Tuesday, January 23, 2018

CRIES.


"Oh, I can't thank you enough." *cries*

Suatu hari, setelah mematikan sinyal ponsel berjam-jam karena disibukkan dengan pekerjaan rumah, saya mendapati notifikasi pesan pendek dari seorang sahabat saya. Ketika saya buka, foto inilah yang perlahan muncul terunduh oleh jaringan internet yang tidak terlalu cepat.

Antara kaget dan haru. Kaget karena akhirnya dia sampai ditempat yang sudah lama dia rindukan meskipun aral merintang di tengah jalan sempat menutup harap dan keberangkatan yang tidak saya sangka karena dia tidak beritahukan sebelumnya. Haru karena adalah satu hal besar bagi saya jika diingat seseorang ketika berada di tanah haram, karena menyebutkan saya dalam do'anya, karena menyempatkan diri dan meluangkan waktu untuk menulis, mengambil foto dengan sudut pandang yang indah dan mengirimkannya untuk saya.
Karena terima kasih saja tidak cukup, maka semoga Allah membalas kebaikan hatimu dan mengabulkan do'a-do'a baik untuk kamu dan masa depanmu. Cerita terindah adalah masa depan yang Allah siapkan dengan sebaik-baiknya, karena kita sudah bersabar, sudah berprasangka baik, mau menunggu dan terus menebar kebermanfaatan :) InsyaAllah.

3 comments:

  1. Masyaallah, ka'bah... semoga kesampaian nanti kita ke tanah haram aamiiinnn

    rabbi habli minassholihin kak nin

    aamiinn

    ReplyDelete

Previous Page Next Page Home