Thursday, February 16, 2017

LINDUNGI KELUARGA DENGAN MENJAGANYA TETAP SEHAT

Bulan Februari bikin saya melupakan status Surabaya sebagai kota bercuaca panas. Bawaan cuacanya masih melankolis karena sering mendung dan berangin. Jadi lebih sejuk, tapi jadi bikin was-was karena mendadak bisa turun hujan deras dan angin kencang.

Sebenarnya ini nggak terlalu banyak mengganggu aktivitas sehari-hari saya karena jarang keluar rumah selain buat belanja, palingan kalau movie date atau makan diluar bareng suami sekarang jadinya lebih sering bawa mobil ketimbang motor yang lebih fleksibel dan cenderung bebas macet.

Terus kalau misalnya mau foto-foto buat keperluan blogging jatuhnya tricky karena foto-foto apalagi untuk orang awam fotografi seperti saya kan cuma punya alat-alat seadanya, jadi pengaruh cahaya alami itu penting banget untuk mendukung proses foto-foto. Biasanya agenda foto sih sore habis semua kerjaan rumah tangga kelar, tapi karena sekarang awan gelap bikin cahaya jadi nggak bagus buat foto mulai dating habis dhuhur ya saya jadi pindah jamnya ke pagi rada siang antara pukul 10-11. Jadi kalau pas nggak bisa hari itu ya mau nggak mau kudu nunggu besokan.

Yang lebih saya khawatirkan justru kesehatan suami. Baik berangkat dinas atau ada urusan keluar rumah, kalau nggak bareng saya dia lebih memilih naik motor dalam cuaca apapun. Nggak jarang dia sampek rumah berbasah-basahan karena jas hujan yang dia pakai nggak cukup menjaganya tetap kering sementara hujan lebat, banyak genangan dan area tertentu yang sedang banjir.

Mix antara kelelahan karena pekerjaan dan perubahan cuaca ekstrim ini berpengaruh pada lemahnya sistem imun. Kalau nggak pandai-panda dalam cara menjaga kesehatan tubuh pasti jadi gampang sakit.

Tenaga medis ga boleh sakit
“Masa tenaga medis sakit?” itu yang biasanya dipikirkan kebanyakan orang, well saya juga pernah mikir gitu, dulu. Secara ya mereka lebih mengerti kesehatan, cara menjaga kesehatan dan obat-obatan jadi kalau udah ngerasa badan nggak enak pasti mereka dong yang paling ngerti cara untuk menanggulanginya sedini mungkin?

Menikah dengan suami yang seorang tenaga medis banyak merubah anggapan saya. Padahal menjadi tenaga medis justru rawan banget sakit karena tanggung jawab mereka pada pekerjaannya dan pasien, apalagi mereka bekerja di lingkungan yang banyak orang sakit kan? Otomatis lebih mudah tertular juga. Jadi profesi yang paling gampang dan sering bikin sakit ya justru tenaga medis.

Dulu, teman kantor saya ada yang flu satu aja pas cuaca kayak gini… dalam hitungan hari banyak yang nyusul ketularan sampek ke lantai lain. Padahal awalnya cuma satu orang yang sakit. Nah gimana kalau berada di lingkungan yang mayoritas di dalamnya justru orang sakit dengan berbagai macam keluhan? Bisa dibayangkan kan gimana jadinya…

Sementara untuk merawat pasien yang segitu banyak juga tenaga medis kudu selalu full konsentrasi dan dalam kondisi yang prima. Padahal tenaga medis juga manusia biasa, bisa sakit.

Sebenarnya salah satu alasan kuat saya untuk meninggalkan pekerjaan di Jakarta adalah karena ini sih. Suami sibuk banget terus jadi cukup sering sakit sementara saya jauh dan nggak bisa merawat, itu rasanya nggak enak banget deh cuma bisa ngingetin minum obat aja. My heart breaks hearing his voice while he got sick. Ngerasa useless banget lah dalam situasi kayak gitu :(

Cara menjaga kesehatan tubuh
Suami adalah orang yang menyukai olahraga dan mengalokasikan waktunya secara teratur untuk berolahraga meskipun nggak setiap hari. Dia biasanya main basket dan futsal. Biar dia nggak laper saat dinas, saya bawain bekal makanan berat atau cemilan kalau dia lagi nggak pengin makan berat. Soalnya sering karena sibuk, dia jadi nggak sempet makan apapun. Kalau dibawain bekal kan bisa sambil istirahat bentar dan disesuaikan sama kesibukan dia. Dia juga suka makan buah, jadi sebenarnya dalam keseharian dia orang yang jaga kesehatan banget kok.

