Friday, April 8, 2016

APA YANG KITA PUNYA BUKAN MILIK KITA



Ini punya saya
Eh terserah dong, punya gue ini
Mulut-mulut gue, nape jadi masalah buat lu?

Sering atau pernah ngomong begitu? Saya iya.
Pada saat itu, rupanya saya lupa bahwa segala yang saya punya cuma titipan yang sewaktu-waktu bisa diambil kembali oleh yang Maha Memberi.
Mulut yang bisa diberhentikan kemampuannya untuk mengucap kata, anggota tubuh yang dapat saja diberhentikan fungsinya dan kesehatan yang bisa sewaktu-waktu digantikan sakit. Sakit yang juga berpotensi menghabiskan materi yang selama ini menjadi milik kita. Lagi-lagi titipanNya diambil kembali.

Belum lagi masalah materi, mobil yang disayang-sayang belum tahu ada di bagian rezeki kita sampai kapan. Entah dipakai atau tidak sewaktu-waktu bisa saja rusak. Bahkan sesepele baju kesayangan pun, kita tidak tahu sampai kapan dia utuh tanpa resiko robek karena terjepit sesuatu saat dipakai misalnya.

Iya semuanya cuma titipan.
Dan saya atau mungkin kita, seringkali lupa bahwa semuanya yang dipunya ini cuma titipan. Apa yang kita punya bukan sebenar-benarnya milik kita. Bisa sewaktu-waktu diambil kembali dengan mudah, tanpa kompromi tanpa boleh komplain.
Apa yang menjadi milik kita adalah kontrak titipan tanpa perjanjian. Tanpa batas waktu yang pasti, tergantung yang memberi titipan - sang Maha Memiliki.

.

15 comments:

Kanianingsih said...

makasih mba diingatkan ..

seno said...

Enak lo jd tukang parkir tuh cuma duduk2aja nungguin kendaraan dapet duit, yg paling berat itu tanggung jwbnya.
Yah tp itulah pekerjaan dan resikonya

helloshasa said...

:(

Hanna said...

kutipan yang di gambar soal tukang parkir itu.. ngena banget di aku

Unknown said...

Bener mbak semuanya ini hanya titipan hanya sementara tidak akan lama, jadi intinya kita harus selalu bersyukur dan jangan lupa bersyukur .. informasi yang sangat bermanfaat sekali mbak, terima kasih ya mbak ...

Mbul Kecil said...

Zupeeerr sekali kan nind
Wah jadi ngerasa kecil ni,
Semua cuma titipan, ga ada yg patut disombongkan y

Rosalina Susanti said...

:'( kok mbrebes mili ya mbak baca ini

Keke Naima said...

malah kadang kita suka menyombongkan diri. Padahal itu hanya titipan. Terima kasih sudah mengingatkan :)

Husnul Khotimah said...

Sayangnyaaa.. susahnya mengingat kalau yang di iri-iri itu juga titipan :D, pokoknya gak gampang hahaha..

Irawati Hamid said...

terimakasih sudah mengingatkan Mbak Ninda, sayapun masih sering lupa bahwa sebenarnya semua yang kita miliki hanyalah titipan belaka..

laili umdatul khoirurosida said...

#setuju semuanya hanya titipan.

PIPIT UKY said...

pesan buat saya juga nih mba. hmm.

sri wijayanti said...

Huwaaa bener banget Nind.....
Semua hanya titipan..
:')

Yuniar HMS. Islamiyati said...

Keluarga, teman, kekasih, bahkan baju yang menutupi diri kita adalah titipan. Tapi kadang manusia dhaif, lupa akan apa yang mereka punya itu milik siapa sebenarnya. Aku pun demikian:(

Suciati Cristina said...

Ya nind, waktu itu uda lama bgt dtg ke istiqlal, materi dari AaGym juga belajar dr kang parkir. Percuma jg ya punya sepatu bnyk, kan ngga bs dipake barengan hahaa

Previous Page Next Page Home