Tiba di area hotel di kawasan Sigura-gura yang dulu sering jadi tujuan buka puasa atau makan bersama dengan teman-teman kuliah adalah situasi yang cukup mengherankan.
Kawasan Sigura-gura dikenal sebagai kawasan universitas, kos mahasiswa dan pusat kuliner yang ramai. Warung-warung dan kedai di sepanjang jalannya nampak tidak pernah sepi pengunjung.
Selain sering makan di kawasan Sigura-gura, pada saat masa awal pendaftaran kuliah di Malang pun saya sempat pernah ngekos di salah satu kosan putri di dekat ITN. Makanya cukup takjub ketika masuk ke area Ubud Hotel & cottages yang berada di tengah kota Malang di kawasan ramai seperti Sigura-gura namun jauh dari kebisingan.
Awalnya sepanjang perjalanan mencari hotel, ketika melewati padatnya perumahan penduduk, saya pikir suasana hotel akan tidak beda jauh dengan sebuah rumah di pinggir jalan dengan lalu lintas padat, pastilah ada suara kendaraan bermotor yang bisa didengar dari dalam rumah. Tapi sesampai di hotel, apa yang saya bayangkan tidak terjadi.