Sekedar menjaga kesehatan ternyata belum cukup
“Kayaknya aku mau flu deh,” kata dia, sepulang dinas malam-malam dan habis kehujanan, setelah berganti pakaian dan memasukkan pakaian basah ke keranjang cuci. Mukanya capek banget dan belum sempat makan seharian, bahkan bekalnya dibawa balik pulang lagi karena pengin segera pulang, kasian. Waktu itu saya lagi baca-baca artikel di http://www.serbaherba.com/daya-tahan. Setelah membaca-baca beberapa artikel, kok saya juga merasa tertarik baca artikel disitu mengenai Stimuno.

Stimuno Forte membantu memperbaiki sistem imun
Salah satu hal yang menyebabkan kita sakit adalah karena lemahnya sistem imun. Sistem imun yang baik bisa mencegah datangnya penyakit untuk kita yang sehat dan dapat membantu mempercepat proses penyembuhan pada orang yang sedang sakit. Stimuno ini imunomodulator yang fungsinya buat memperbaiki sistem imut tubuh kita. Ini beda lho dengan multivitamin, vitamin ya tugasnya untuk melengkapi kebutuhan kita akan vitamin, sementara Stimuno langsung memperbaiki sistem imun tubuh kita dengan memproduksi lebih banyak antibody.


Sebenarnya sudah sering banget nonton iklan di tv mengenai Stimuno, tapi baru benar-benar tertarik nyobain setelah membaca artikel disitu.


Meskipun herbal karena terbuat dari ekstrak tanaman meniran, tapi Stimuno sudah teruji klinis bahwa Stimuno dapat meningkatkan daya tahan tubuh dan amat diminum secara rutin selama 6 bulan dan mendapatkan sertifikasi Fitofarmaka dari BPOM. Minum Stimuno setiap hari akan menjaga kita dan keluarga di perubahan cuaca ekstrem belakangan ini.


Yuk lindungi keluarga yang kita cintai, jaga kesehatan mereka dengan menyediakan makanan yang sehat dan Stimuno sebagai partner tambahan baru dikala cuaca ekstrem seperti ini. Tentu aja kita juga harus tetep sehat dong untuk menjaga mereka agar terhindar dari sakit ;)


10 comments:

  1. Nice info dengan ilustrasi yang menarik :)

    ReplyDelete
  2. teh saya mau nanya soal menjaga kesehatan, saya seorang mahasiswa teknik tingkat akhir, sala gak bisa tidur sore selalu terlewat pagi jam 3-5 pagi baru bisa ngantuk kemudian bangun jam 7 udah beraktifitas karena kebetulan cara freelance juga buat modal makan sama kosan. ini berlangsung hampir 3 tahun, apa ada solusi buat ngatasin kebiasaan buruk ini teh????

    Terimakasih teh

    ReplyDelete
  3. Kalau berbicara masalah sistem imun,, yang saya tahu adalah masalah tentang kekebalan tubuh/daya tahan tubuh terhada serangan penyakit,, seperti halnya sakit flu,,, kalau yang daya tahan tubuhny rendah,,, ini biasay mudah banget sakit,, atau tertular penyakit dari orang lain,,, nah kalau sistem imunnya kuat,, pastilah gak mudah sakit,, kek saya ini,,, soalnya kan saya juga sering pake stimuno heheh,,,, kecuali kalau sakit karena di tinggal nikah mantan,,, itu sakitnya lama banget... wkwkwk :v

    ReplyDelete
  4. Iya nih flu biarpun sepele tapi cepet banget nularnya dan bikin gak enak ngapa-ngapain..

    ReplyDelete
  5. suami dan anakku jg minum stimuno :D klo aku belum boleh minum :(

    ReplyDelete
  6. Aku fokus ke gambarnya :D Lucu banget kacamatanya :D

    ReplyDelete
  7. Klo paksumu bilang kayaknya au mau flu deh...lalu ada stimuno, si pak suku malah modus pngen dipijetin hadaw ahahhahah
    Iya juga nyin, akhir2 ihi mah ujannya suka ga kura2 disertain angin kencang terus bawa debu gitu..,jdi rawan virus influenza
    Nah iyak tenaga medis malh seharusnya tang paling beresiko karena banyak kontak dg orang sakit ya, jadi ya klo dianggepnya malah g boleh sakit ga manusiawi juga wakakkak

    ReplyDelete
  8. Gambarnya aku suka suka suka
    Ini km ngejepret pke hp biasa pa gimana nyin kok efeknya bisa vintage gitu

    ReplyDelete
  9. Samaaa aku juga lagi sakit huhuhu

    Sendirian
    Di kosan
    Tepar
    Suara serak
    Idung meler
    Ngabisin ratusan lembar tissu


    Dan aku baru sadar kalau stimuno itu obat buat daya tahan tubuh
    Selama ini mikirnya itu obat pilek wkwkwk

    #FokusnyaGagalBanget

    ReplyDelete
  10. Jaman sekarang sehat itu mahal, jdi musti pintar ngerawat bdn sendiri.

    ReplyDelete

Previous Page Next Page Home