Friday, March 2, 2012

Sisi Beruntung

Semoga kamu tetap charming dan berwarna...
(pic taken random by google)

Beberapa hari lalu saya membaca blog salah seorang sahabat saya.
Setelah berganti email, saya tidak lupa meletakkan linknya disini namun saya jadi lupa belum memfollow blognya dengan email baru.

Akhir-akhir ini hidup sahabat saya itu mulai menapaki batu-batu kehidupan miliknya, batu-batu besar kehidupan yang sebenarnya. Bukan cuma perkara nilai jelek dan tidak punya pacar.
Saya miris karena... sahabat saya yang ini bukan orang yang terlahir dan besar dalam masalah yang sepaket dengannya. Dia selama ini selalu hidup dalam dunia stabilnya yang baik-baik saja, dengan masalah-masalah kecil yang wajar jadi dia kadangkala tidak memahami beberapa perasaan saya dan kenapa ketika saya sudah diusik-usik sampai taktertanggungkan saya bisa menegur balik mereka dengan sikap yang bagi dia, mengerikan. Dan bagi saya cuma sesuatu yang biasa jika saya tidak punya kesalahan maka saya harus bisa melindungi diri saya sendiri karena kalau bukan saya... siapa lagi?

Sahabat saya yang sangat charming dengan keceriaan dan keluhan-keluhan kecil itu sering bingung dengan sisi gelap saya yang gampang sinis dan marah karena kesal pada orang-orang yang dengan royalnya menye-menye berlebihan padahal masalahnya 'segitu doang'. Orang-orang yang mengada-adakan masalah padahal tidak ada hal yang mesti dikhawatirkan.

Sewaktu mengobrol ringan dia mengatakan kepada saya bahwa dia bisa bersabar jika hatinya sedang tenang, namun ketika sedang tidak dia jadi merasa 'pusing' dan mempertanyakan kenapa. Kenapa dia harus mengalami hal-hal seperti itu.
Saya cuma bisa bilang, "Santai saja...".

Bahwa memang begitulah jalannya hidup, terus berjalan seperti bianglala yang kadang memosisikan kita ditingkat paling tinggi keberhasilan dan kadang juga membawa kita rata dengan tanah karena kemalangan.
Bahwa memang demikianlah cara kerja hidup, tidak pernah berhenti dari satu masalah ke masalah lain...
demikian seterusnya karena... bukankah cuma ikan yang mati saja yang tidak lagi menghalau arus dan mengikuti arahnya?

Saya bersyukur karena apapun yang Tuhan hadirkan bagi saya membuat saya seperti ini. Saya bersyukur karena besar dengan masalah, yang membentuk saya menjadi manusia. Manusia yang masih tetap cengeng sebagaimana sifat bawaan saya yang bisa menangis bahkan ketika tengah membaca buku, namun tetap berhasil tidak tumbang atau terjun bebas ke jurang keputusasaan oleh apapun yang ditimpakan kepada saya.

Saya bersyukur.
Saya beruntung.
Saya beruntung.
Terima kasih Allah...
Terima kasih...

33 comments:

Mr. Nya' said...

sepakat lah Nin, tapi jangan sering2, (ingatkan)
untuk beruntung

Anak Rantau said...

Amin.... Semoga kita selalu menjadi orang yang selalu bersyukur :)

Arif Chasan said...

yah.. mendapat masalah itu sama dengan mendapat keberuntungan.. :D

Arr Rian said...

Alhamdulillah :D

dwi wahyu arif nugroho said...

alhamdulillah yah :)

R10 said...

pengalaman mmbuat kita menjadi pribadi yang kuat :)

Ria Nugroho said...

iya biasanya masalah itu bisa mendewasakan kita dan cara berfikir kita :)

techno said...

Syukuri apa adanya..
Hidup adalah Anugerah...

Setiap Orang sudah ditentukn "jatah"nya masing masing.. :D *eh nyambung ngga sih.. * :D

Annesya said...

orang gelap emang kudu berteman dengan orang yg ceria begitu. sebab kalau kita (orang2 gelap) ini dapat masalah, ada yang selalu menghibur. well, meskipun biasanya mereka ga paham perasaan kita, tapi mereka bisa jadi boneka teddy bear yg selalu tersenyum :D

Tabah said...

aku pikir manusiawi ketika dlam dirinya dihadapkan kepada masalah yang mungkin sukar terselesaikan.. . akupun juga pernah dan sering bertanya kepada diri sendiri. . .

