Saturday, February 18, 2012

Rantai Pertemanan

Orang-orang yang kita kenal dalam tempat kita hidup adalah seperti warna-warna yang dicampur baur dengan dominan atau sisi lain
warna-warni mereka itulah yang kemudian
memerciki kita.

(pic taken from random googling)

Waktu saya sedang ngobrol bersama sahabat saya, sambil menjajah kasurnya saya ngobrol mengenai blog yang berubah dari blog biasa menjadi blog populer.
Blog yang sengaja diarahkan menjadi blog populer.
Pemiliknya tidak pernah berkunjung balik atau melakukan interaksi balasan komentar sebagaimana seorang blogger ke blogger lain dengan memperkuat pertemanan melalui membaca pikiran yang dia tuliskan dalam halaman blog, orang-oranglah yang jika merasa butuh sesuatu atau ingin melihatnya maka mereka akan mengunjungi blog miliknya dan sudah.

Dipikir-pikir, saya tidak ingin mengubah blog saya menjadi yang seperti itu.
Karena ketika pertama kali saya menyenangi dunia blogging dan pertemanan yang ditawarkan terlepas dari banyaknya motif-motif terselubung yang entahlah... saya menyukai pertemanan yang terikat dari sini, karena paling tidak kita bisa mengenal seseorang lewat banyak dan kandungan tulisan yang dia tuliskan.

Dan terkadang saya suka membaca tulisan-tulisan kesakitan yang membuat saya bersyukur bahwa hidup saya tidaklah separah itu. Bahwa meskipun banyak kerikil paling tidak saya punya beberapa hal yang tidak dimiliki seorang teman yang pernah saya baca curhatannya dalam blognya.

Dulunya saya kesal dengan orang yang tidak mau saling mengunjungi blog dan meninggalkan komentar. Semakin lama hal itu semakin tidak lagi menjadi masalah. Selama kami pernah menjalin interaksi dan kemudian dia sibuk cuma sempat posting tidak sempat lagi berbalas komen, maka saya akan tetap membaca tulisannya ketika saya berkesempatan... dan sekali waktu juga meninggalkan komentar.

Saling berkomentar rasanya sudah tidak lagi penting.

Saya rasa, blogging banyak mengupgrade saya, banyak mengajari saya sesuatu yang sebelumnya tidak saya tahu. Dari latar belakang kawan blogger sendiri yang bermacam-macam, umur dan hal-hal lain yang tidak sampai terpikirkan oleh saya... mereka memberi tahu saya lewat tulisannya.
Membaca fiksi dan koran tidak cukup untuk membuat pribadi kita bertambah luas, pengalaman lah yang akan membuatnya demikian. Jika pengalaman yang kita lalui belum cukup, maka pengalaman orang lainlah yang akan melapangkan kita.

Jika saya pada akhirnya menujukan blog ini menjadi blog populer, sepertinya saya tidak akan sukses karena selalu tergoda untuk jalan-jalan ke halaman orang lain kemudian meninggalkan jejak :D
~

26 comments:

Arif Chasan said...

loooh?
bukannya dengan ninggalin jejak bisa nambah kepopuleran ya? o_O
setidaknya itu sih yang saya pikirin... -_-

Namarappuccino said...

Semoga saya bisa tetap juga saling berkirim komentar. Entah populer entah tidak. Setidaknya seminggu sekali bisa blogwalking.

Tapi listenninda populer lho. :)

Tabah said...

hadir mbak. . . .. kunjungan yang mengesankan hehehehe

sofyan said...

emang benar pengalaman ndak cukup hanya dari pengalaman kita sendiri

kita ndak bisa pungkiri itu kalo pengalaman orang laen akan bermanfaat juga bagi kehidupan kita

masbas said...

apa kalo jadi blog populer selalu acuh seperti itu???
emmmm,,, kalo blogku populer g ya?? hahahahaha

masbas said...

wah, ini aku mbak nin. hehehehe
komennya sih, cm pakek gugel

kiraitomy.wordpress.com

Annur Shah said...

hihi, tapi saya pernah lupa mampir balik lho mba,
saking jarangnya buka Blog daalam waktu beberapa mnggu jadi updte cuma beberapa menit lagsung meluncur lagi.

luar baisa yah mba, blog bisa bikin kita berteman bahkan belajar dr mereka, spti blognya mba. saya jadi kenal mba...
makash sudah srng mampir juga ke blogku...

Irma Senja said...

tetaplah seperti ini, krn selain mba irma suka ke sini sesekali ingin juga dikunjungi balik oleh mu ninda ^^

Mr. Nya' said...

dari berbagai bahan/teman terbentuk produc yang manis dan enak, klo liat dari gambarnya, hehehe

Annesya said...

termasuk meninggalkan jejak di kasurkuwh maak??? (=3=)ngahahahaha xD

TS Frima said...

saya juga tidak mau bikin blog populer. lebih enak bloging seperti biasa :)

vie_three said...

hahahaha.... aku pernah menghilang, daan sampean tetap meninggalkan komentar di blogku.

mbaaak.... ngeblog tuch mengasyikkan, memberi pelajaran yg terus-terusan bikin kita ketagihan untuk terus ngeblog dan ngeblog lagi.

M.H. Rofik said...

Baru pertama datang ke blog ini..
dan aku meninggalkan jejak lho.. hehehe..

melynsalam said...

kak anin, lewat blog aku punya 3 teman yg jd travelmates kmn2, waktu aku cerita itu ke seorang temen kos, dia blg, "kmu ga takut pergi2 jauh sm org yg kenalnya lewat dunia maya" mgkin dipikirny dunia maya itu selamanya rawan kejahatan, tp klo pun iya, aku tetep percaya bhwa blogger itu penduduk dunia maya yg paling baik, yahh.. kecuali yg copas tulisan org trus ngaku2 itu tulisan dia. hahha.. klo itu mah lempar ke laut aja.

RanggaGoBloG said...

andai semua blogger berpikiran kaya ninda yah... hehehe....

non inge said...

jadi merasa gimana gt... skr emang juarang bgt bw, hihi tp ya spt konsekuensi yg memang ada jarang bw maka pengunjungpun sepi hehehe...

Ninda said...

hahahaha
jawabanmu selalu polos

pertanyannya pernahkah kau dikomeni seorang artis yang punya blog?
pernahkah?

Ninda said...

populer oleh pencari video iklan sabun mandi
wekekek

Ninda said...

yah tergantung sih ya

Ninda said...

kasurmu enak diileri
emak cuka

Ninda said...

:D

Ninda said...

tenang mbak akan tetap kumampiri

R10 said...

enaknya ngeblog memang seperti itu bisa berteman dan berinteraksi... :)

btw, banyak loh situs2 dalam/luar negeri yang pakai blogspot, krn niatnya menjadi blog profesional yg fokus pada isi konten, tentu mereka lebih memilih menjaring pengunjung dari mesin pencari ketimbang blogwaking dan berinteraksi dgn teman2 blogger

Arif Chasan said...

Ummm... Gitu ya...
Eh, tp kalo si artis sekali Aja komen..
Pasti efeknya beda banget ya? :D

Nuel Lubis, Author "Misi Terakhir Rafael: Cinta Tak Pernah Pergi Jauh" said...

sama.... -_-

apalagi ke blogger yang udah dikunjungi tappi males mampir+komen... zzzz

benniantoni said...

wah kalo blognya mba ninda mah sudah tentu blog pupuler
coz dengan tidak mengunjungi kembali blog yang telah berkomentar, tapi masih tetep eksis untuk di komentari para pengunjung ...
Keep blogging mba :)

Previous Page Next Page Home