Wednesday, April 13, 2011

TITIP RINDU UNTUK DIJA


Dija, tante mungkin yang paling belakangan menulis surat buat Dija..
dan dengan ini tante ucapkan selamat ulang tahun ya... Tante tahu ini ngga tepat tanggal lahir Dija... tapi tante percaya bahwa umur seorang manusia bertambah setiap waktu, ucapannya juga bisa setiap detik, cuma sayangnya tante ngga bisa menghitung hari ini ulang tahun dija setahun lebih berapa hari lebih berapa jam, berapa menit, berapa detik. Yang jelas akan terus bertambah, iya Dija akan bertambah umur, bertambah pandai, bertumbuh dan semakin cantik.

Dija sayang, tidak apa-apa tante terlambat karena dihari ulang tahun Dija, tante ingin memberi meskipun hanya berbentuk racikan huruf, bukan menerima dari Dija. Hai, yang ulang tahun yang diberi hadiah kan ya *jawil pipi Dija*.

Diusia lima tahun nanti Dija akan bisa membaca, mengeja nama dija sendiri, membaca nama nenek, ayah, kakak-kakak, Tante Elsa dan tante Dija yang lain.

Diusia sekitar tujuh tahun kemampuan menulis Dija akan berkembang juga, Dija akan bisa melihat dunia dalam bentuk rentetan huruf yang membentuk kata dan kata-kata yang mengkomposisikan sebuah kalimat. Dari semuanya itu Dija akan belajar lebih mengenal dunia dan nama-namanya. Rasa ingin tahu Dija akan sangat besar.  Mungkin waktu itu Dija sudah bisa mengenal blog.

Dalam usia Kak Shasa atau mungkin lebih muda, Dija sudah bisa mengetik, sudah mengenal kami para teman-teman maya yang suka mengunjungi rumah maya Dija, mengintip keseharian Dija secara rutin karena merasa jatuh cinta pada senyum lucu seorang balita bernama Khadijah. Polosnya, betapa kami selalu merindukan cengiran, tawa dan semuanya yang Dija ceritakan lewat ekspresi dalam foto. Waktu itu, Tante Elsa tidak perlu lagi membantu Dija mengetik... Dija akan bisa mengetik sendiri, balas menyapa kami penggemar-penggemar Dija. Betapa kami menantikan waktu-waktu itu, ketika Dija bisa menulis sendiri dan menggambarkan hati.

Tidak apa-apa kalau Dija merasa tulisannya jelek, cemen, alay atau apapun istilah semasa nanti... Semua orang-orang yang mengintipi Dija pun dulu juga demikian, termasuk tante... butuh proses yang panjang untuk bisa menulis dengan baik dan nanti pada saatnya Dija juga pasti mampu menulis dunia dalam opini yang cerdas ala Dija sendiri. Kami akan mengerti.

Pada usia remaja Dija, masa pencarian identitas akan ada banyak hal-hal baru yang Dija temui, hal-hal baru yang tidak ada di masa remaja tante... masa paling bahagia, kata orang. Kesehatan prima, banyak teman, banyak kegiatan... Saat itu Dija sudah akan punya pemikiran dan pendapat sendiri untuk dipertahankan. Dija akan mulai punya cita-cita dan berjuang sekeras mungkin meraihnya. Semoga Allah mengabulkan apa yang menjadi keinginanmu saat itu, nak...

Pada usia dua puluhan, usia dimana hidup manusia masuk ke dalam tingkat yang berikutnya, lebih sulit... lebih keras... banyak bentrokan, banyak sekali tabrakan. Pikiran-pikiran Dija banyak berkembang dengan ilmu, dengan buku, dengan pembelajaran terhadap lingkungan dan menemukan bahwa kadang-kadang sesuatu yang Dija anggap benar bertentangan dengan adat, dengan kepribadian umum masyarakat. Iya, begitulah hidup Dija, dan begitulah pula yang tante dapatkan dari sharing dengan kawan-kawan dekat tante yang seumur.

Pada masa itu mungkin Dija akan banyak bersedih, seperti seseorang yang kemarin menyapa tante di aplikasi perbincangan maya, teman dekat yang tengah bersedih karena cobaan.
Dija.... minimalkan bersedih ketika saat-saat sulit itu kapanpun tiba dalam hidup... seperti namamu nak, Khadijah... istri pertama Rasulullah adalah wanita yang kuat, taat pada suami, berakhlak mulia dan terlebih... mencintai Allah. Semoga segala akhlak beliau menjadi suri tauladan bagi Dija, dan nantinya tergambar bayang-bayangnya dalam akhlak Dija. Ketika Dija rindu, berdoalah untuk Ibu, mungkin sekali-kali waktu Allah akan menurunkan mimpinya yang indah untuk Dija.. bertemu ibu yang Dija rindu. 

