Monday, February 18, 2013

Rectoverso - The Movie

Terancam sulit nonton besoknya, saya memutuskan nekat nonton film yang barusan diputar jam 9 malam lebih bareng adik saya di sebuah mall.

Film Rectoverso
http://25.media.tumblr.com/ca40b468e3205b8745590c4119ef1f8a/tumblr_mg91joX4Hw1rtzqnyo1_1280.jpg


Visualisasinya bagus, meskipun harus saya akui bahwa ada beberapa adegan atau mungkin ending yang berbeda dengan bayangan saya. Barangkali itu versi sang sutradara, atau malah versi penulis naskahnya... gitu? Tapi film ini penceritaannya bagus, nggak berupa film pendek yang langsung selesai satu demi satu... tapi seperti potongan-potongan dari 5buah puzzle yang diselesaikan bersama-sama perlahan-lahan.
Film yang diangkat dari buku berjudul sama, mengangkat 5 cerita yang paling berkesan di dalamnya meskipun minus satu cerita berbahasa inggris yang saya lupa apa judulnya. Saya punya buku ini, dulunya.... tapi hilang ketika saya sedang berada di Jakarta berbulan-bulan lalu, sengaja saya bawa dalam koper demi agar saya bisa membacanya lagi dan lagi kapanpun saya mau. Buku itu bisa dibilang nggak membosankan, mampu membuat saya rindu membaca cerita di dalamnya.

Sedikit out of topic ya...
Rectoverso versi film mengangkat 5 cerita dari bukunya: Curhat Buat Sahabat, Cicak di dinding, Malaikat Juga Tahu, Firasat dan Hanya Isyarat.
Pada cerita Firasat... endingnya tidak sesuai dengan apa yang ada di kepala saya. Tokoh utama perempuan tertabrak.
http://24.media.tumblr.com/b6ebc4f31b96f416714a1145920f64b7/tumblr_mfbritwn0u1rtzqnyo1_500.jpg
Pada cerita Cicak di Dinding... resume dan filmnya sama-sama tidak sesuai dengan ekspektasi saya. Film Cicak di Dinding dalam buku, buat saya esensinya jauh lebih 'halus' daripada tokoh utama perempuan dan lelaki yang terlibat hubungan panas dua kali kemudian si lelaki jatuh cinta pada si perempuan tersebut.
Barangkali karena bahasa yang dikandung buku rectoverso sama sekali bukan nuansa 'panas' yang begitu dewasa. Rectoverso begitu halus dan tulus jadinya saya menemukan keanehan ketika jalan cerita dalam film berjalan ala film luar negeri.
Dari semua cerita yang paling mencuri hati saya adalah: Curhat Buat Sahabat
Acting Acha Septriasa bagus banget. Jauh daripada awal debutnya di film Heart. Setelah sempat sebel-sebel gimana gitu karena acting Acha di film Heart bukannya membuat saya kasihan tapi malah bikin saya sebel dan pengin si tokoh yang diperankan dia ini mending mati aja... :p Begitupun juga beberapa film pasca Heart. Tapi mesti saya akui actingnya dia dua film terakhirnya yang saya tonton: Test Pack dan Rectoverso layak dapat 4 jempol.
Malaikat Juga Tahu yang sempat ditayangkan videoklipnya dulu juga mampu mengaduk-aduk perasaan, disatu sisi saya memahami Bunda. Disisi lain saya juga paham perasaan wanita penghuni kos dan adik lelaki si abang.
Well, life have it's own rule... by the way...


nilai 89 dari saya buat film ini.

20 comments:

  1. Mantabs reviewnya, jadi tahu sekilas filmnya..

    Eh, bgmn kalau untuk komentarnya di atur untuk semua org bisa komentar tapi harus pakai moderasi. Kalo seperti skrg, orang yg lg g login di blogger susah mau koment.

    => Semua Orang - termasuk Pengguna Tanpa Nama

    ReplyDelete
  2. ini filmnya banyak kisah gitu yah mbak...
    wah...
    kmarin tuh Marcella bikin semacam kuis nulis cerpen ttg cinta yg tak terucap

    ReplyDelete
  3. oh begitu ya alur filmnya dibuat? saya awalnya bingung bakal kayak apa 5 cerita di Rectoverso ini dikemas. Saya suka sekali buku ini, pastinya entah berapa kali saya baca. Tapi ... belum liat filmnya hehe ...
    by teh way, apakabar, ninda sayang? Lama sekali gak kesini

    ReplyDelete
  4. aku belum baca rectoverso... penasaran banget pengen baca.
    kalau filmnya kapan2 aja deh nunggu ditayangin di televisi hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahahha selamat nunggu ya mbakk :P

      Delete
  5. ini dari bukunya 'dee' bukan sih? :|

    ReplyDelete
  6. yup, kehidupan manusia bermacam macam yaa...
    jadi pingin nonton juga

    semacam loveactually, he's not that into you, new year eve... gitu ya?

    ReplyDelete
  7. kapan ya dik, aku bisa nonton ke bioskop lagi... *hanya hayalan*

    ReplyDelete
  8. hmm jadi ini film ada 3 sesi gitu?
    huahaha masa sebel sama Acha? :D... kirain temen-temen aku aja, ternyata banyak ya..

    ReplyDelete
    Replies
    1. hmm jadi penasaran sama filmnya.. kayaknya bakal nangis bombay XD

      Delete
  9. di Bali baru besok di bioskopin kayaknya
    dan Mba dapat tiket gratis nontonnya \(^o^)/

    ReplyDelete
  10. Sudah lama sekali aku ndak nonton film Indonesia, Nyiiin.. 5cm, Habibie Ainun, dan sekarang Rectoverso..

    ReplyDelete
  11. grow a day older mak judulnya... :"3

    ReplyDelete
  12. yuk lah besok jumat nonton..

    ReplyDelete
  13. iya, yang firasat kok jd twist begitu, beda sama di buku

    ReplyDelete

Previous Page Next Page Home
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...