dari segi laki-laki, yakin dan percayalah...jika dalam perjalanan waktu semuanya luruh tak tersisa, maka selesaikan saja, baru buka dengan yang lain. Berkeinginan untuk bercabang menunjukkan kamu tidak tegas sama sekali, penuh dengan kebimbangan, dan berjiwa oportunistik. Kalau begitu saja sudah bosan, bagaimana jika kau lihat rambut istrimu sudah mulai memutih dan garis tegas mulai muncul di wajah dan tubuhnya. bisa-bisa kau......

    ReplyDelete
  16. saya nikmati kontennya, salam hangat mbk

    ReplyDelete
  17. jangan2 tuh newcomers kiriman cewekna, buat ngetes kesetiaan si cowok..

    aku pernah digituin setelah hubungan 4taun, mungkin ceku takut aku bosen kali ya?
    dan untungnya aku lolos seleksi tahap dua ini..

    ha ha ha//be positive

    ReplyDelete
  18. sebel juga yah kalo ada pengganggu gitu,,
    satu hal yang mgkn bisa dilakukan,,, remove dia dari fb si cowo,, hehehhe

    ReplyDelete
  19. Aku gak suka dg ketidaksetiaan... dan aku gak suka mengganggu hubungan orang lain karena aku juga gak mau dibegitukan *ikutan emosi*

    ReplyDelete
  20. Maukah kita berbahagia di atas penderitaan orang lain...? Kalau aku tidak...

    ReplyDelete
  21. Cinta juga sangat butuh kerasionalan.

    siiiipppp nyn:)

    ReplyDelete
  22. oya satu lagi,,,,seharusnya kita sebagai perempuan bisa jauh lebih memahami keadaan&perasaan kaum kita&tak seharusnya jika kita menyakiti kaum kita sendiri

    ReplyDelete
  23. Tapi cinta lebih sering gak rasionalnya yah. He he..
    Salam saya.. .

    ReplyDelete
  24. setuju dgn komentnya mba angelia... ^^

    selamat pagi ninda...

    ReplyDelete
  25. kesalahan utamanya membiarkan seseorang masuk terlalu dalam ketika hubungan mulai menemui titik jenuh...

    NB. nyari cowok jgn yg ganteng2 biar ga direbut..kaya sy ini lah wakakkaaaa.... :p

    ReplyDelete
  26. Hmmm...mencoba melihat dari sudut pandang New Comer
    cinta itu ngga mengenal status apapun mbak
    kalo cinta datang kadang hal yang gak rasional jadi rasional.
    si New comer menganggap itu biasa aja, karena ia merasa perasaannya harus tersampaikan, tak peduli ada atau tidaknya orang lain.

    tapi beneran kata mba quinee, gak mungkin ini terjadi kalo ga ada respon dari si cowok
    take's two tango

    ReplyDelete
  27. Setuju dg mbak quinnie...
    It takes two tango, nyin...
    Kalo cowoknya dr awal g memberi harapan di fb-nya, g mgkin gt kjadiannya... :P

    ReplyDelete

Previous Page Next Page Home
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...