Wednesday, June 19, 2013

Sampai Jumpa

Sehari setelah ini,
saya dan kamu akan kembali ke tempat masing-masing dan berhenti menjadi kita.
Membiasakan lagi dari awal untuk tidak lagi terbiasa pada keberadaan masing-masing.
Rindu saya begitu pekat.
Kamu tak bisa begitu dekat.
Namun saya tidak bisa berhenti ingat.

http://media-cache-ec2.pinimg.com/736x/2d/8c/02/2d8c02cf8034898fb7553ef2f07bc41d.jpg
taken from pinterest

Tuesday, June 18, 2013

Moving

Move on adalah kosa kata yang begitu hangat saat ini. Kosa kata yang didalamnya menjanjikan segala sesuatu yang lebih baik, lebih tidak mengecewakan. Bagi sebagian besar orang move-on adalah semacam kesempatan yang memberikan janji efek positif.
Lepas dari kesedihan dan berjalan kembali dengan kepala tegak.
Entahlah.
Perpisahan saya di kantor kapan waktu tidak berjalan dengan penuh haru dan air mata. Well,tidak terlalu.
Ada orang yang dekat, memang... sebagian, tidak banyak.
Tapi yang dominan tentu saja yang hidup di dunia berbeda dengan yang saya tempati.
Perpisahan buat saya saat itu cuma kemestian yang memang harusnya dijalani.
Hati saya memberat untuk sebagian orang namun berpegang pada pemberat itu tidak akan membuat saya menjadi lebih baik.
I thought I'm dying somehow.
Karena keeratan yang pilih-pilih dan tidak rata.
Seorang teman bertanya apakah saya sampai menangis pada hari perpisahan?
Saya bilang tidak. Ada beberapa kenangan yang barangkali akan begitu saya rindukan. Tapi air mata saya juga pilih-pilih mau membanjir atau tidak.
Segala sesuatu terjadi dengan alasan.
Saya meyakini itu ketika turun dari pesawat yang barusan landing di Jakarta Raya.
Hallo Jakarta, kita ketemu lagi.
Berbaik-baiklah... saya bisa sangat tidak ramah.

Friday, June 14, 2013

Pokoknya Jangan

Saya sebenarnya nggak pernah suka 'personal question'. Apalagi jika pengutaranya barusan kenal. Jadi kalau saya terlihat malas menjawab, batalkanlah pertanyaan itu segera dengan mengalihkannya pada hal lain. Kalau saya merasa nyaman saya akan cerita, kalau tidak maka jangan paksa. Atau mau sahutan ketus yang tidak menjawab pertanyaan?
Well maafkan saya, tapi cuma itu pilihannya.

Monday, June 10, 2013

Skip!

Mencoba melewatkan waktu dengan tergesa-gesa.
Berusaha berhenti memikirkan kamu meskipun dengan terbata-bata.

Wednesday, June 5, 2013

Pada Pertemuan

Semestinya pertemuan ini keliru.
Buat kamu.
Buat saya juga.
Semestinya setelah sekian tahun berlalu kita sudah tidak butuh lagi pertemuan.
Karena buat kamu, buat saya juga ini seperti sesuatu yang mengerik-ngerik pendaman tanah dan memunculkan harta karun kenangan yang kapan itu terasa berharga tapi sekarang tak lebih dari kegiatan penggaraman luka.
Semestinya saya diam-diam saja di tempat saya, kamu diam-diam saja di tempat kamu.
Namun sebenarnya kita memang begitu kan?
Cuma waktu yang mampu merancang ini menjadi sesuatu.
Atau tidak sama sekali.