Saturday, December 17, 2016

RAHASIA KULIT SEHAT, EFFORTLESS BEAUTY BUT CHEAP!


Belum lama ini saya sedang malas bikin cemilan sendiri apalagi setelah dating dengan Paksu diluar rumah. Sering juga pulangnya malam dan pada jam segitu kami sudah sama-sama kelaparan lagi. Memang sih jalan bareng berlama-lama, nonton, window shopping, banyak ngobrol dan sering debat memang menguras energi. Iya kami memang sering debat out of the topic tentang apapun bahkan meskipun hanya sebatas alur film juga kayaknya belum pas kalau nggak ngeyel dulu *LOL.

Malem itu saya pengin makan pisang krispi, belakangan saya ngeh kalau sekitaran rumah kami hingga radius 1 kilometer banyak orang jualan pisang krispi dengan topping bermacam-macam. Dari yang depan minimarket kecil atau bahkan depan rumah tinggal pemiliknya sendiri. Kalau sedang malas bikin dan pengin cemilan ini, suami sering beliin di area counter-counter penganan kecil dekat warung makan penyetan tidak jauh dari rumah. Yang jual suami istri keturunan Cina, alasan suka kesitu karena yang jual ramah banget kata suami. Malam itu pertama kalinya saya ikutan beli dan bener sih memang yang jual ramah. Pembeli barang dan jasa dimana-mana memang sama yaa entah yang dibeli murah atau mahal pasti pengennya disambut ramah, ya kan?

Setelah pisang krispi siap, ibu-ibu yang jualan menyerahkan kotak berisi pisang dengan lapisan luar kantong plastik kepada saya sambil tersenyum, “Mbaknya kulitnya bagus deh, perawatan dimana?”

Bengong, nggak nyangka ditanya begitu saya menerima kantong plastik berisi pisang krispi tersebut dan kemudian merasa salah tingkah. Anyway sekalipun sering dapat pertanyaan semacam ini dari orang-orang yang saya kenal tapi tetep aja ya pertanyaan ini jatuhnya ngagetin kalau yang nanya orang yang belum kita kenal bahkan ketemu juga baru sekali. Ibu penjualnya padahal juga menurut saya sih kulitnya juga oke, licin tanpa jerawat dan kuning langsat gitu.

“Engg saya nggak pake perawatan klinik kecantikan atau apa sih bu cuma pakai bedak biasa aja,” nyengir karena bingung jawab apa sebelum saya pamitan pergi.

Paksu ketawa-tawa denger cerita saya, dia sebelumnya nanya ibu yang jualan ngomong apa sama saya karena kayaknya ngobrol lumayan lama sebelum saya menghampiri dia dan jarak dia lumayan sehingga nggak denger percakapan itu. Dia selalu surprise karena kalau jalan bareng sama saya kadang mendadak diajak ngobrol orang nggak dikenal nanyain gamis beli dimana dan kali ini perawatan kulit dimana.

Saya memang nggak melakukan perawatan khusus apapun secara rutin di klinik kecantikan atau salon sejauh ini, cara saya untuk maintain kesehatan kulit biasa aja dan murah meriah pula. Effortless khas saya yang malas repot.

Jaga kebersihan kulit biar nggak bermasalah dengan jerawat dan komedo, rajin cuci muka kalau mau tidur, deep cleansing dengan toner dan pakai bb cream kalau keluar rumah sebagai tameng wajah dari debu dan panas matahari. Sama aja kan ya dengan wanita kebanyakan? Untuk perawatan di rumah, yang penting lembap biar kulit saya nggak kumat ngeletek-ngeletek kering. Caranya lembab pakai pelembab untuk muka, vitamin E dari dalam, hand & body lotion setelah mandi dan banyak minum air putih.

Vitamin E dari dalamnya apa? Natur-E capsule yang jelas dong halalnya. Pertama kali saya pakai Nature-E capsule adalah saat tahun kedua di universitas, pasalnya saya merantau ke daerah dingin yang nggak bersahabat dengan kulit saya. Pada bulan juli hingga agustus saat itu, dini hari hingga menjelang fajar kita bahkan bisa melihat asap keluar dari mulut kita sendiri setiap kali bicara, layaknya drama Korea karena yah dingin banget.

