Monday, January 20, 2014

Labil dan Mendewasa

Meanwhile, ada pembaca yang komentar kontra pada postingan saya. I checked her blog then, untuk membaca opininya pada banyak hal. Pernah follow-follow an di twitter kemudian saya nggak bisa menemukan akunnya. Biasanya dia cukup rajin ngetwit soalnya... tiba-tiba aja nggak ada. Ah ya mungkin saya di block :)) Yaudahlah ya... Saya juga nggak paham kenapa saya di block... pun entah mungkin dia menghapus akun twitternya karena suatu hal. Well, everyone growing up. Everyone. Pas saya menengok posting-posting saya jaman jadul, rasanya malu aja baca tulisan sendiri. Banyak yang nggak tenang dalam menghadapi sesuatu, gampang banget marah untuk masalah sepele.

Dasar saya ini :D
Iya sayapun juga pernah labil. Pernah banget alay. But it just normally happen. Semua orang pernah berada dalam masa-masa labil nan galau itu. Semuanya. Meskipun ya tetep aja malu kalau mengenangnya balik. Dalam hidup, practice makes perfect. Begitupun dengan ujian berupa masalah dan kegundahan, banyaknya masalah adalah yang mendewasakan kita. Banyaknya kegundahan adalah pengantar kita pada hal-hal yang bijaksana. Dan pada seorang pembaca blog itu, yang mungkin pada twitnya dia malu sendiri karena sering labil, mungkin menutup akunnya. Bukannya memblock saya. Saya belajar mikir kemungkinan yang lebih bikin adem hati saya aja sih. Eh ya kalau diblock sih yaudah ya :))

Anyway, saya tidak tahu sepuluh tahun lagi... apakah saya akan melihat tulisan ini sebagai tulisan yang labil dan bikin banyak koreksi diri lagi atau tidak? Tapi yang jelas, saya tumbuh... saya tahu kedewasaan saya juga bertambah seiring pertumbuhan saya. Yang tahu dimana level kedewasaan saya berada pun ya cuma Allah.

yah namanya juga pernik hidup.. :)
~

No comments:

Post a Comment

Previous Page Next Page Home
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...