Sunday, February 25, 2018

REVIEW: ETUDE HOUSE WONDER PORE

Hai hai,
Jadi sebelumnya saya pernah membahas mengenai apa saja yang wajib banget ada di make up pouch saya setiap kali traveling. Meskipun sayanya jarang traveling hehehe. Tapi beberapa bulan terakhir malah beberapa kali traveling karena suatu keperluan. Biasanya nemenin suami yang sedang ada urusan kerjaan di luar kota atau emang niat liburan (ya karena ajakan dia juga sih).

Karena sebenarnya deep down saya bukan orang yang hobi bepergian maupun jalan-jalan, pokoknya hal-hal yang bikin saya lama di jalan deh. Bukan berarti nggak pernah pengin juga, kadang pengen tapi nggak sering karena basically saya adalah orang yang terlalu lama di perantauan tapi jiwanya tetep anak rumahan. Yang bisa seneng hanya karena deretan buku bagus yang siap untuk dibaca, kuota internet yang cukup untuk nonton film dan drama-drama yang saya pengin dan waktu buat menuangkan pikiran melalui tulisan baik di blog maupun di jurnal.

Saya bisa anteng-anteng aja di rumah berlama-lama dan ngerasa happy selama apa yang saya suka semuanya tersedia. Haha receh banget ya. Dan kayaknya makin nambah umur kemageran itu makin kuat. Mungkin karena makin banyak yang harus diurus, sementara stamina udah nggak sebagus dulu jadi kecapekan dan cuma pengin istirahat aja yang nyaman.

Cerita perawatan kulit harian sebelum pakai Wonderpore:
Sekilas soal perawatan kulit rutin saya, dulu sempet bruntusan dan kondisi kulit muka jadi gajebo gara-gara sering kerja outdoor di site office. Saat itu saya mulai ngerasa kulit saya udah nggak bisa cuma pakai bb cream ber-SPF dan pembersih muka aja. Saya beli sepaket produk perawatan kulit di teman kakaknya sahabat saya yang kerja di klinik kecantikan gitu. Dengan alasan banyak yang cocok pakai ya akhirnya saya pakai juga sunblock, pembersih dan cream malamnya. Kalau nggak salah sih rangkaiannya itu, handbodynya juga saya beli buat memulihkan kulit saya yang belang dan it's works karena kulit saya udah balik warnanya ke warna asal.

Beberapa minggu pakai hasilnya udah kelihatan banget, bruntusan menghilang dan muka lebih mulus kinclong kelihatan terawat. Sayangnya saya tuh kebiasaan kalau pakai produk perawatan wajah dan tubuh selalu awet banget nggak tahu kenapa, padahal pakainya cukupan kok nggak irit. Sementara ada batas waktu krim itu bisa dipakai. Bisa awet lama sih kalau masuk kulkas, masalahnya saya kan nggak punya kulkas ya di kos jadi gimana dong. Dalam waktu kurang dari dua bulan krimnya udah menghitam gitu berubah warna pertanda udah nggak boleh dipakai. Jadi ya saya nyari yang lain yang kira-kira bisa ngebersihin wajah saya dari gangguan komedo dan bruntusan.

Salah seorang teman kuliah saya dulu ada yang jualan kosmetik Korea dan dia benar-benar impor sendiri dari sana. Saya nanya ke dia ada nggak produk yang cocok buat masalah kulit saya, dia ngerekomenin Wonder Pore ini. Ya udah saya coba beli deh.

Packaging:
Packagingnya Wonder Pore seperti ini, ada beberapa pilihan ukuran botol baik yang kecil sedang dan paling gede. Ini punya saya yang sedang cukupan bisa untuk pemakaian hampir satu tahun padahal pakainya juga relatif sering terutama kalau kondisi kulit lagi nggak bagus dan mendadak ada jerawat. 

Dikemasannya ini, Wonder Pore mengklaim bisa menyelesaikan 10 masalah kulit kita:
- Menyeimbangkan level PH ideal kulit
- Meratakan warna kulit
- Menjaga pori tetap elastis
- Mengangkat kulit mati
- Membersihkan pori dengan efek menyegarkan kulit
- Membersihkan pori lebih baik hingga ke dalam
- Membantu mengecilkan pori
- Mengontrol banyaknya sebum
- Melembabkan kulit dari dalam dan luar
- Menghaluskan kulit

Tarjemahannya kira-kira begitu, please correct me if I'm wrong yah :)
Cara pemakaian:
# Dipakai sebagaimana toner, sesudah membersihkan makeup dengan pembersih dan mencuci muka dengan facial foam.
# Tuang ke kapas bersih secukupnya dan aplikasikan ke wajah hingga merata. Cek kapas yang kita gunakan, biasanya masih ada sisa-sisa kotoran di wajah meskipun sedikit dan samar ketika menggunakan ini.

Review:
Memang habis pakai ini rasanya kulit seger dan rileks. Bersihnya ya lumayanlah meskipun entah sayanya yang kurang rajin bersihin muka apa gimana tapi masih ada sih sisa komedo yang harus dibersihkan dengan pore pack maupun facial meskipun udah pakai ini. Tapi yang jelas kulit saya lebih mulus dan glowing, jauh dari beruntusan.

Yang lebih menyenangkan, toner ini juga bisa menjadi alternatif dalam mengobati jerawat. Sebelumnya saya pakai minyak tawon kalau mendadak muncul jerawat. Cuma suami nggak suka baunya. Wonder Pore jelas baunya enak (nggak wangi juga sih) dan nggak menyengat jadi lebih bisa dia terima baunya kalau lagi diaplikasikan. Memang ngobatin jerawatnya nggak secepat minyak tawon kalau menurut saya, lebih lama dan lebih kudu harus rajin. Jerawatnya ikut disapu pakai kapas bertoner dan digosok-gosok.

Proses sembuh dan mengeringnya itu memang rada lama tapi menurut saya sama bagusnya untuk hasil karena jerawat bisa kempes dan mengering serta nggak lama-lama nongkrong di wajah kita. Kan gengges sih kalau muka ada jerawat apalagi muka saya yang jarang banget jerawatan.

Total saya pakai Wonder Pore ini mungkin sekitar 3-4 tahunan setia sama satu produk ini. Sampai waktu botol terakhir habis 2 bulan lalu, saya akhirnya ganti toner juga jadi Pixi karena penasaran. Hehe.

Review Pixi bakalan saya tulis menyusul yah :)

1 comment:

  1. Buat cowok kayaknya juga bisa ya iniii
    Mau coba deh tapi price dan tempat belinya rada susah ya kaknin ^^"

    Aku juga kadang2 kalo kurang tidur suka bruntusan gitu wajahnya
    Paling biasanya cuma rajin-rajin pake facewash sama masker sih, nanti beberapa hari juga hilang dengan alami wkwkw

    Tapi cewek mah beda yaaa, nggak bisa gitu doang

    ReplyDelete

Previous Page Next Page Home