Monday, December 25, 2017

TERNYATA MAKANAN SUPER PEDAS DARI KOREA BUKAN MIE SAMYANG SAJA!

Korea khususnya Korea Selatan, menurut saya adalah salah satu negara yang dengan sukses tidak hanya mengekspor ginseng, musik yang dihasilkan musisi berbakat negara ini serta serial televisinya saja namun juga berhasil memperkenalkan dan mengekspor budaya khasnya secara luas. 

Budaya dan keseharian kehidupan di Korea Selatan bisa dibilang masih sangat menjunjung adat ketimuran seperti cara memanggil orang yang lebih tua berdasarkan gender, tata krama dan adat istiadat yang ada berkenaan dengan cara hidup, cara berinteraksi serta event-event dan perayaan yang sarat budaya. Bahkan nggak sedikit juga dari kita kan yang bisa menangkap arti atau berbicara bahasa korea meskipun masih sangat dasar seperti sapaan, salam perpisahan dan sedikit percakapan sehari-hari?

Semua itu dengan cerdasnya mendongkrak minat dunia pada negara ini melalui serial drama dengan cerita yang tidak kacangan, variety show dan musik yang memiliki ciri khas spesial sehingga dinamakan K-Pop. Dengan perantara dunia hiburan, Korea Selatan dan budayanya bisa demikian populer dan banyak dikenal di mata internasional.

Siapa yang suka nonton K-Drama? 
Kalau kamu suka nonton K-Drama berarti sama dong sama saya ;)
Saya tentu saja termasuk penggemar serial drama Korea, serial drama yang saya tonton biasanya saya update kok di blog saya entertaininda.com yang isinya seputar hobi.

Ketika kamu nonton K-Drama, ngeh nggak apa adegan yang hampir pasti selalu ada di setiap drama yang kamu tonton? Saya sih menggarisbawahi dua hal: adegan bersetting spa house tradisional dan adegan makan mie instan korea yang disebut sebagai ramyeon.

Semakin kesini bersamaan dengan semakin gencarnya Korean Wave dan seiring dengan pecinta drama Korea dan K-pop yang makin banyak aja, maka makanan Korea pun jadi banyak juga menarik minat masyarakat. Tak hanya kimchi - asinan sayur khas Korea yang hampir selalu ada di meja makan penduduk Korea sebagai teman makan nasi dan lauk, aneka ramyeon juga banyak beredar dipasaran. Aneka merk ramyeon ini diimport langsung dari Korea dan memiliki banyak penggemar, terbukti penjualannya selalu laris manis dan sering restock di swalayan-swalayan maupun minimarket. 

Merk ramyeon yang paling populer dan memiliki paling banyak penggemar adalah Samyang, ramyeon super pedas yang semua variannya selalu digemari di pasaran, dari mulai yang ramyeon pedas tanpa kuah, dengan kuah, dibuat dengan es batu, keju, kari dan nuklir yang diklaim memiliki tingkat kepedasan dua kali lipat. Sebelumnya saya cukup sering makan ramyeon dan memang menurut saya Samyang adalah ramyeon yang bukan saja beneran pedas nggak seperti ramyeon yang pernah saya makan sebelumnya, selain pedas rasanya juga enak nggak ada rasa kimchinya. Biasanya kemasan ramyeon ada tulisan pedes tapi pas saya makan eh kok nggak pedes ya, entah karena saya yang penggemar pedas level pedesnya jauh diatas itu atau bagaimana, soalnya nggak berasa.

Dan ciri khas makanan kegemaran orang indonesia yang lagi hits dan selalu punya banyak peminat ya makanan yang pedes-pedes itu, baik yang ada levelnya atau yang nggak pake level. Asal pedes aja, pasti banyak yang kepo pengin nyobain. Masyarakat kita lidahnya memang cinta rasa pedas saya rasa, makanya gampang aja bagi Samyang untuk populer dan diterima oleh pasar Indonesia yang sebagian besar penduduknya pecinta cita rasa pedas.

