Wednesday, February 9, 2011

MEREKA HIDUP DALAM MIMPI DAN KENANGAN

from deviantart

Sekitaran jam dua pagi saya masih menikmati senandungnya Ne-Yo keras-keras melalui headphone, masih mencari irama dengan merangkai bagian-bagian cerita.., masih sedang meracik kata, mendadak dapat sms dari teman kuliah di kamar sebelah. Saya pikir cuma tes mengirim pesan singkat karena kadang-kadang operator memang suka aneh. Ternyata tidak.  Dia memberitahukan bahwa adik pacarnya meninggal. Saya tersentak. Mungkin dia kira saya sudah tidur.

Langsung saja saya memanggil teman saya yang cuma berbatas dinding kamar : 
"Kamu masih bangun?"
"Masih.." dia menyahut.
"Kenapa adiknya cowokmu?"

"Kecelakaan motor, nin... malam ini.."

"Innalillahi wa'inaillahiraji'uun.... langsung meninggal?"

"Sempat dibawa ke rumah sakit nin.."
Saya speachless... ngga lagi melanjutkan pertanyaan soal detail.

Entah kenapa pada beberapa tahun terakhir ini saya merasa kehilangan bisa jadi sesuatu yang SANGAT mudah. Seperti soal nenek saya -- salah satu wanita terbaik dan sholehah yang saya kenal sekaligus Mama kedua bagi saya dan ingatan saya sewaktu masa vision burn. Masa dimana saya cuma ingat ada mobil yang keluar jalur mendekat, orang teriak-teriak mengangkat saya, sempat sadar dan pandangan saya terantuk pada lutut saya yang robek parah tapi anehnya saya ngga merasakan sakit sama sekali, gelap lagi, panas matahari... mendadak terbangun dengan orang-orang berbaju putih yang kasak-kusuk entah berbuat apa dengan kaki saya. Dan kebohongan semua orang yang bilang Mama saya sudah sadar di ruangan terpisah.

Kehidupan jadi tidak pernah sama lagi setelah itu.
Kadang-kadang dibandingkan sekarang, seseorang yang hilang itu bagaikan sesuatu yang ngga nyata... bagian dari khayalan terliar saya. Dulu awal-awal ketika saya pulang kerumah yang saya rasakan semua jadi berantakan dan berpindah tempat. Dulu setiap pulang ke rumah ngga enak badan sedikit saja kemanjaan saya sudah minta digaplok saking jarangnya bisa pulang ke rumah. Dulu saya sembarang naruh gunting kuku saja sudah ada yang heboh memarahi.

Sekarang semua jadi seolah keterbiasaan yang ada karena keadaan, beliau jadi seperti bagian mimpi saya yang tipis tapi masih saya ingat. Kalau melihat sekarang, sepertinya saya memang sudah dari dulu begini... seolah beliau ngga ada dari dulu karena setiap kenangan yang diingat sekarang membuat semuanya terasa mimpi. Yang hilang ketika saya terbangun. Dan saya cuma dapat menjumpainya ketika saya tertidur, apalagi akhir-akhir ini. Beliau nyata sekali dalam setiap tidur saya. Ketika saya bangun kemarin pagi, seperti tv yang dicabut kabelnya.. zip! hilang.

Mungkin teman saya yang kehilangan adiknya juga merasa demikian, nantinya juga akan merasakan seperti yang saya rasakan. Dimana rindu cuma dibatasi sebuah hal yang tidak real, sebuah hal bernama mimpi.

Tapi saya kadang merasa bahwa orang yang 'pulang' kepadaNya termasuk orang-orang beruntung, bukankah Dia tidak mengizinkan mereka -- orang-orang ini mendurhakaiNya lebih banyak lagi? Maka Dia memanggil mereka kembali kepangkuanNya. Mungkin itulah alasan kuat mengapa Soe Hok Gie mengatakan bahwa orang yang PALING beruntung adalah orang yang mati muda.

Mari mengirim banyak Al-Fatihah untuk semua orang yang kita sayangi yang sudah pulang terlebih dahulu mendahului kita... orang-orang yang saat ini hanya menghadirkan kebahagiaan dalam jalan kenangan dan mimpi, orang-orang yang menjejak dalam di hati kita... Orang-orang yang membuat kita sudah tidak lagi sama setelah mereka tinggalkan. Orang-orang yang semoga mendapat tempat yang lebih indah ketika 'pulang' daripada saat mereka masih bepergian di bumi.

~amin.
By chance...are you doing well, momma?

31 comments:

putri ayuningtyas said...

innalillahi wainnaillahirajiun.. umur manusia hanya Allah yang tw. banyak2 beramal bertobat. btw,, itu kereta nya kereta di jerman :D

Irma Senja said...

hemmm,....terasa ada yg mengalir di hati saya,betapa keharuan mudah sekali datang saat membicarakan persoalan kehilangan terlebih kehilangan karena kematian *_*

semoga mama tercinta ninda disana tidur dalam damai,dan adik teman dinda jg begitu.....amien.

non inge said...

kadang ketika awal terjadi, kita berharap apa yang telah terjadi itu adalah mimpi... mimpi yang merupakan hal tak nyata dan ketika terbangun semua kembali seperti halnya sebelum semua terjadi...

tapi yang ada adalah semua bukan mimpi dan akhirnya kita berharap mereka yang telah pergi selalu hadir dalam mimpi kita ^^

aku suka postmu ini dek :)

ica puspita said...

sampaikan salamku nyin, turut berduka cita. judul postingan kamu pas Nyin. mereka yang dalam kenangan hidup dalam mimpi2 kita.

