Saturday, January 22, 2011

TERLEWAT

pic from google

ada satu masa ketika banyak sekali mulut yang bertanya.. bagaimana cara kamu menyikapi sebuah perpisahan?
perpisahan yang paling sulit dilakukan adalah perpisahan yang sendirian..
yang ada cuma kata maaf dan mendadak tahu dirimu dibuang. apa kamu begitu ngga baiknya? apa kamu begitu tidak diinginkan?

perpisahan yang banyak kata maaf menggelantung di dalamnya... tapi cukup itu saja.. tidak ada yang tahu betapa sulitnya bagi dirimu.. tapi tangis dan airmata sudah mulai menjadi hal basi. hingga saat itu kamu bahkan tidak menangis sama sekali.

kemudian orang bilang kamu kuat, padahal kamu serapuh kue eggroll.. ditekan sedikit saja sudah pecah berhamburan.

bagaimana dengan cinta?

tidak ada cinta dalam saat seperti itu. yang timbul hanya muak, dan hati yang berusaha keras melawan sakit serta kebencian.
tidak ada yang mengerti..

kadang bahkan untuk sekedar memahami. sedih itu sudah masuk usia kedaluarsanya.. janji dan percaya sama rapuhnya dengan kerupuk, cukup injak saja sudah repih berantakan.

maka ketika saya terlihat datar ketika lagi-lagi mendengar apa yang pernah dia ucapkan. ketika saya tidak menangis. ketika saya hanya berharap kami sama-sama bahagia dengan dunia yang berpisah. bukan berarti emosi saya kaku ketika segala hal mengenai seseorang itu lagi-lagi diangkat kepermukaan pikiran saya. yang saya tahu, saya tidak suka.



catatan usang disuatu tempat yang tidak terlihat, ditulis entah berapa tahun lalu. menyenangkan ketika membaca ulang, segalanya itu benar-benar sudah lewat.

19 comments:

non inge said...

sesuatu yang sudah terlewat dan benar-benar terlewat kadang menjadi suatu yang menyenangkan ketika akhirnya membaca/tak sengaja mengenangnya :)

Ana said...

waktu emang penyembuh paling mujarab :)

Pelakon Takdir said...

perpisahan memang menyakitkan
tergantung dari orang bagaimana menyikapinya
apakah dengan kesedihan atau sebaliknya
tapi kita harus tetap semangat karena hidup harus berjalan terus . dan kita harus yakin bahwa kita akan baik-baik saja menyikapi perpisahan itu

Seiri Hanako said...

yanga kau nggak mau dari moment itu adalah rasa sakitnya..
duww
mana tahannn
^__^

Clara Canceriana said...

apa yang sudah lewat memang bisa jadi kenangan manis seumur hidup, meski nyatanya dia pernah pahit

Manajemen Emosi said...

yang berlalu biarkanlah berlalu....berikan peluang buat masa depan yang tersenyum menyambutmu..he he he


Oya sobat blogger hebat, mari ikut berpartisipasi dalam Gerakan SEO Positif Season 2...
" Judul postingan yang negatif tapi isi postingan mengandung hal positif"....
mari kita musnahkan hal-hal negatif di dunia maya mulai hari ini..
sebarkan kebaikan maka kebaikan pula yang akan kita terima...buruan ikutan!!!

misfah said...

sekarang udah bisa senyum membaca ulang ya Ninda

Aryadevi said...

diarsipkan....jarang yang begitu, biasanya terlewatkan ( dibuang)....

volverhank said...

wooo draft postingan berapa tahun yang lalu ya? hihi seneng yah baca draft itu

Irma Senja said...

hemmm,...kisah lalu yg terbaca kembali lewat sejarah yg dituliskan :)

nice posting nyin :)

Aulawi Ahmad said...

biarlah masa lalu jadi berbentuk tulisan atau puisi saja, akan lebih menyenangkan tuk diingat :)

minggupon said...

yah begitulah.... sesuatu yg terlewat kadang membikin kesal, tapi terkadang juga membikin lega.... mampir yah...

Unknown said...

Segala sesuatu memerlukan proses waktu seiring sejalan.

Salam

"Ejawantah's Blog"

nuriy said...

i love your posting :)))

putri ayuningtyas said...

aku ngga suka perpisahan. perpisahan membuat ku sedih, apa lagi klo perpisahan+kenang2an buatan tangan (ex: surat). tambah banjirr.

cinta.. cinta juga membuat sedih. penuh dengan drama, terkadang aku ngga suka drama dalam hidup ini.

makasih ya ninda udah di posting :)

edi said...

Untunglah sudah lewat! kebencian yang timbul kita cari penyebabnya, dan apakah kita juga melakukannya, jika ya segera singkirkan agar tidak menyakitkan orang lain!
Cinta itu indah, bila masing-masing menyadari kekurangan pasangannya.

ali afif said...

yaaaaaahhh, mungkin kata itu yang mewakili terlewat... heee

Unknown said...

numpang lewat nih, moga berkenan

Winny Widyawati said...

Ingat yang manis-manisnya saja Nin :)

Previous Page Next Page Home