Saking populernya mie instan Korea yang satu ini, sampai-sampai di Youtube dan dunia maya pun ada juga lho Samyang Challenge. Apa sih Samyang Challange itu? Intinya sih soal ketahanan makan mie Samyang yang pedes itu. Coba deh intip-intip di Youtube.

Tapi perlu kita tahu ya, bahwa bukan hanya mie instan samyang saja kuliner pedas dari Korea Selatan, masih ada lho makanan-makanan lain yang terkenal pedas. Karena sebenarnya masyarakat Korea juga menyukai makanan yang bercita rasa pedas, meskipun kalau boleh saya bilang rasa pedas dari makanan Korea tidak sehebat kepedasan yang dihasilkan masakan dengan olahan cabe rawit Indonesia.

Apa aja kuliner pedas dari Korea yang mulai dikenal masyarakat Indonesia? Berikut ini daftarnya:

#1 Mie instan pedas lainnya
Ramen khas jepang dengan ramyeon Korea sebenarnya hampir sama sih, sama-sama mie juga. Hanya istilahnya yang berbeda, dan ramyeon Korea biasanya memiliki rasa khas yang spicy alias bumbu yang terasa dan sedikit atau sangat pedas. Berikut ini daftar mie instan super pedas dari Korea Selatan selain mie Samyang:

· Habanero Ramen – mie instan ini menggunakan cabe habanero yang terkenal karena kepedasannya. Bahkan pernah ada penelitian dimana cabe yang satu ini mampu mengalahkan kepedasan dari cabe jalapeno sekalipun. Hmm jadi kepo deh saya sama rasanya.

· Buldalk Bokkeummyeon – karena sangat pedas, banyak yang menjuluki mie instan ini dengan fire noodles. Tersaji tanpa kuah menjadikan mie yang satu ini kian terasa kepedasannya.

· Teumsae instant ramyun – rasa pedas mie yang satu ini masih cukup bisa ditoleransi jika dibanding kedua mie sebelumnya. Tetapi bukan berarti aman bagi kamu yang sama sekali nggak suka pedas ya, masih tetep kok ada rasa pedes-pedesnya jadi tetap hati-hati.

· Shin Ramyun – tersedia dalam dua varian yaitu Shin Ramyun dan juga Shin Ramyun hitam sehingga kamu bisa pilih lebih suka yang mana. Shin ramyun adalah mie instan Korea paling pedas dengan rasa yang bisa diterima lidah kita sebelum Samyang booming.

#2 Dakbal

Tak hanya mie instan, kuliner asli khas dari Korea Selatan juga banyak yang pedas. Salah satu yang terkenal adalah Dakbal atau kaki ayam pedas. Dakbal ini kalau di Indonesia mirip-mirip lah ya dengan ceker setan. Ya karena memang terbuat dari kaki ayam lalu dicampur bumbu khas Korea dengan minyak wijen, kecap, bawang dan lainnya. Ceker ini sangat populer dan kerapkali disantap bersama dengan soju atau arak beras tradisional khas Korea yang disajikan di kedai-kedai pinggir jalan. Ada yang masih bertulang, namun banyak juga yang disajikan tanpa tulang.

#3 Jjajangmyeon

Jajangmyeon ini adalah mie hitam atau mie yang dimasak dengan minyak wijen, tinta cumi dan bumbu-bumbu sehingga membuat warnanya hitam, saya pernah makan dan mereview mie hitam Korea ini. Teman-teman bisa cek di label food-craving blog ini. Yang saya makan saat itu rasanya enak dan menurut saya cocok dengan taste orang Indonesia kebanyakan.

#4 Tteokbokki pedas
Tteokbokki atau kue beras pedas ini adalah jajanan khas Korea yang diminati semua usia. Kue beras ini teksturnya kenyal, termasuk jenis street food alias makanan pinggir jalan karena penyajiannya yang dalam posi kecil sehingga sangat populer sebagai camilan, meskipun ada juga restoran yang menyediakan tteokbokki sebagai salah satu menunya.

