Wednesday, October 5, 2016

SELAMAT TAHUN KEDUA, SEBENTAR LAGI


Tanggal 5 bulan Oktober dan saya disini, masih di kota sebelah dengan buku-buku tebal sementara suami tertidur di jam sekian setelah sejak semalam berada di tempat kerja. Masih bulan pertama, membagi hari-hari dalam satu minggu dengan belajar serta to do list yang menumpuk dan hari-hari lain berada di rumah bersama dia.

Another temporary long distance marriage setelah pertimbangan sekian lama hingga berbulan-bulan. Jangan tanya beratnya, meskipun selama ini saya sudah terbiasa dengan jam kerja suami yang panjang dan jarang libur tapi tetap saja kami selalu bertemu selama beberapa jam dalam sehari. Ada yang nggak nyaman dalam rentang waktu itu, karena ada bagian yang tidak selalu ada dalam setiap hari.

Saya datang untuk belajar dan mendapatkan sertifikat, mendapatkan upgrade dari hal-hal yang semula tidak saya tahu dan sebagai salah satu pegangan untuk masa depan yang entah seperti apa nantinya. Dan dalam semua resiko ini, saya tahu ini adalah bagian dari saat yang tepat untuk memulai dan mengakhiri sesuatu yang sudah saya rencanakan untuk ditempuh dengan persetujuan suami. Sebelum tanggung jawab kami bertambah dan urusan rumah semakin banyak.

Hari ini, dua tahun yang lalu masih saya ingat kesibukan di rumah saya di kampung halaman. Orang bilang, pengantin harus dipingit dan tidak boleh melakukan banyak hal untuk membantu kesibukan persiapan pesta. Tapi saya justru membersihkan kamar mandi dan rumah yang nggak keruan berantakannya saat saya jauh dan mengakhiri hari dengan terbaring kelelahan sekaligus frustasi. Masalahnya tidak ada yang bisa saya andalkan untuk membersihkan rumah saat itu.

Banyak sekali film yang membahas mengenai betapa berat tekanan pengantin menjelang hari H, tapi sepertinya tidak ada yang membahas mengenai calon pengantin perempuan menggosok kamar mandi pada h - 1 pernikahannya. Menyebalkan waktu itu, tapi jadinya lumayan lucu saat diingat lagi karena memangnya juga siapa yang bisa melupakan ingatan seperti itu?

Setahun lebih awal pernikahan yang berjarak sedemikian panjang antara Surabaya dan Jakarta. Mungkin tidak sepanjang dan sesulit itu, mungkin masih banyak pasangan lain yang menghabiskan waktu terpisah lebih jauh dan lebih lama. Kami masih memiliki bandara, paling tidak untuk menumpas jarak itu. Tapi memang selalu tidak pernah bisa dibilang mudah. Tidak ada yang bisa menganggap remeh jarak, atau menganggapnya mudah.

Hingga sejak beberapa bulan lalu akhirnya kami benar-benar mengakhiri lebarnya jarak.
Dalam sebuah kunjungan ke bandara untuk menemui keluarga yang berangkat umroh, suami mendadak ngomong ke saya saat kami melewati jalur antar jemput menuju tempat parkir. Bahwa dia selalu merasa aneh dan nggak nyaman saat harus ke bandara bersama saya. Karena beberapa bulan lalu mengantar saya ke bandara berarti saya harus kembali lagi ke ibukota, merentang jarak.

"But I'm here," saya ketawa, memandang ke arahnya. Dan saya akan tetap duduk di sebelah dia bahkan nanti ketika mobil keluar dari parkiran bandara dan kembali lagi ke rumah.
"Iya, aku lupa." dia menjawab. Mungkin keenggak-nyamanan itu melankolis yang tidak terjelaskan.

H-1 ulang tahun pernikahan yang kedua, sedang berjauhan yang untungnya temporer. Bukannya browsing www.indonesia.travel yang isinya kecantikan wisata tanah air dan merencanakan pergi ke Kuta Bali atau ke tempat lainnya untuk merayakan ulang tahun pernikahan, kami justru sedang berinvestasi. Well, investasi bukan hanya soal materi kan? Pendidikan juga.

Reach you soon on weekend, dear husband :)

12 comments:

  1. Entah knp tulisan ini terasa romantis sekali buat mba irma, ninda.. lalu teringat barisan puisi2mu ketika masih sendiri dulu. Indah.... :)

    ReplyDelete
  2. Mbak nindaa LDM yaa ... Semoga selalu didekatkan nantinya dengan suaminya <3
    Suka salut sama pasutri yang LDM gitu, banyak kok yang inspiratif..

    Hahah lucu juga malah gosok kamar mandi, ada ada ajaaa

    ReplyDelete
  3. Ihik.. dear husband. Aku suka postingan2 romantismu cyin :))

    ReplyDelete
  4. Barokalloh, semoga tetep langgeng sama misua :)

    ReplyDelete
  5. Jadi selesainya kapan nind? Hmm selamat mengulang tahun pernikahan yaaa, moga selalu bahagia bersama, di dunia dan akhirat. Amin
    Eh knp itu gosok kamar mandiii hahaaa.

    ReplyDelete
  6. Wes gak usah pisah pisah maneh, ben gak koyok jomblo wkwkwk

    ReplyDelete
  7. Cieee, uhuuuks. Barakallah selalu untuk kalian mbaa 😊

    ReplyDelete
  8. Wah luar biasa mbak dan sumai.. walaupun jarang bertemu tapi tetap harmonis..
    Semoga selalu harmonis mbak dan perjalanan hisupnya diberkahi oleh Allah SWt..

    ReplyDelete
  9. Maaf mbak typo tadi "suami" mksdnya mbak..

    ReplyDelete
  10. Selamaaat yaaa *kecepetan sih
    Semoga saatku segera tiba, ngga pakai LDM an juga heu

    ReplyDelete

Previous Page Next Page Home
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...