Thursday, August 10, 2017

INVESTASI REKSADANA SAHAM DENGAN RETURN TERBAIK

Teman-teman sudah mulai mikirin belum mau investasi yang bentuknya apa? Masih baca-baca soal pilihan bentuk-bentuk investasi tau malah sudah menetapkan pilihan dan udah jalan?

Dunia investasi belakangan ini banyak diramaikan oleh para investor pendatang baru. Mereka umumnya datang dari khalayak umum dan masyarakat biasa yang tertarik dengan investasi demi mempersiapkan masa depan, ya kayak kita-kita ini yang kesehariannya jauh dari topik investasi tapi mulai melek dan mempelajari investasi ketika kita ngeh betapa pentingnya investasi untuk masa depan. Biasanya jenis investasi yang kebanyakan dipilih adalah reksadana. 

Mengapa reksadana menjadi prioritas pilihan? 
Ini karena jenis investasi reksadana lebih dirasa minim resiko, mudah dalam pendaftaran dan tidak membutuhkan jumlah uang yang begitu besar untuk memulainya (faktor yang ini memang paling penting sih buat pemula). Salah satu jenis reksadana yang banyak diminati adalah investasi reksadana saham, mengingat potensi keuntungannya yang begitu tinggi apalagi jika pengelolaannya bagus.

Perlu kita tahu bahwa dalam dunia investasi, maka ada prinsip timbal balik yang nyata yaitu kalau potensi keuntungannya tinggi, maka tentu dong kita harus siap juga dengan resiko yang ditimbulkan. Dalam topik manajemen investasi istilahnya high risk, high return atau sebaliknya.

Karena itu meskipun dinilai memberikan keuntungan yang paling tinggi dibandingkan reksadana lainnya, resiko yang ada pada reksadana saham ini juga begitu tinggi. Jadi ya... wajar sih kalau yang memilih jenis reksadana ini biasanya adalah para investor yang berani dalam mengambil resiko.

Namun berbeda dengan mereka yang langsung turun tangan untuk mengurus investasi saham mereka secara langsung, investor pada jenis investasi reksadana ini tidak perlu langsung turun tangan untuk mengamati pergerakan pasar dan menganalisisnya untuk menentukan keputusan investasi karena semua itu telah dilakukan oleh manajer investasi.

Sebelum membahas lebih jauh terkait keuntungan dan resiko, maka ada baiknya kalau kita lebih dalam memahami terkait dengan reksadana saham ini. Keuntungan dalam investasi reksadana saham ini nih didapatnya dari selisih kenaikan dari harga jual dan harga beli dari saham itu. Investasi reksadana saham ini cenderung berbeda dengan jenis investasi saham lainnya karena hanya bisa dilakukan untuk saham pada perusahaan yang sudah memiliki badan hukum serta tercatat pada BEI ataupun bursa efek di luar negeri. Alasan adanya ketentuan ini juga sudah sangat jelas kok, yaitu karena reksadana ingin melindungi semua investornya. Belum lagi prosedur pendaftaran yang begitu pelik dan rumit sehingga dijaga ketat oleh OJK.

Seperti yang sudah saya sampaikan sebelumnya bahwa keuntungan dan resiko yang ada pada reksadana saham ini sangat seimbang dimana ketika kita berharap potensi keuntungan tinggi, maka resiko yang harus mau kita ambil juga tinggi. Makanya kalau kita tertarik untuk terjun pada jenis investasi yang satu ini, maka... ambil buku catatan kita untuk mencatat ini beberapa poin penting ini deh!

Tentukan tujuan serta rencana keuangan

Jangan over dalam berekspektasi di awal langkah keputusan investasi kita, bahwa dengan berinvestasi reksadana maka kita langsung bisa mendapat untung yang singkat dengan nominal besar, NO tentu kenyataannya akan berbeda. 

Dalam prinsip investasi, kita harus bisa menentukan tujuan keuangan pribadi kita terlebih dahulu sebagai awalannya. Kita perlu tahu bahwa jenis investasi reksadana saham akan kurang tepat ketika kita hanya berencana melakukan investasi pada jangka pendek saja. Tentunya ini sangat wajar lantaran tingginya fluktuasi yang ada di pasaran. Reksadana saham ini lebih cocok jika diperuntukkan bagi mereka yang ingin berinvestasi secara jangka panjang misalnya dengan target 15 tahun ke depan. Dalam rentang waktu yang panjang itu, maka akan cukup besar potensi bagi kita untuk mendapatkan return tinggi dari investasi yang kita lakukan.

Review kinerja reksadana
Sebelum memutuskan pilihan reksadana saham, maka ada baiknya kalau kita bisa melakukan review juga secara keseluruhan pada perusahaan yang menjadi pilihan kita untuk mitra investasi. Jangan terkecoh pada adanya janji imbal hasil menggiurkan begitu saja padahal evaluasi ini hanya berlangsung pada jangka pendek misalnya 1 tahun. Kita tetap tidak akan bisa mendapatkan imbal hasil maksimal karena jika bisa saja memang terjadi, maka itu karena faktor keberuntungan. Ada baiknya mengumpulkan data dalam rentang waktu sekitar 5 tahun sehingga bisa dilihat perubahan kenaikan dan penurunan.

Demikian beberapa poin yang bisa kita catat sebagai pertimbangan kalau nanti memutuskan untuk berinvestasi reksadana saham dan tentang bagaimana cara memilih investasi reksadana saham yang tepat. Kita sebagai calon investor harus bisa memilih dengan bijak dan cerdas sehingga investasi yang kita serahkan dapat membuahkan hasil sesuai harapan di kemudian hari. 

Jika kita masih bingung mempertimbangkan untuk berinvestasi apa diera masyarakat melek investasi seperti masa sekarang ini, reksadana saham akan menjadi pilihan yang cocok sebagai persiapan keuangan masa depan.

2 comments:

  1. pernah berpikir untuk investasi reksadana tapi belum jadi2 karena masih belum begitu paham.

    ReplyDelete
  2. Tulisan ini penting dicatat. Terutama bagi yang sudah berkeluarga. Untuk berinvestasi halal. Nice post.

    ReplyDelete

Previous Page Next Page Home