Tteokbokki disajikan bersama odeng atau lembaran-lembaran panjang dan tipis yang terbuat dari tahu dan juga potongan cabai hingga gochujang sehingga menjadikan rasanya lezat. Tak hanya populer di Korea, Tteokbokki adalah salah satu makanan Korea yang paling bikin penasaran dan bikin pengin mencoba rasa makanan yang satu ini setelah melihat berbagai K-Drama dengan adegan makan jajanan ini. Yah kalau disini mungkin sama aja kayak jajanan abang-abang cilok cireng dan sebangsanya gitu ya. Banyak sekali restoran hingga warung pinggir jalan yang menjual makanan ini di Korea. Rasanya pun beragam dari yang mulai pedas biasa hingga pedas sekali.

Kalau menurut saya pribadi yang pernah nyobain, alih-alih pedas malah rasa sausnya manis meskipun warnanya merah banget. Masih pedesan empal sambel yang saya bikin jauh :p

#5 Buldak
Buldak ini adalah ayam goreng yang dibumbui dengan bumbu pedas, makanan yang satu ini juga banyak dijual di warung-warung pinggir jalan di Korea biasanya pada malam hari. Orang Korea suka sekali makan buldak ini sebagai camilan bersama dengan soda atau soju setelah selesai beraktivitas bersama-sama dengan teman atau rekan kerja.

#6 Bibimbap
Bibimbap atau nasi campur juga sering banget nongol di drama Korea. Dan kalau boleh saya bilang dari beberapa jenis makanan yang saya sebutkan di artikel ini, bibimbap adalah yang paling sehat hehe. Bibimbap dibuat dengan mencampurkan nasi, sayuran lauk dengan saus dengan menggunakan mangkuk panas seperti hot plate, diatasnya diberikan telur sebagai topping. Sebelum disantap, selagi mangkuk panas, kita harus mengaduk dan mencampurkan semua yang ada dalam mangkuk tersebut. Setelah semua tercampur, bibimbap telah siap disantap. Ketika tercampur ada sisa-sisa kerak nasi, lauk dan sayur yang gosong di dasar mangkuk, menghasilkan cita rasa yang unik dan enak.

Itu dia tadi beberapa makanan pedas khas Korea Selatan, mungkin teman-teman udah familiar dengan namanya karena sering banget kok disebut-sebut di K-Drama dan sering juga ada adegan tokoh utama yang sedang makan makanan diatas. Kalau kamu penasaran juga dengan rasa dari mie Samyang yang populer ini biar ikutan kekinian juga, maka kini bisa didapat dengan mudah melalui toko online. Harganya pun mulai belasan ribu rupiah saja. 

FYI, karena banyak kontroversi terkait kehalalannya maka buat teman-teman yang muslim saya sarankan untuk beli Samyang dengan logo halal. Samyang dengan logo halal ini diproduksi khusus di Korea dengan sertifikasi dari KMF alias Korean Muslim Federation, Samyang berlogo halal ditujukan untuk diimport ke negara-negara dengan penduduk mayoritas muslim. Harganya memang lebih mahal sedikit tapi gapapalah ya yang penting jelas, terjamin halal dan makannya nggak perlu was-was ;)

1 comment:

  1. And still, walaupun aku maniak Kpop tapi aku nggak begitu suka K-food
    Udah pernah nyobain beberapa menu di Mujjigae, Ojju,Daebak, dan lain-lain lalu berakhir nggak suka

    Apalagi yang pedas-pedasnya, yang notabene pedas merica dan bubuk lada

    Gak ada yang ngalahin pedas-pedas mantep nya nasi padang deh pokoknya!

    #HidupNasiPadang #NasiPadangForLife

    ReplyDelete

Previous Page Next Page Home