Saturday, September 15, 2012

When The Prince Comes

 Ketika saya nonton tv dan kebeneran saja sedang nonton film pendek televisi atau FTV, saya merasa segala cerita itu terlalu jauh dari jangkauan kehidupan saya. Ngngng, tunggu... sinetron juga sih ya... benar-benar jauh diluar akal sehat saya bahwa di dunia ini ada realitas dari orang yang kaya banget, masih single, dan ganteng sampai nyaris semua wanita adoring him. Masih ingat posting saya yang sebelumnya soal si pangeran ini?
Iya, finally orangnya beneran datang ke kantor. Dapat diramalkan kalau nyaris semua staff wanita dari yang muda sampai tante-tante drooling over him. Karena si pangeran ganteng, direktur dan kaya.
Detik itu saya mikir, ketawa sendiri dalam hati.. "Sial, ternyata khayalan FTV dan Sinetron itu beneran ada juga di dunia nyata. Bukan cuma pengaruh dari dongeng cinderella-cinderellaan dari sejak saya bahkan belum jadi janin."
Panggil saya aneh karena kesemuanya itu bagi saya nggak menarik.
Mau tahu apa yang saya rasakan ketika melihat si pangeran sekali lagi?
Saya merasa dia hidup di dalam aquarium, diawasi banyak orang. Diperhatikan dan 'diperhatikan'. Diperhatikan yang pertama means naturally iyalah... oleh siapapun yang mengagumi dia, diperhatikan dalam tanda kutip yang kedua berarti juga dimonitor bahwa kalau ada sedikit saja bad attitude dari dia semua orang juga akan ikut melihat, menelan mentah-mentah mungkin... agak mirip hidupnya artis tapi lebih elegan.
Berkali-kali saya mikir ini dan saya merasa, saya bakalan tetap seperti ini... berada di zona yang saya tahu jauh dari orang-orang setipe pangeran. Panggil saja saya ini aneh karena nggak berminat dengan dia seperti halnya rekan-rekan wanita saya yang lain. I always act like this. Apa nyamannya hidup dalam aquarium? Biarpun hiasannya bagus dari berlian?
Pada akhirnya kita akan tahu bahwa hidup tenang dan dekat dengan Tuhan jauh lebih bahagia. Being rich tentu lebih baik, nggak ada orang yang nggak mau jadi kaya. Kita bisa membantu lebih banyak orang, bersedekah dan segala macamnya dengan jumlah harta yang banyak ketimbang sedikit. Tapi buat saya, saya lebih senang kaya tapi nggak terlalu. Atau mungkin terlalu juga nggak apa-apa kalau dititipi Tuhan kekayaan melimpah, misalpun demikian semoga saya juga dikaruniakan hati yang kayanya melimpah serta luas :)
Kemarin sempat ngobrol sedikit bareng rekan kerja saya di kantor, masih bertopik ke si pangeran ini. Sama-sama bertanya-tanya kayak apa istrinya nanti, mungkin tipikal artis atau... dari keluarga dengan latar belakang sama.
Ketawa bareng karena menyadari betapa tidak mungkinnya cerita televisi yang menjual impian bahwa lelaki kaya tampan bisa jatuh cinta pada gadis dari kalangan bawah. Kayak nyari jarum di jerami.
"Socialite kalangan atas aja udah beda, sama yang menengah kayak kita aja nggak mungkin apalagi yang dibawah kita yang beneran nggak punya apa-apa gitu... bohong banget!" celetuk si rekan kerja saya. Sarcastic but realistic. Haha.
Pernah sekali saya nulis cerpen yang judulnya "Pangeran Untuk Puteri", saya bilang lewat tulisan itu bahwa nggak ada yang keren dari gambaran Pangeran dari dunia dongeng. Sebenarnya buat saya nggak menarik, Ksatria lebih menarik, lebih lelaki karena memperjuangkan hal-hal yang mau dia raih dari titik terendah. It's just my point of view ;)
Saya bisik-bisik dalam hati, "Dear Allah, saya cuma kepingin ditakdirkan berjodoh dengan lelaki yang mencintaiMu, sesamanya dan saya :)"
Semoga itu nggak terlalu muluk.


 pic taken random by Google


15 comments:

Meriskapw said...

kalau udah kaya banget jangan jadi belagak OKB ya mbak.. hehehe, jangan lupa sedekah ke aku, :p

Millati Indah said...

