Sunday, January 21, 2018

MENILIK BEBERAPA BAHAN DASAR PASHMINA

Seperti halnya dunia fashion pada umumnya yang terus mengalami perubahan, tidak terkecuali juga dengan fashion muslimah. Trend fashion dipengaruhi oleh perubahan selera masyarakat, karena itu nggak heran kalau suatu saat trend kembali lagi pada masa beberapa tahun lalu. Setelah dinilai jadul karena kebanyakan muslimah lebih suka memakai kerudung model pashmina dengan bahan sifon dengan warna-warni pastel maupun basic dan aneka tutorial yang banyak banget bisa diubah jadi berbagai gaya. Bikin seringkali orang bisa masang kerudungnya sendiri pakai tutorial tapi kesusahan saat harus ngelepas karena kebanyakan peniti dan jarum pentul yang include di pemakaian satu kerudung.

Saat ini kerudung segiempat dengan style simple diikatkan kebelakang justru kembali ngetrend dengan warna-warna cerah dan corak yang cenderung ramai, bahan dasar yang lebih bervariasi seperti satin, silk dan rubia dengan outfit padanan yang biasanya polos dengan warna-warna basic. Demikian juga dengan kerudung-kerudung yang praktis dikenakan sehingga menyandang kata 'instan' dibelakang namanya.

Kerudung dengan model pashmina adalah salah satu dari jenis variasi kerudung yang termasuk sudah lama dikenal luas masyarakat sejak perkembangan dan peredaran informasi terkait fashion sudah jauh lebih mudah didapatkan. Penggunaan pashmina sebagai penutup kepala muslimah pada awalnya banyak dilakukan oleh muslimah dari daerah-daerah Timur Tengah, tidak jarang juga pashmina dijadikan buah tangan saat pulang dari bepergian ke negara-negara ini bahkan dijadikan oleh-oleh dari perjalanan haji dan umroh.

Puncak peminat pashmina adalah saat brand-brand fashion muslimah bermunculan bersamaan dengan tumbuhnya komunitas-komunitas muslimah berhijab di tanah air. Tutorialnya juga banyak beredar di dunia maya saat ini karena model kerudung yang satu ini bisa dikenakan dengan berbagai gaya dan kreasi. Dulu bahkan pashima yang terbuat dari beragam kain sebagai bahan dasar selalu tidak pernah sepi peminat, mulai dari bahan rajut sebagaimana awalnya pashmina dikenal hingga bahan-bahan lain seperti cerutti yang paling banyak diminati karena kainnya yang tidak berat, jatuh dan mewah dikenakan hingga satin dan silk yang mengkilat sehingga cocok untuk dikenakan ke pesta atau acara-acara resmi lainnya.

Usia remaja belasan tahun hingga wanita dewasa menyukai model kerudung pashmina karena kesan elegan yang ditimbulkannya saat dipakai diwajah bisa jatuh dan serasi, sisa yang tidak dibentuk atau dikreasikan akan menjuntai membentuk draperi sehingga penampilan sebasic apapun tidak terlihat membosankan. Pashmina juga dirasa menampilkan efek muda dan jauh dari kesan tua dibandingkan dengan gaya kerudung lainnya yang dinilai terlalu konvensional.

Setelah maraknya tutorial cara berhijab yang begitu bermacam-macam hingga menimbulkan kekreatifan yang justru meninggalkan kaidah selembar kerudung itu sendiri, kepedulian dan dakwah dari yang pelan hingga gencar tentang ajakan kembali ke prinsip hijab sebagai penutup keindahanan para wanita dan menyederhanakan penampilan. Dakwah ini tentu saja tidak mulus karena ragam kontra dari para influencer hijab modern bahkan juga desainer pakaian muslimah. Perang pendapat dan debat terjadi dimana saja, termasuk di media sosial.

Meskipun lika-liku jalan yang panjang harus dilalui, namun pada akhirnya bisa kita lihat kalau tujuan itu akhirnya tercapai kok. Sekarang modest is the new fashionable. Trend busana muslimah kembali dengan prinsip sederhana dan simplenya, paling tidak itu yang saya amati. Semakin banyaknya penyedia busana muslimah sesuai tuntunan juga menjadi pemicunya. Rok-rok panjang beragam model dan warna yang lebar dan tidak membentuk, blus-blus dan tunik, kerudung segiempat dengan lebar yang cukup untuk minimal menutup dada dan bahan yang tidak tipis menerawang. Kerinduan pada pakaian dan perintilan perlengkapan berbusana muslimah yang sederhana, nyaman, praktis dan tidak ribet tapi tetap enak dilihat pada akhirnya juga merubah trend pashmina dengan inovasi pashmina instan.