Unknown said...

jadi mengingatkan aku akan orang-orang terdekatku yang sudah "pulang" duluan nin..semoga keluarga adik pacar temenmu bisa tabah yah...dan mama keduamu pasti sudah tenang disana...

dv said...

speechless..
semoga adik teman mu dan beliau yang selalu hadir dlm mimpi ninda mendapat tempat terbaik di sisi-Nya..amin.

NOOR'S said...

Tak mudah memang untuk menghapus rasa kehilangan apalagi terhadap orang2 yang kita sayangi. Saya memang tak tahu persis apa yang Non Ninda rasakan tapi membayangkannya sambil mendengar lagu itu sudah membuat saya trenyuh, bak merasakan kepedihan itu....

BeBek said...

Berkunjung Mbak Ninda. :)
wah, kematian memang selalu jadi misteri, walaupun hal tersebut memang sudah pasti cepat atau lambat akan datang...
*Bebek sok bijak

archer said...

memang yang namanya kematian tidak ada yang bisa menyagka kapan akan terjadi, jadi gmn, ninda mau duluan gak? hehe

Mood said...

Jadi inget Nyokap yang sudah gag ada.
Ingat juga teman gw yang baru saja menjalani hari harinya yang kelam, sedih rasanya mengingat semua itu.
Memang ada baiknya bila kita mengirimkan doa untuk orang orang yang kita sayangi.

Salam.. .

cepot said...

innalilahi.. memang tak ada yang abadi.. :(

Anonymous said...

sungguh tragis ya klo kita hidup bermimpi aja...

Hennyyarica said...

innalillahi wa innailaihi rajiiun..
salah satu alasan kenapa kita harus selalu berdoa sebelum tidur dan bersyukur setelah bangun kembali adalah ini, karena kita tidak pernah bisa tahu apa yang terjadi esok hari. entah pertemuan, rezeki, atau kehilangan.

semoga diterima disisi Allah SWT

just me said...

tiap orang meninggal 2 kali:
saat orang2 berkata "dia meninggal" dan saat kamu berkata dari hatimu "dia meninggal"

nice blog...
Izin follow yah...^^

nuansa pena said...

Alfatihah! Kita doa kan selalu !

Anonymous said...

*pelukAnin*
aniwe, anin cuma mau meralat sedikit soal puisi Soe Hok Gie

Kita tak pernah menanamkan apa-apa
Kita takkan pernah kehilangan apa-apa

Nasib terbaik adalah tidak pernah dilahir
Yang kedua dilahirkan tapi mati muda
Dan yang tersial adalah berumur tua

Ayas Tasli Wiguna said...

amin.. semoga keluarga kita smeua yang tiada mendapat pengampunan dosa dariNya..

PONDOK DAUD said...

umur manusia tidak ada yang tau...
akan tetapi kita perlu mensyukuri sampai diberi kemana umur itu...
saat kita sudah cukup untuk hidup didunia
dikehidupan yang baru pun sudah menanti...
saat ini mungkin kita merasa kehilangan tapi suatu saat nanti ada kalanya kita bertemu walau di alam yang berbeda....

Unknown said...

Kadang emang menyakitkan kehilangan seseorang yang deket banget sama kita
Tapi kita musti mengiklaskan..

iam said...

walah2 turut berduka cita atas adik pacar temen mu yang meninggal >.<

Isti said...

karna gambarnya kereta api, jadi teringat tetangga yg meninggal karna ketabrak kereta api..duh..sedihnya..

Ewi said...

mbak,,, yang namanya kehilangan mmng gak ada yg asik,, semuanya menyakitkaN,, apalagi kalo SAAT ITU KITA BLUM SIAP DAN RASANYA MMNG KITA TDAK PERNAH SIAP UNTUK MRASA KEHILANGAN.
semoga adiknya temen mbak tenang di sisiNYA

kira said...

amiin,,,
:(

Shudai Ajlani said...

aku turut berduka cita,
mari kita mengirimkan doa..

yansDalamJeda said...

Ya, mari mengirim banyak Al-Fatihah, jg do'a untuk semua orang yang kita sayangi, yang hidup dan yang sudah "pergi".
Saya masih percaya, bahwa itu begitu berharga buat mereka. Orang-orang terbaik yang pernah ada di samping kita.

Smoga kbr Nda selalu baik2 saja.
Salam.

pri crimbun said...

innalillahi wainnaillahirajiun....

ya... mari perbanyak Al-Fatihah

follow blog ya mbak ^_^'

Agung Aritanto said...

inalillah kehidupan mnusia memang diketahui kapan ajal akan menjemputnya intinya kesiapan menerima perpisahan itulah yang terbaik

go green said...

ada award untuk sahabat di blog saya.. silahkan di jemput ya sob

Rismanto said...

well...that's how the life goes up and down...just like a wheel, we could be on the top or bottom. but the most important thing is, how we keep ourselves stay on the track.

xamthone plus said...

innalillahi...
Alloh telah mengatur semuanya...

BATU GINJAL said...

semua pasti akan mati...

tidak ada yg abadi di dunia ini,,

yang abadi adalah alam akhirat..

jgn lupa folow baik ya

Previous Page Next Page Home