Friday, October 27, 2017

PERAN PENTING ISTRI PADA FASHION PRIA YANG LEBIH BAIK


Percaya nggak percaya, setelah seorang pria menikah dia jadi dua sampai beberapa kali lipat lebih good looking dari sebelumnya. Makanya baca berita-berita belakangan ini yang berhubungan dengan makin banyaknya perempuan-perempuan yang lebih tertarik pada pria yang sudah menikah. Kayak yang semakin berani dan massif gitu, kayak nggak ada malu-malunya lho. Nggak salah kalau para emak-emak berdaster segitu sensinya sama isu perebut suami orang. Tiap ada berita viral, disitulah emak-emak ‘join force’ untuk membully si perebut baik di dunia maya lewat semua akun social medianya sampai dunia nyata.

Padahal bisa jadi, sebelum si pria menikah mungkin dia ogah-ogah dan nolakin si pria. Eh gitu ketemu lagi, prianya jauh lebih keren terus kebaperan dan deket-deketin lagi.

Dengan banyaknya berita beginian, dari yang kasus normal sampai paling nyeleneh… saya sih miris tapi rada nggak heran juga.

Karena memang pria kalau sudah menikah, memang biasanya jadi beda. Ada yang bilang auranya yang jadi beda soalnya batinnya lebih tenang, jadi lebih matang dan dewasa setelah menikah. Ya memang ada benarnya sih, tapi faktor yang paling dominan dalam berubahnya penampilan seorang pria adalah istrinya.

Dengan adanya istri, pasti dong seorang pria bakalan lebih terurus baik dari segi makanan, kualitas hidup dan penampilan. Nggak mungkin nampak kurang makan apalagi kurang gizi karena seorang istri meskipun nggak bisa masak tapi pasti punya kecenderungan untuk menyiapkan suaminya makan entah makanannya beli jadi atau dimasakin asisten rumah tangga. Dari segi penampilan, bakalan lebih bersih dan kelihatan lebih rapi karena ada istri yang ngingetin buat mandi dan menyiapkan pakaian sekaligus menjadi fashion stylistnya. Makin bagus selera fashion si istri semakin rapi dan enak dilihat juga suaminya.

Ada yang mengoreksi dan ngasih pendapat juga kalau saatnya si pria belanja pakaian baru atau mau keluar rumah buat kerja atau ada acara makanya sebuta-butanya fashion seorang pria, kalau udah menikah maka kita bakalan jarang atau hampir nggak pernah lagi melihat dia salah kostum. Dengan catatan orangnya nggak ngeyelan yang nggak bisa dikasih tahuin istri sendiri ya :p

Mengapa penampilan dianggap penting, karena meskipun penampilan bukan faktor utama tapi adalah pendukung yang berperan penting. Baik dalam bisnis, karir dan citra dimata orang lain. Kita bisa aja bilang kita mengagumi orang-orang sukses yang tetap down to earth dan sederhana secara penampilan, tapi kita juga nggak menolak kan kalau seringkali menilai seseorang dari penampilan luarnya dulu ketika pertama kali bertemu? Tampil rapi, wangi dan enak dilihat itu bukan hanya untuk earns people respect, tapi yang paling penting adalah untuk menghargai diri kita sendiri.

Sementara dari sekian banyak jumlah pria di luar sana, nggak banyak yang nyadar tentang pentingnya berpenampilan yang baik dan rapi. Baju asal ada dan nggak tabrak warna aja dipakai.

Makanya semuanya jadi berubah ketika pria ini menikah. Wanita sudah kodratnya suka dengan yang indah-indah dan serasi (dalam hal ini si istri) bakal mempunyai caranya sendiri untuk mengoreksi penampilan suaminya jadi lebih menyenangkan dilihat. Bahkan ada lho sebagian dari para istri yang sampai bilang, nggak apa-apalah mereka masih kusut dasteran pagi-pagi yang penting suami rapi, wangi, kelar sarapan dan siap buat berangkat kerja.

Selain bisa mengoreksi fashion disaster, messy style atau seadanya ala sebagian pria menjadi good looking, wanita juga sudah terkenal dengan shopping skillnya yang bisa diandalkan. Sebelum dapat barang keren dengan harga sesuai budget, beuh pantang menyerah lah pokoknya! Jadi jangan heran kalau mereka bisa mendapatkan barang berkualitas bagus bahkan branded dengan harga miring.

Di tangan istri, fashion pria murah hasil berjam-jam melototin sale di MatahariMall dan yang sudah diincar berhari-hari sebelum memutuskan untuk beli pun bisa tetep terlihat mahal dan nyaman dipakai jika pilihan warna dan model pakaiannya pas.

Warna dan model pakaian seperti apa yang pas? Tentu akan disesuaikan dengan postur, warna kulit dan usia dari si suami sendiri melalui serangkaian pengamatan yang sudah dilakukan.

Agak-agak ribet gimana gitu ya :D

Tapi pada kenyataannya memang kayak gitu sih. Nggak cuma sekali dua kali saya ngerasa teman saya yang udah menikah mendadak pilihan fashion pria-nya jadi a lot of better. Oom-oom saya juga kayak gitu deh dulunya, saya inget banget pernah komentar ke ibu saya kalau cara berpakaian si oom aneh banget dan nggak sesuai postur badannya, padahal kan beliau tinggal itungan bulan mau menikah.

Ibu saya ngejawab, “hus ah tar kalau nikah kan pasti beda soalnya diurusin sama istrinya,”

Yang beneran kejadian juga sih karena sebulanan setelah nikahan dan beliau pas ke rumah, beneran gaya fashionnya sudah ‘normal’ jauh dibanding sebelumnya.

Jadi nih, buat para cewek-cewek yang ngerasa suami orang lebih keren secara penampilan, lebih stabil secara emosi daripada pria single… Please lah, itu nggak lepas dari kerja keras para istri yang mengurus mereka dengan baik lho! Mulai dari kecukupan gizinya, menjadi pendengar yang baik dan teman diskusi setiap kali mereka ada masalah di tempat kerja misalnya jadi emosinya relatif lebih stabil, sampai jadi fashion stylist yang mengoreksi outfit si suami setiap mau keluar rumah.

See?


Makanya kalau pengin cowok yang rapi, keren, kelihatan bersih dan terawat ya usaha sendiri dong dari awal sis, jangan ngambil ‘yang udah jadi’ dari usaha orang lain lah :)))))


3 comments:

  1. jangan ngambil ‘yang udah jadi’ dari usaha orang lain lah :)))))

    mengena kali mbak, langsung menohok ke ulu hati buat para pelaku nih...

    ReplyDelete
  2. Hahahhahahahahha

    Bisa bisa

    Iya sih, zaman sekarang kayaknya Pahmud semakin dilirik daripada bujangan. dimana tampilan para pahmud terlihat makin eksklusif dan tampilan para bujangan terlihat makin gembelusif, lusuh dan lecek tak terbantah karena hemat baju biar gak sering nyuci nyetrika Wkwkwkwkwk

    XD

    #CurhatTerselip

    ReplyDelete
  3. Kesimpulan yang sangat masuk akal, Nyin. Kok aku gak pernah kepikiran gitu ya hahaha...

    ReplyDelete

Previous Page Next Page Home