Tidak dipungkiri lagi bahwa hijab/jilbab pashmina sangat sulit untuk ditinggalkan begitu saja. Kemampuan pashmina untuk tetap nampak cantik dan pantas dikenakan di acara apapun adalah salah satu alasan mengapa trend pashmina tidak lantas hilang sama sekali, hanya berubah dengan inovasi untuk memenuhi kebutuhan muslimah untuk mengenakan kerudung dengan praktis tanpa banyak bros, pentul, peniti tapi tetap nyaman dan aksen draperinya menutup siluet dada sekaligus jatuh dengan elegan. Dan untuk mengenakan pashmina instan tidak perlu menghabiskan waktu kita untuk berlama-lama melihat video dan panduan foto tutorial karena cukup pakai dan rapikan dibagian wajah dan bagian lain sesuai yang kita mau. Tutorial singkat penggunaannya bahkan kurang dari semenit

Saya juga termasuk orang yang suka memakai pashmina sih, cuma memakai pashmina lebar itu capek banget deh ngerapihinnya. Selain di muka bisa miring-miring nggak jelas gitu, belum kalau peniti lepas, bros lepas, rasanya nggak tenang sebelum ngerapihin lagi. Perbandingan kudu rapihin karena gampang berantakan tuh nggak sebanding sama seneng pakenya. Makanya jadi males. Begitu ada pashima-pashmina instan yang tinggal slep doang pakainya dan terbuat dari macam-macam bahan yang adem dan nyaman bawaannya kegoda mulu buat bebelian -_-" hehe.

Kalau kamu suka pakai pashmina juga? Paling suka pakai yang dari bahan apa nih?
Berikut ini jenis kain yang biasanya digunakan sebagai bahan dasar pashmina:

Bahan Kaos
Pashmina dari bahan kaos ini terbilang sangat laku dipasaran, karena bahan ini lebih mudah dalam menyerap keringat sehingga banyak dipilih oleh para muslimah berhijab baik yang berhijab sebatas memenuhi syariat menutup dada maupun yang berhijab lebar. Bahan dasar dari kaos ini yaitu katun atau serat kapas alam sehingga sangat nyaman untuk kita kenakan sehari-hari, apalagi di negara tropis yang cuacanya lebih sering panas seperti negara kita ini ya :) Saya juga suka pakai bahan ini karena meskipun adem dan nyaman tapi nggak bikin lekukan di badan karena model pashmina.

Bahan Katun
Katun memang termasuk bahan yang nyaman dan adem dikenakan dalam waktu lama meskipun bukan jenis kain yang tipis, tapi jika dipakai untuk berhijab bahkan pashmina dan pashmina instan sekalipun maka akan lebih susah dibentuk pas diwajah dibandingkan dengan pashmina dari bahan kain jenis lainnya. Namun jika kamu sudah menemukan cara untuk menyiasatinya agar lebih mudah diatur dan tidak gampang berubah posisi dalam waktu lama misalnya dengan memilih pashmina bahan katun dengan tambahan sedikit pad tipis maka kamu bisa mengenakannya seharian meskipun di hari yang padat beraktivitas, kepala tidak akan terlalu kegerahan.

Bahan Sifon
Percaya kan kalau sifon belum turun pamor sebagai bahan favorit untuk pashmina, nggak beda kok baik pashmina yang kudu ditata pakai sendiri dengan yang instan. Efeknya yang flowy, nggak berat, jatuh mewah membuat sifon masih menjadi paling favorit.

Dari bahan-bahan diatas mana yang paling menjadi bahan dasar pembuat jilbab favoritmu? Sama seperti mayoritas muslimah yang menjatuhkan pilihan pada bahan sifon atau malah tidak ada dalam daftar bahan kain diatas? Kalau kamu suka pakai pashmina juga kayak saya dan tertarik nyobain yang instan ada banyak kok jenis dan motif pashmina instan di toko online. Bahannya juga macem-macem dan ada juga yang diproduksi dengan motif digital printing limited yang bikin gemes, salah-salah budget beli baju overlimit :D

1 comment:

  1. Aku paling suka bahan sifon, dipake santai atau formal cucok semua. Flowynya itu sih emang yang bikin favorit, cuma suka kesel kalau beli online terus pinggirannya dineci bukan dijahit -___-

    ReplyDelete

Previous Page Next Page Home