Thursday, July 2, 2015

Pada Paragraf ini...

Pada banyak kondisi kau mungkin akan menyadari bahwa menulis dapat disebabkan oleh kesedihan yang terlalu dalam. Dan semakin pekat kesedihan itu semakin menderas paragraf-paragrafmu, padu padan kata-katamu.

Bisa juga sebaliknya, kesedihan yang terlalu mendalam dapat saja membuatmu melupakan segalanya. Bahwa kau bisa juga menuliskannya selain mengungkapkan perasaan-perasaan itu pada Tuhan.

Atau kau tidak melupakan itu tapi kehilangan antusiasme pada hal-hal yang kau sukai sebelumnya, termasuk menulis.


~