Wednesday, January 14, 2015

Cerita Hijrah - Noninge

Mungkin saya sedikit memiliki banyak cerita tentang hijrah saya, mulai dari akhirnya memutuskan untuk memeluk agama Islam, memutuskan untuk berhijab, atau mungkin mengganti hijab saya dari yang biasa ke hijab yang lebih syar'i.

Namun ada 1 cerita yang buat saya adalah hijrah saya sesungguhnya sebagai seorang perempuan, yaitu ketika saya memiliki anak. Saya menganggap bahwa itu adalah hijrah saya karena ketika saya memiliki anak di situlah titik balik saya. Saat saya masih menjadi seorang anak, mungkin tak terhitung perbuat saya yang mungkin telah membuat orang tua saya sedih, bahkan sampai marah. Kemudian ketika saya menjadi seorang istri, terkadang saya pun masih begitu egois, dengan pemikiran saya dan suami sudah sama-sama dewasa sehingga tak jarang saya masih mengutamakan apa yang saya inginkan, dibanding apa yang kami bersama inginkan.

Tetapi saat akhirnya Allah memberikan saya kepercayaan dengan mengandung, kemudian melahirkan seorang anak. Disitulah titik balik saya. Saat mengandung, saya harus berhati-hati membawa diri saya sendiri, makan juga nggak bisa menuruti nafsu saya sendiri, bahkan ketika sedang hamil besar, untuk tidur-pun rasanya sudah tidak bisa seenaknya saja. Alhamdullilah saya tidak pernah menganggap semua itu sebagai beban, tetapi merupakan latihan yang diberikan Allah dengan jalan nikmat yang mungkin tak semua orang bisa merasakan. Saya lebih merasa bahwa ada yang begitu bergantung pada saya, Allah telah menyerahkan hal penting dan percaya bahwa saya bisa menjaganya. Itu yang menjadi penguat saya apabila mulai menghadapi hal-hal yang terasa begitu berat.

Saat bayi saya lahir, dan mendengarkan suami saya melafalkan adzan di telinga mungilnya, saat itu juga saya sadar, bahwa saya tidak sendiri. Saya diberikan kepercayaan itu tak hanya sediri, tetapi bersama suami saya. Membuat saya semakin paham dan belajar untuk menjalaninya bersama maka keegoisan dalam diri saya harus benar-benar saya buang.

Itulah titik hijrah saya, menjadi seorang yang belajar untuk tak hanya memikirkan 'AKU'.


visit :  http://bacaaninge.blogspot.com/


.

2 comments:

  1. Heloh nyin, dirimu wes punya baby tho??? wahhhhh..selamat...podo lek gitu.. :D

    ReplyDelete
  2. Subhanallah.... mbak inge....
    Aku terharu baca kisah hijrah mbak....
    Semoga tetap istiqomah ya mbak :)

    ReplyDelete

Previous Page Next Page Home
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...