Aamiiiiin. Semoga ketemu ksatria yang mencintai Robb-nya, sesama, dan Ninda :)

Ratusya said...

'modus2' FTV or sinetron itu emang sebenernya ada di dunia nyata TAPIIII ga umum maksudnya ga lazim2 amat seperti tiap hari kita ketemua ama tukang gorengan, tukang ojek, asongan dll.
Jadi, kita ada di kasta mana?
Nindaaaa... miss you :)

Unknown said...

aku bukan pangern dan jauh banget dari kata pangen itu. hiks

difla said...

Ninda...saya jadi penasaran seganteng apa pangeran itu. picture please?? :D

Unknown said...

kalo soal sinetron, saia memang lebih suka FTV karena meski banyak khayalnya tapi sekali cerita udah selesai. Seperti ketika harus memilih cerpen ato cerbung.
tapi kalo soal pangeran...,, emm, I'll pas it through...,;p

Rakyan Widhowati Tanjung said...

doa yg indah mbak, I love it :)

Annesya said...

doai juga buat aku dong maaak

Aul Howler's Blog said...

di sebuah komik, aku pernah nekmu kata2 ini:

"Apa cowok yang baik dan ganteng tampan itu hanya ada di komik, novel atau film ya?"

AYOLAAHH
Ada kok.

Gausah jauh-jauh.
Aku contohnya.

#DigamparKakNinda

Hariyanto Wijoyo said...

aamiin ,
semoga ALLAH mengabulkan harapannya..
jadi pangeran itu impian semua orang...tapi mendingan jadi diri sendiri sajalah :)

diNa said...

aamiin... semoga jodoh yg diharapkan segera datang yaa... :) btw, saya lebih suka ftv daripada sinetron loh, kadang masih bisa diterima akal.. :)

Unknown said...

anyiiinnn hebattt kamu tetep konsisten nge-blog *jempol

dan buat pangerannya salam kenal aja yah :D
pastinya aku mengamini doa mu yg terakhir :)

have a nice day dear :)

alkatro said...

setiap orang memiliki mimpi,
tetapi
mimpi itu tidak selamanya hanya akan menjadi mimpi :)

oke jangan dipublish y,

kemarin pdhl di formspring lumayan pjg ane nulisnya :D

CSS itu bs ngunci kl pake firefox versi 11 ke bawah,
tetapi sbnernya juga jebol sejak dulu kl usernya pake i-e atau chrome.
ada jg pengunci pake javascript tp njebolnya gampang bgt

"tak ada gading yang tak retak."

aplg yg versi blogger, tinggal tambahin ?m=1. habislah semuanya :D

http://www.listeninda.com/2012/09/when-prince-comes.html?m=1

artikel di blogku jg byk yg ngopas tuntas tanpa ngasih credit sumber sedikit pun
dan..
apa mau dikata
ini media online
tipikal orangnya
jauh beragam drpd dunia nyata

cara ampuh mengatasi copas udah ada dilanjutan seri 3 anti copas linknya

http://alkatro.blogspot.com/2012/02/cara-membuat-buku-diary-online.html

Fahrizi Noer Fajar Azman said...

hmm... memang engga enak hidup dalam aquarium. Kalau jadi penonton nya sih seru- seru aja :D
Mungkin kesederhanaan memang yang paling menarik, bisa melihat segala sesuatu dengan sederhana itu menyenangkan :)

salam hangat kak..
udah lama engga nyapa dan berkunjung.
baru mulai aktif lagi nih, baru masuk SMA sihh..heheheh


sehat selalu ya kak :)

Fadly Indrawijaya said...

Amin.... semoga suatu saat lelaki (seperti dalam doamu) datang dan mengetuk hatimu ^._.^

Previous Page Next Page Home