Tuesday, April 22, 2014

Transcendence (Movie Review)


taken from here

Oke ini adalah film kesekian hasil bujukan teman-teman saya. Tapi yah sudahlah...
Saya memang jenis orang yang oke aja kalau pas jalan bareng-bareng dan punya rencana nonton atau makan. Heheh. Yah makan sih agak rewel dikit.

Sementara alasan si teman milih film ini cuma karena Johny Depp bintang utamanya. Dan serius saya juga ikutan oke tanpa tapi karena itu juga.

Transcendence bergenre sci-fi bercerita tentang seorang ilmuwan berbakat dan penyayang keluarga bernama Will Caster yang menemukan sesuatu tentang kecerdasan buatan, usai presentasi dia mendapat serangan tembakan yang membuat dia harus dirawat. Seusai dirawat ternyata peluru yang cuma menyerempet itu berulah, pistol dan pelurunya dirancang khusus sehingga tinggal menunggu waktu seluruh fungsi tubuh Will akan nonaktif. Berbagai cara di coba oleh sahabat Will dan istrinya yang juga sangat pintar bernama Evelyn untuk memperlambat proses itu. Evelyn berencana untuk memindahkan otak dan pikiran Will dalam peranti komputer. Tapi mereka begitu bingung dengan pemecahan kode rahasia dalam proses tersebut dan Will meninggal.

Pada suatu malam, ketika Evelyn sudah begitu putus asa terjadi sesuatu di layar komputernya. Seseorang menyapa. Dia Will, dengan melalui lensa kamera dia melihat sahabatnya Max, Evelyn dan rumah mereka. Will adalah seperangkat alat komputer dan matanya adalah lensa kamera.
"Dia bukan Will..." Max berbicara sambil mematikan komputer itu, "baru terkoneksi dan yang pertama ingin dia lihat adalah indeks saham?"
"Dia bukan Will.."
Evelyn karena cinta dan rindunya kepada Will mengusir Max keluar, karena merasa Max tidak mengerti dirinya.
Ketika berjalan keluar rumah Max diculik oleh gerombolan yang sama yang menembak Will. Mereka memaksa Max untuk membantu rencana mereka.

"Apa yang membuat kalian berpikir aku akan membantu rencana kalian?" tanya Max. Ketua gerombolan itu tersenyum. "Kau akan membantuku... putuskan saja dulu,"
Apa yang membuat mereka begitu yakin? Dan mengapa Max merasa komputer itu bukan Will?
Apakah komputer tersebut benar-benar Will?
Film yang kental akan imajinasi ini menurut saya demikian layak tonton. Untuk detail kejelekannya yah... saya kurang paham. Yang jelas saya sebagai orang awam merasa film ini layak tonton meskipun dibagian depan alur cerita berjalan dengan sangat lambat menyebabkan saya mengantuk dan tertidur sekian menit. Usahakan menonton dalam kondisi segar dan tidak kurang tidur, jika penasaran dengan jalan ceritanya.



~