Wednesday, March 22, 2017

PRIORITAS


Suatu hari sahabat saya cerita melalui messenger kalau dia merasa 'kecil' banget karena beberapa teman dalam komunitas yang diikutinya sedang menunjukkan page view di situs personalnya masing-masing. Pageview dan traffic yang mereka perlihatkan gede-gede banget sampek sahabat saya ini jadi minder karena ngerasa traffic ke situs personalnya hanya secimit dibanding yang lain.

Saya nanya sebenernya apa sih motivasi didirikannya komunitas itu? Apakah memang bertujuan untuk syiar, sebagai wadah atau sebagai apa? Saya nanya lagi apa yang bikin dia pengin gabung ke komunitas itu sebelumnya juga.

"Kalau memang buat catatan pribadi dan syiar mestinya nggak usah sedih sih ya kan? Bukannya untuk beberapa topik tulisan kita memang tidak sedang mengumpankan diri pada mesin pencari. Dalam kondisi tertentu, melalui tulisan-tulisan itu kita tidak sedang ingin menarik perhatian mesin pencari dan sembarang orang tapi saudara seiman. Untuk beberapa alasan tujuan akhir kita adalah menarik perhatianNya atas alokasi pikiran yang kita keluarkan dalam tulisan yang penuh dengan manfaat, yang mungkin kalau Allah mengizinkan bisa membuat pembaca berpikir ulang. Seperti menggandeng tangan saudara kita diluar sana yang mungkin mengalami hal yang sama dengan kita atau mungkin dalam versi yang lebih menyakitkan bahwa mereka masih punya tangan-tangan terulur untuk berjalan bersama,"

"Kita tidak sedang hanya memikirkan traffic, tapi juga isi. Kita tidak sedang memikirkan topik yang banyak diminati, tetepi juga membagi manisnya iman."

Dia membalas, "Iya setuju sih yang penting kebermanfaatan."
Kata dia akhirnya.

"Ya kalau pengin nyari traffic mending bikin blog lain aja yang memang ditujukan untuk itu biar nggak campur aduk gitu ya nggak sih?"

"been there... dan nggak enak banget ngelihat isi jendela personal jadi berantakan karena pernah tergoda bikin tulisan mirip konten berita online. It doesn't suit me well, terutama dibagian hati. Aku nggak suka gitu nyadar kalau ada tulisan-tulisan yang bikin jendela ini kehilangan sisi personalnya. Nyesel gitu dan berusaha nggak keulang lagi."

Mungkin kamu ngeh bahwa di blog saya yang ini, untuk posting reguler terutama sih nggak kelihatan nyari traffic dengan imbuhan keyword yang pas atau apa. Simply soalnya untuk blog ini memang jendela ini sudah 'jiwa'nya seperti ini. Pernah sih habis baca tutorial traffic tinggi saya tergoda dan menerapkan tipsnya cuma kok ada yang nggak pas, seperti remaja yang maksa pakai baju adeknya, atau anak SD yang pakai sepatu hak tinggi ibunya.
Ada yang kerasa nggak pada tempatnya.

Saya memutuskan untuk membiarkan jendela ini sebagaimana adanya dan itu yang jadi prioritas saya sih untuk postingaan personal dan selfnote.


14 comments:

  1. Suka banget pas bagian ----> ga selalu pengen nulis tema yang lagi banyak dihebohin sama orang wkwkwk, bagiku menjadi spesial dengan nulis tema yang ga banyak orang tulis lebih keren, ya meskipun di pembaca random tema itu banyak menuai klik juga sik ahhahahha....
    Kita harus punya 'jati diri'tulisan sendiri kan nyim, kalo mau ada blog yang seo wanna be, jadinya kaak aku takpecah pecah gitu hihihi

    ReplyDelete
  2. Jangan jangaaaan nyin, jendela ini tetep yang kayak gini aja,
    Uda ada khasnya di situ, percaya deh ga semua orang demen tulisan2 berbau keyword wkwkkwkw

    ReplyDelete
  3. Bener banget yang penting blog kita memeberikan manfaat, ga peduli setinggi apa trafic blog orang lain,, yang penting kita pnya blog bermanfaat..
    Alhamdulillah kalau bisa membantu orang lain lewat apa yang kita tuliskan..

    ReplyDelete
  4. Kalau untuk blog personal memang bukan untuk mengejar traffic yaa kak Ninda, yang penting bisa menyampaikan isi hati supaya bisa lebih lega :)

    ReplyDelete
  5. eh aku gapernah merhatii traffic btw. nulis blog yaa nulis ajaaa, berasa kayak buku diari. jadi sebodo amat mau worth apa ga. kalo worth yaaa syukur kalo ga yaudah. namanya juga personal blog yang mana isinya emang belajar nulis. heheheheheheh.

    ReplyDelete
  6. Lebih baik mungkin memang bikin blog lagi,, kalau orientasinya ke trafik,,,, Kalau saya pribadi sih tidak begitu penting soal trafik,, yang penting tanggal 22 dibayar om google.,,,, :D

    ReplyDelete
  7. Aih nin, iya bgt blog itu gak usah dimacem-macemin. Dibikin senyaman pemiliknya aja, kl niatnya sudah mao saing-saingan traffict, percayalah itu udah gak sehat ngeblognya. Haha.

    Salam ninda, pa kabar? lama bgt gak kesini, blog sayah pun lumayan terlantar :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahaha I miss you kakk
      kabar baik alhamdulillah

      Delete
  8. Yang aku suka dari blogmu yang ini adalah personal taste nya,,,kayak postingan ini

    ReplyDelete

Previous Page Next Page Home