Wednesday, March 30, 2016

THE UNSPOKEN



Sampai di titik ini, saya mengingat kembali masa-masa ketika saya masih baru di dunia blogging. Saya cuma iseng mengunjungi blog lain kemudian juga iseng meninggalkan komentar.

Banyak yang datang kembali atau mampir karena komentar saya, saat itu saya baru tahu apa artinya blogwalking. Apa artinya menjalin pertemanan di dunia para blogger. Dan bagaimana merasa mengenal mereka hanya dengan membaca tulisan-tulisan mereka.

Saya jadi mengerti dunia ini memiliki banyak bahasa, banyak orang yang bisa dan suka menulis. Tidak terbatas pada para penulis buku semata.

Punya teman blogger itu tidak cuma pertemanan biasa, kita bisa saja mempercayai mereka. Kopdaran ala blogger pun tidak sama dengan kopdar ala-ala sosial media, begitu bertemu mereka seringnya terasa sudah kenal lama dan banyak bahan pembicaraan. Curhatan via chatting pun juga sering dengan banyak teman yang sudah lama saling berkunjung di dunia blog. Bahkan karena para teman blogger pada titik-titik terendah dalam hidup saya, saya jadi merasa tidak sendiri. Ajakan nonton bareng rame-rame beberapa blogger Malang meskipun yang datang akhirnya cuma saya, Mbak Inge dan Yanuar.

Meskipun dalam beberapa kejadian ada sesuatu yang membuat kepercayaan kami berkurang karena ulah beberapa oknum pecinta menulis namun menjadikan tulisan dan modal social climbingnya menjadi asset untuk menipu dan merugikan banyak pihak. Dia juga banyak mengadu domba beberapa diantara teman-teman. Sekitar setahunan terakhir atau lebih saya baru tahu dia muncul lagi di komunitas blogger lain dan melakukan hal yang serupa, tapi nampaknya imbas kemunculan yang kali ini cukup buruk bagi dia. Dia nggak merugikan saya secara materi, tidak seperti sebagian teman yang ikut giveaway bodongnya dan lain sebagainya. Namun secara emosi, iya... dia bikin saya percaya, curhat-curhatan. Bagi saya curhat-curhatan dengan seseorang yang tidak bisa dipercaya itu kerugian besar.

Beberapa tahun lalu saya memutuskan untuk tidak mengikuti komunitas blog apapun dulu karena cerita seorang teman, seorang teman ini memiliki pengalaman buruk karena gabung dengan sebuah komunitas. Not to mention lah ya, yang jelas bukan suatu hal yang menyenangkan.

Tapi dunia blog juga terus berubah, seiring orang-orang baru yang muncul, teman-teman lama saya banyak yang sudah berhenti ngeblog karena kesibukan lain. Kadang memang masih saling ngobrol di sosial media, tapi saya kehilangan cerita-cerita mereka yang biasanya sungguh menyenangkan untuk disimak. Dan waktu berlalu dengan cepat, banyak yang telah berubah. Saya mulai kesepian, makin kesepian lagi kalau blogwalking dan lebih sering menemukan mayoritas posting semuanya tentang tips-tips, atau blog yang isinya giveaway semua. Tips-tips memang berguna, adalah tambahan pengetahuan buat saya juga. Namun somehow nih saya jadi merasa kehilangan tulisan-tulisan personal yang membuat hubungan antar blogger adalah teman atau teman dekat. Tulisan yang bikin saling mengerti, memahami, belajar dan percaya.

Melalui obrolan dengan seorang teman yang sudah duluan ikutan komunitas ini-itu, berlanjut kemudian dengan ngeh-nya saya bahwa ada teman-teman blogger lama pula yang ikut serta dalam komunitas itu, ditambah mayoritas dari mereka perempuan. Ini membuat saya memutuskan untuk akhirnya bergabung dalam komunitas. Sebuah langkah yang saya harap membuat pertemanan di dunia blog lebih terikat seperti yang saya tahu dan merupakan salah satu alasan utama mengapa saya kerasan disini. Atau setidaknya mengembalikan semangat pertemanan yang sama seperti dulu.
Semoga.

.

16 comments:

  1. Selain banya teman, juga banyak manfaatnya :D SALAM kenal kak ya academic Indonesia from jogja

    ReplyDelete
  2. Salam kenal. Tetap semangat ngeblog

    ReplyDelete
  3. Etapi, giveaway kadang kan cerita personal juga, Mbak, yang nyeritain tentang pengalaman ini itu dari si blogger..btw, bisikin dong siapa sih yang sudah ngadain giveaway bodong, biar gak ketipu kalau dia ngadain lagi #Kepooo :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. kadang iya, tapi kadang isinya terlalu penuh tendensi

      wah dia gantiganti nama molo tiap muncul ren :) chat/email aku aja

      Delete
  4. dulu aku sempet ga pgn gabung di komunitas blog yg basisnya traveling mbak.. soalnya ditolak masuk ;p... pdhl aku pikir, blogku udh sesuai krn toh aku cerita ttg traveling dan kuliner. ga diksh tau alasannya, dan yg bikin sebel, ada bbrp blog yg sbnrnya ga traveling2 bgt, tapi diterima -__-. oke, fine, ga masalah juga sih aku ga gabung mereka ;p..

    aku putusin utk trs nulis aja, ga perlu ikutan komunitas. toh aku nulis krn aku memang suka, dan ini obat ngilangin stress bgt buatku. tapi kmudian ketemu ama komunitas emak2 yg suka ngeblog, jadi deh aku iseng utk ikutan.. nyiapin mental juga kalo2 ditolak lagi ;p.. alhamdulillah diterima, dan jadinya temen dunia mayaku makin banyak ;).. walopun di sini ga semata ttg traveling dan kuliner, tapi justru aku suka krn memperkaya bacaan ;)..

