Thursday, April 7, 2022

STILL LIFE AND SHORT BABBLING ABOUT MY YOUNG DAYS

Menonton video klip terbaru Bigbang dari Youtube, entah bagaimana membawa banyak perasaan masa lalu. Still life dengan lirik versi bahasa Inggris yang kita bisa baca di sepanjang video klip dan video yang sarat akan makna. Pas menonton videonya pertama kali, saya merasa vibes-nya terasa penuh dengan rasa sedih

Banyak part dari masa muda saya yang saya jalani sambil mendengarkan lagu-lagu Bigbang. Saya tumbuh dan menua dengan karya-karya mereka. Saya masih ingat bagaimana ketika salah satu teman kos saya di Surabaya sedang sangat suka mendengarkan lagu 'Blue' pada awal masa rilisnya. Saya juga ingat teman dekat saya yang menyimpan banyak MV Bigbang di laptopnya saking dia merasa konsepnya keren dan bagus, dia merasa mendengarkan lagu Bigbang berasa kurang lengkap tanpa menonton MV-nya yang indah-indah itu. 

Tuesday, March 29, 2022

SKIN UNDERTONE OLIVE DAN BAGAIMANA SAYA MENYADARINYA

Kapan kamu mulai tertarik dengan make up dan merawat diri?

Saya rasa sebagian besar dari kita mengalami hal yang sama ketika beranjak dewasa, mulai tertarik untuk merawat diri.

Memasuki usia remaja, seringkali remaja putri terpengaruh iklan dan tontonan dimana make up  dan make over bisa spontan merubah penampilan seseorang menjadi sangat beda dalam artian positif. Ya makin keren, makin kinclong pula. Ingat ngga telenovela populer seperti Betty la fea yang banyak menginspirasi tontonan lain dengan ide cerita yang mirip. Bagaimana menyingkirkan kacamata, kawat gigi dan mengenakan make up sebagai gantinya akan membuatmu menjadi orang yang sangat cantik.

Makanya ngga heran kan ditengah ombang-ambing krisis identitas di masa dewasa muda kita sering kali jadi ingin coba-coba pakai make-up, meskipun hasilnya ya beda-beda. Ada yang jadi malah kecanduan dan ada yang malahan menyerah karena keterbatasan budget dan skill. Yang kedua ini saya banget.

Saturday, March 19, 2022

OBROLAN RANDOM SENDIRI DINI HARI

Sudah lama sekali saya tidak membuka laman fb, sampai-sampai ternyata saya nggak bisa membuka akun saya sendiri karena ada upaya login yang menurut fb mencurigakan. Mungkin dari beberapa device yang berbeda atau apa yang saya tidak mengerti dan saya diharuskan untuk mengirim salinan identitas untuk konfirmasi.

Saya akhirnya memilih untuk membiarkan saja dan tidak mengirimkan dokumen yang diminta hingga saat ini. Kecuali twitter, selama beberapa bulan terakhir ini kehadiran saya tidak nampak di media sosial pribadi. Lebih karena saya nggak tahu juga sih mau update apa. Tidak ada yang terasa penting. Hidup berjalan begitu-begitu saja sih, dan menurut saya ini kabar baik. 

Yang saya sesali adalah beberapa bulan saya tidak sempat menulis posting blog diluar urusan deadline untuk tulisan tertentu.

Sunday, November 21, 2021

SELAMAT TINGGAL PADA SELEMBAR KENANGAN

Nggak nyangka saya bakal sampai tidak menulis selama satu bulan di blog ini.

Bulan Oktober terlalu sibuk dan rupanya bulan November saya juga cukup berantakan mengatur rutinitas dan waktu. Bisa dibilang saya hanya menikmati beberapa hari di awal November yang cukup tenang dan bisa melakukan beberapa aktivitas yang sudah lama saya tunda di bulan sebelumnya.

Awal bulan November adalah suaka bagi rasa malas dan sentimentil, namun saya berniat untuk melakukan hal yang sudah sangat lama saya tunda yaitu menyortir barang lama yang sulit saya lepaskan meskipun sudah lama tidak dipakai.

Yang paling susah keluar adalah barang yang satu ini:

Selembar seprai set sarung bantal guling motif jadul yang dibelikan ibu saya dan sudah menemani belasan hidup saya merantau jauh dari rumah. Selembar seprai set terakhir yang dibelikan ibu saya sebelum Allah yang lebih sayang beliau memanggilnya pergi.

Thursday, September 23, 2021

REVIEW: SCARLETT BODY CARE PEMAKAIAN PERTAMA DAN SETELAH 3 MINGGU, PENTINGNYA PERAWATAN TUBUH SAAT HARUS DI RUMAH AJA

Dalam situasi saat harus banyak-banyak menahan diri untuk keluar rumah tanpa alasan penting seperti saat ini, ketika kebanyakan dari kita terbiasa work from home dan sekolah online, tanpa sadar kebutuhan kita juga sudah banyak berubah.

Contoh termudah yang berasa banget adalah kebutuhan belanja baju keluar rumah yang jauh berkurang dan meningkatnya anggaran belanja baju rumahan seperti homedress dan piyama. Budget makeup yang menipis dan budget skincare yang lebih gendut. 

Di posting-posting blog saya sebelumnya, saya sudah sering cerita tentang ketidak-aware-an dan keterlambatan saya dalam merawat kulit wajah di saat awal merintis karir sebagai self employed. Mentang-mentang di rumah aja jadi kurang ngerawat diri sendiri. I take my healthy skin for granted, merasa nggak perlu dirawat dan diapa-apain kalau di rumah aja sampai akhirnya baru ngerasa ketika kulit wajah saya yang tadinya normal malah berubah jadi kombinasi. Untungnya setelah konsisten merawat kulit wajah selama sekian tahun ini dan menyesali keterlambatan saya dalam menghargai kulit sehat yang saya miliki dengan merawatnya dengan baik, kulit saya sudah balik normal lagi. Fiuh...

Di masa pandemi ini sering banget ada teman dan kenalan yang mengeluh bahwa pandemi ini bikin mereka less-glowing, lebih kucel, lebih nggak terawat nggak seperti sebelum pandemi. Keluhan serupa saya temukan pada teman-teman dan kenalan yang memang sebelum pandemi bekerja di kantor. Saya hafal banget kebiasaan company worker yang all out saat ngantor tapi jadi super pemalas saat liburan kalau nggak kemana-mana, bahkan ngerawat diri juga malas, ya karena saya juga pernah jadi salah satunya. Kebiasaan ngantor di rumah yang tidak perlu baju yang super rapi dan penampilan yang super presentable ini memang sangat nyaman, tapi tanpa sadar bikin kita jadi lupa dan malas merawat diri sendiri.

Next Page Home