Amy said...

sebetulnya manusia beriman itu pada satu titik tertentu menganggap masalah bukan masalah. Wajar kaget, lalu menganggap itu biasa-biasa saja. Difitnah? Dosa kita diambil oleh pemfitnah. Dipuji? hati-hati membuat kita ujub. Kita hanyalah makhluk Allah yang sebetulnya semuanya hanya titipan dari Allah saja.

Bila kita bertakwa, tawakal, menyerahkan sepenuhnya pada Allah. sedekah ikhlas, selalu tersenyum cerah kepada siapapun, dalam situasi apapun. Maka saat kita membutuhkan sesuatu maka akan turun pertolongan Allah.

Bersyukur untuk hal-hal kecil sekalipun, termasuk masih sehat itu adalah hal yang sangat mahal harganya...

obyektif-magazine said...

Anda hebat. Di balik semua kerumitan, Anda masih tetap berkata: Saya masih beruntung....Memang kepasrahan dan rasa syukur bisa menenteramkan segalamnya. Selamat berjuang untuk hidup dan kehidupan. Semoga kita tetap tegar dengan jati diri kira sendiri.

Salam kompak:
Obyektif Cyber Magazine
(obyektif.com)

Amanda said...

Aku suka bagian "Saya bersyukur karena besar dengan masalah, yang membentuk saya jadi manusia" :)

Unknown said...

selalu bersyukurlah terhadap apa yg kamu punya & miliki saat ini sebelum semua itu hilang & lenyap untuk selamanya

Anonymous said...

mbak. apa benar blogspot tidak bisa upload dokumen kayak pdf,word dipostingan?

Ninda said...

gak bisa... kalau mau upload dokumen bisa via ziddu idws atau situs lain sejenis

Ninda said...

orang yang mirip justin? :O

Ninda said...

ah kau
ya nggak gitu juga sih rif....

Ninda said...

apanya yang jangan sering2 ya pak... saya bingung

Suci Mine said...

wah... ternyata mbak ninda bisa galak juga ya?
ajarin aku galak dong mbak, biasanya saya diam saja kalau ada orang yang mengusik, pengen banget bentak mereka sekali-kali... hehehe ^_^

Gaphe said...

aamiiin... gitu donk, cheer up. apapun masalahmu, cobalah tuk senyum selalu.. Tuhan kasih masalah biar kita kuat koq

Jiah Al Jafara said...

hem~
aku juga mau jd org yg bisa menerangi temanku :D

Unknown said...

ucap syukurlah senantiasa

Ririe Khayan said...

Bianglala kehiudpan..indah jika kita bisa memaknai setipa peristiwa yg terjadi

vie_three said...

lagi-lagi meluk mbak ninda.... hmmmm.....

ya, masalah membuat kita belajar bagaimana bersikap. masalah membuat kita belajar untuk tidak terlalu hiperbola, daan masalah membuat kita sinis terhadap orang-orang yg hiperbola dengan masalahnya itu.

aku juga pernah denger temanku dikantor curhat dengan masalahnya yang menurutku "gak ada apa-apanya" jadi ya aku cuma bilang, "Yaudah". hahahaha, dia yg cerita heboh dg masalahnya sampe nangis bombay eh aku cuma bilang gitu doank. daan sekarang dia gak mau berteman dengan aku lagi. hahahaha..... (eh malah curcol niy)

Tabah said...

kunjungan malem ah nin. . . .

keberuntungan tak bedanya dengan ujian. . . moga tak lalai atas ketidak dan keberuntungannya yak. .

kunjungan malem ahhhh. . . da orangnya ndak ya. . .

vlog media news said...

rona kehidupam ta selamanya mulus siap atau nggk siap baik ujian maupun rintangan itu slalu pasti akan menghadang..:(

Tabah said...

mpe kunjungan siang hayo. . . . .

Aulawi Ahmad said...

bagiku smua itulah yg buat hidup ini menarik, pait manis kehidupan yg harus dilewati dgn beragam reaksi manusia :)

Aulawi Ahmad said...

oh yo lali, font yg berubah itu berasal dari font yg ada di ms office, caranya gampang tinggal ketik di word terus kopi ke blog :)

HUMUL said...

Izin follow yaa..mksh

Annesya said...

orang yg mirip kamu maak #towelpant*t

dwie okta futatabi said...

semangatttttt :)

Previous Page Next Page Home