    ReplyDelete
  5. Sama banget mbak... sejujurnya, aku lebih suka membaca tulisan2 di blog yg bersifat 'pribadi'. Mungkin karna itu aku juga hobinya nulis ala curhat mulu' :(
    sempet ngrasa jengah juga, apalagi waktu salah satu blogger idola saya yg sering nulis ttg personalnya, sekaligus yg mencerahkan, memutuskan utk menutup blognya. sediiiihhh banget.

    ReplyDelete
  6. Moga2 Mbak, juga saya ngeblognya awet ya. Siapa tahu besok2 saya ke Malang atau Mbak Ninda ke Makassar, kita bisa kopdaaar :)

    ReplyDelete
  7. Iya bangeeettt
    Sekarang isi blog itu tips tips semua. Atau travel sana sini. Atau review produk.

    Nggak ada lagi tuh yang curhat curhatan kayak kita hikss

    #HidupBloggerCurhat
    #VivaPersonalBlogger

    Btw aku juga ngerasain hal yang sama kak nin. Agak kesepian gitu. Ditambah lagi padat-padatnya kerjaan. Akhirnya jadi gak update lagi deh blog nya. Meskipun dikepala udah muncul lagi ide-ide buat postingan baru karena abis dapet pencerahan gegara baca2 tulisan lama, tapi untuk mengerjakannya kembali kok kayak kurang motivasi gitu hahaha

    Good luck for the new community!
    Hope you find many great friends there :)

    ReplyDelete
  8. samaaa.. gara2 jarangnya temen yang posting tulisan yang personal bikin rada males bewe. nggak menarik gitu kalo isinya tips, apalagi paid review.

    soal pertemanan dengan sesama blogger, aku termasuk yang nggak akrab sama blogger lain di sosmed. mungkin karna nggak pernah ketemu di dunia nyata jadi belum berasa akrabnya.

    ReplyDelete
  9. iya kak, aku ngerti rasanya 'percaya' karena memahami diri mereka melalui tulisan.. rasanya asik sekali. dan selamat berkomunitas ya kak ninda! :)

    ReplyDelete
  10. Kalau Saya sendiri blogwalking,, agak pilih - pilih, yah kalau blognya up to date alias selalu di update,, yah apa salahnya baca - baca di blog tersebut,, nambah ilmu dan nambah pengalman... kalau untuk komunitas - komunitas bloging sih saya kagak pernah ikutan,,,

    ReplyDelete
  11. Blog isi curhatan memang sekarang makin jarang, Nin. Karena curhatan lebih identik dengan kesan pribadi yang negatif, lha isinya sedih, galau, cemas melulu. Padahal kalau sang blogger punya cita-cita dilirik untuk dikontrak oleh brand, postingan isi curhatan galau bisa menimbulkan kesan negatif bagi image mereka.

    Makanya sekarang trend blogger nggak mau curhat yang isinya jelek-jelek lagi. Lebih senang nulis topik yang positif-positif aja. Malah kalau perlu nulis artikel pesanan orang. Tujuannya ya supaya artikelnya dibayar. Dan syukur-syukur, image-nya terdongkrak supaya dikontrak oleh brand.

    Nggak ada kan, brand mau mengontak blogger yang kerjaannya mengeluh tentang kesepian? :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. wah make sense sih mbak
      etapi curhatan positif juga banyak lho nggak cuma soal kegalauan :D

      Delete
  12. Blog aku curhatan doang isinya *gag mutu ya?!*
    Huahahaha
    BTW sis, messenger fb dikau kok lama banget responnya, emang jarang buka messenger atau ada masalah di messengernya?
    Wa an yuk ah. Aku message nomorku ya.
    BTW bukan untuk ngobrol in si blogger ini loh. Orang aku ga kenal. Hahahaha

    ReplyDelete
  13. aih, aku setujulah sama tulisan ini.
    aku pun lebih suka sama blogger yang isinya tulisan personal, tapi tetep yang ada sisi positifnya. kalau isinya keluh kesah melulu ya jengah. ibarat kata sama aja orang yang ngeluh di sosmed, tapi dipindahkan ke blog.

    salam kenal, btw :)

    ReplyDelete
  14. Iya, sejujurnya aku lebih tertarik dg tulisan yg lebih personal. yang kita bsa belajar dan merenung hikmah dri pengalaman orang lain yg berkesan. dan lagi juga ga berat untuk dbaca nyantai.

    Aku sendiri belum ikut2an komunitas. Belum ingin. karena akses internetku jg terbatas. jadi, belum siap ikut komunitas. tapi ada pengennya juga sih. :)

    ReplyDelete

Previous Page Next Page Home
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...