Kulit saya yang nggak tahan dingin, jadi pucat kehilangan rona dan jadi kering banget maka ngeletek tak terkendali. Lotion dan pelembab nggak terlalu banyak membantu hingga saya konsumsi kapsul tersebut atas rekomendasi teman. Pertama minum sih biasa aja ya, belum terasa efeknya. Tapi setelah beberapa hari saya ngerasa kebantu banget, kulit saya masih kering tapi nggak ngeletek lagi meskipun udara dingin masih menyecar kota rantauan saya.

Itu juga yang menjadi alasan utama saya untuk nggak menunda beli Nature-E Daily Nourishing Hand & Body Lotion ketika sekitar hampir 5 tahun lalu produknya masuk ke pasaran dan sudah dipajang di rak minimarket-minimarket dekat tempat tinggal temporer saya di Jakarta dulu.

Berawal dari kulit saya pecah-pecah kering waktu itu, baru beberapa minggu masuk kerja sementara kantor memakai AC central yang dinginnya sudah melampaui batas toleransi kulit saya. Ruangan yang terlalu dingin selain tidak nyaman karena bolak-balik harus ke kamar mandi juga kulit yang jadinya kehilangan kelembaban. Sudah pakai body lotion asal comot dari minimarket tapi nggak berhasil mengurangi pecah-pecah keringnya.


Suatu hari di jam istirahat dalam toilet, teman sekantor saya mengeluarkan pouch kosmetik dan botol warna hijau besar, membuka tutupnya dengan sekali pencet dan mulai mengoles kulit tangannya yang kering. Wanginya itu lho bisa enak banget. Saya yang kelar berwudhu nanya dong dia pakai apa. Ternyata Nature-E Daily Nourishing Hand & Body Lotion, kaget karena kok saya barusan tahu Nature-E mengeluarkan produk hand & body lotion padahal sudah kenal dan pakai produknya sejak lama.

“Iya ini juga barusan kok, dapet harga promo dari minimarket sebelah.” kata si teman.
Teman saya kemudian membuka botol lotion dan menyodorkannya ke saya untuk mencoba. Unik tutupnya nggak dibuka seperti botol pada umumnya, cuma dipencet ceklek saja. Lotionnya cenderung agak cair, nggak terlalu padat dengan butiran-butiran hijau kecil-kecil bertekstur. Gitu dioles ke kulit, lotionnya ringan dan mudah diserap kulit, nggak bikin lengket lama di kulit sama sekali. Enteng gitu lho, manteman. Wanginya juga enak, bukan wangi ala-ala parfum tapi cenderung seger serasa lagi ada diperkebunan. Hebatnya lagi si teman saya itu cocok meskipun tipe kulitnya cenderung berminyak, lotion ini memberikan kelembaban yang dia butuhkan disaat terpapar udara dingin dan AC.

Pulang kerja saya langsung beli versi botol kecilnya dulu karena meskipun cocok dengan kapsulnya saya belum tahu juga apa cocok dengan lotionnya. Versi botol milik Nature-E ini unik, nggak gampang tumpah dan cenderung praktis, kalau kita ambil lotion dari botol juga enak nggak beresiko kebanyakan. Kalau isi lotion di botol tinggal sedikit jg masih bisa diketok-ketok penghabisan Karena teksturnya yang nggak terlalu padat, tetep enteng tapi kelembaban yang diberikan maksimal.

Saya jatuh cinta dengan hand & body lotion-nya Nature-E sejak saat itu, hampir lima tahun yang lalu. Hingga saat ini Nature-E Daily Nourishing Hand & Body Lotion masih menjadi sahabat baik dari kulit saya. Kok bisa lotion enteng tapi lembab maksimal? Nah untuk informasi kandungan lengkapnya teman-teman bisa tahu lebih banyak dengan mengunjungi website www.nature-e.co.id

Teman-teman sudah pernah coba juga hand & body lotion Natur-E ini? Coba yuk! Enteng banget, bikin kulit kinyel-kinyel lembab gitu :D

4 comments:

  1. btw kak nin itu itu window shopping itu apa ya artinya?
    belanja jendela gitu ya?

    ReplyDelete
  2. Udah pernah, dulu waktu awal launching.. wanginya enak kayak wangi sayur bikin teringat suasana di kampung nenekku di Magetan *tsaahh*

    Cuma aku gak telaten pake hand body dkk, jadilah cuma rajin di awal terus dianggurin sampai kadaluarsa, wkwk. Duuh jadi pengen beli lagi deh, :D

    ReplyDelete
  3. Wahhh mau dong mba cobain, hehehe...

    ReplyDelete
  4. Hah ada lotionnya? Mauu cobaaaa.

    ReplyDelete

Previous Page Next Page Home