Wednesday, February 3, 2016

Farewell Notes


It's always not that easy to say good bye and see you soon, eh?
I feel that way..

Bisa dibilang saya adalah jenis teman yang biasa-biasa saja, bukan yang baik banget bukan juga yang nyebelin banget. Saya merasa selama ini saya hanya berusaha give back apa yang orang lain lakukan atau berikan kepada saya.

Saya nggak punya banyak ekspektasi pada hubungan pertemanan, harus saya akui. Paling tidak hingga usia saya yang sekarang. Berusaha selalu give-back itu yang biasanya mempertemukan saya dengan orang-orang baik yang bertahan berada dalam hidup saya. Saya bertemu dengan Melva dan Kak Dian di kelas training ketika kami sama-sama masuk dalam management trainee sebuah perusahaan. Melva adalah orang batak yang lahir, tinggal dan sekolah di Jakarta (meskipun kuliah di Depok, yah masih jabodetabek lah) sementara Kak Dian adalah orang batak yang lahir, tinggal dan sekolah di Medan. Saya sendiri orang Jawa, Jawa Timur tepatnya. Mereka berdua sangat baik kepada saya, jalan bareng, makan bareng dan berbagi isu pekerjaan. Kami berbeda suku bahkan juga berbeda agama dan hubungan pertemanan kami sangat menyenangkan.

Sampai H-2 minggu sebelum saya meninggalkan Jakarta mereka bersikeras pengin bertemu. Karena satu dan lain hal kami bertemu nggak jauh dari kantor saya, ngobrol apapun sampai malam saking waktu nggak kerasa cepat banget berlalu. Terlalu banyak hal yang belum dibagi selama kami tidak sempat bertemu meskipun sama-sama dapat penempatan di Jakarta. Sebelum pulang, mereka memberikan sesuatu kepada saya, dalam bungkusan yang ketika dibuka tampak tempelan kartu sederhana yang tulisan yang bikin hati saya meleleh. Tahu isinya apa? satu set gamis dengan kerudungnya.

Sungguh saya harap saya punya cukup umur untuk membalas hadiah dan perhatian ini dihari terbaik mereka.

.



7 comments:

Innnayah said...

Amiiin ya robbal'alamiin, dan kita belum sempet ketemu...hiks

Anonymous said...

Hadiah yg tentunya sngt berkesan sekali ya..

adi laksono a said...

kalo gini aku jadi inget temenku juga.
amiiin.. buat kalimat terakhir.. hehe.

Unknown said...

Ahhhh, selalu ngiri dengan cerita-cerita beginiannn... :D

Unknown said...

Perpisahan itu awal dari pertemuan yang gak tau kapan datangnya lagi. (Apasih cen?) Kunjungan perdana nih. Keep posting yaaa

SYM said...

Hadiah tanpa tendensi, pyur pertemanan. Ah, itu indah dan merupakan nikmat menjaga hubungan baik 😊😊😊

Ratusya said...

Akuu juga blom ketemu sama dikau. Dikaunya sibuk, akunya ga bisa kemana2, lah trus?!
Ahahaha
Semoga nanti kita ditakdirkan ketemu ya. Amin.
Take care, tetep cerita2 disini yooo

Previous Page Next Page Home