Suatu saat nanti Dija akan tahu dan merasa beruntung kemudian bersyukur, Dija kehilangan sesuatu tetapi Allah tidak lupa melimpahkan cintaNya untuk Dija. Keluarga yang mencintai Dija, dan kami penggemar-penggemar Dija yang gemar mengintip Dija menjalani hari yang senantiasa mendo'akan... Tuhan semoga anak ini tetap bahagia. Tuh kan, Dija kayaaaaa sekali...

Terus bahagia ya Dija, teruslah bahagia dan menjadi sinar untuk orang-orang disekitar Dija, Tante Elsa dan seluruh keluarga, dan bagi kami. Selamat ulang tahun putri kecil, Khadijah.


sebuah titipan rindu dan kado ulang tahun untuk Princess Dija, tidak untuk mengikuti giveaway..

32 comments:

TS Frima said...
This comment has been removed by the author.
TS Frima said...

amin aja deh :)
sayang juga gak sekalian ikut giveaway, nda :p

Gaphe said...

aduh malah ngingetin saya kalo saya juga nggak bikn surat buat Dija tuh. hehehe.. ngga papa, biar telat asalkan niatnya tulus Dija pasti seneng banget koq. hemm.. apa yah komentarnya, jadi bingung soalnya kayaknya udah keborong semua doa dan harapan buat Dija disurat kamu Nin.

Admin said...

Titip Rindu buat Dija juga yahh, Dija ini banyak sekali tantenya di mana mana ada...salut dehh buat Dija....!

dv said...

titipannya manis banged nin <3
dija pasti seneng bacanya..semua sayang dija :)

Yudi Darmawan said...

semoga kelak Dija menjadi anak yang berbakti pada Allah, agamanya, bunda dan ayahnya..

appy b'day buat Dija..

Damar said...

Assalamu'alaikum Mbak, wah komentar sebelumnya salah masuk nih hhh harusnya itu untuk komentar salah satu blog lain. hhhh
-----
Komentar untuk ini ...
sebuah pesan yang sangat bermanfaat bukan hanya untuk Dija tapi termasuk kita orang tua dalam mengantarkan perkembangan anak menuju proses kedewsaan.
Semoga harapan baik menjadi kenyataan yang baik dan mendapatkan ridho Alloh swt amiin

dv said...

oo pake gtalk..id nya sama yah yg dipake blog ini?

btw tq yaa ;)

Isti said...

jadi kangen sama ponakan juga....she is so cute :)

insan said...

duh makin imut adja nihh

Anonymous said...

wah pasti dija seneng dapet surat dari tante penulis seperti kamu an.. ^^
ada award buatmu tuh.. jika berkenan ambil yooo.. hehehe

Dwi Wahyu Arif N said...

waaah, senengnya jd DIJA :)

TS Frima said...

ninda, blog anything-nya saya follow ya. tapi kok belum di-update :)

Nuel Lubis, Author "Misi Terakhir Rafael: Cinta Tak Pernah Pergi Jauh" said...

semoga dibaca sama dija.... :)

Amy said...

Ijin follow yah... Ma kasih kunjungan ke blogku

ra said...

belum diupdate nih?
titip salam buat dija yah ^^

PRofijo said...

MEngingatkanku....Sebentar lagi, ponakanku akan menginjak usia 1 tahun...:)

Hari minggu kemaren ketemu, sedang lucu2nya :)

attayaya-mading said...

salam untuk dija
semoga menjadi anak yang sholehah seperti tante Ninda

tadi dah liat akun Nin buatan maryo
cuma belum di apprv si mbah

dia pun heran
yg lain2 bisa cepet apprv

Baby Dija said...

terima kasih Tante Nda...

Elsa said...

terharu aku ...

speechless

moenas said...

ihhhh gemes deh xixixi

moenas said...

jadi pengen buru2 nikah neh huff

Unknown said...

semoga Dija membacanya setelah besar nanti

Yhantee said...

amien... titip salam juga buat dija.. ^_^

Unknown said...

salam buat dija ya!!! lama banget gak berkunjung kesini.!

Ra said...

liat foto dijja itu bikin gemes ya ^^

anazkia said...

Surat2 ini, menjadi penyemangat untuk Dija kelak ketika dewasa

Nyach's and My Company "Mandiri Makmur Sejahtera" MMS said...

Itu asli potonya Dija ya, wuihhhhhhhhhh pigin ku ganggu gemes.

Info Math said...

Nda
Saya baru pulang dari antar anak2 rayain ultahnya sodara, Dija juga Ultah ternyata
ikut doakan saja, smuga Dija jadi anak yg sholihah

attayaya-mading said...

met malam dija.......
ga bisa ceklik
ga ada yg baru

Irma Senja said...

dija memang lucu dan cantik sekali ya nin,... putri kecil yg luar biasa disayang Tuhan,... insyallah :)

xamthone plus said...

hmmm keponakannya lucu banget...
salam juga ya...

Previous Page Next Page Home