Friday, April 12, 2019

DEAR KAWAH PUTIH YANG AESTHETIC, SENANG AKHIRNYA BERTEMU :)

Dulu semasa masih kuliah, saya mupeng banget waktu diceritain teman yang hobi traveling dan mampir ke Kawah Putih, dia bilang tempatnya bagus banget dan sering dipakai untuk foto prewedding. Dia juga share foto-foto yang dia ambil disana dan semuanya semakin bikin saya pengin mampir ke tempat yang satu itu.
Someday, I will...
*sambil bikin wishlist diam-diam*

Ya berhubung saya cuma mahasiswa dengan segala keterbatasan budgetnya. Saat harus tinggal di Jakarta, saya mengira wishlist saya yang satu itu bakalan terpenuhi. Toh jarak Bandung dan Jakarta deket kok. Dimata orang Jakarta, Bandung dan udara sejuknya serta semua jajanan pedasnya itu adalah pelepas stress terbaik.

Tapi ternyata enggak juga tuh...
Saya terlalu sibuk sampai waktu untuk tidur dengan tenang aja cuma ada saat weekend.
Sementara waktu cepat berlalu dan liburan saya selalu berkisar di istirahat dan me time semampunya berupa pergi ke coffee shop dan baca buku. Udah cukup. Tenaga juga nggak banyak terkuras.
Astaga, masa muda saya berkisar di pekerjaan utama, part time job dan me time super selow ini.

Jadi begitu suami ngajakin jalan ke Bandung, saya langsung usul itinerary ke Kawah Putih.
Pokoknya gimanapun harus mampir sana, tempat wisata lain terserah deh yang penting ke Kawah Putih kudu banget terlaksana di liburan kami ke Bandung ini. Meskipun letak Kawah Putih bukan di kota Bandungnya sih tapi di Ciwidey, Jawa Barat. Tapi kalau nggak mampir kesana kapan lagi ih, kami nggak tahu apa tahun-tahun yang akan datang bakal ke Jawa Barat atau nggak, ya kan?

Rencana liburan kami 1 minggu. Rencana di Bandung total sekitar 4 hari 3 malam, sisanya untuk beres-beres dan pemulihan kondisi badan sebelum bekerja kembali. Setelah ke Kawah Putih kami berencana menginap di hotel di Lembang alih-alih di pusat kota Bandung. Itu rencana dasarnya sih. Yang pertama tentu saja browsing penerbangan paling murah dulu karena kami sadar akan waktu yang terbatas jadi kami nggak mau berlama-lama di perjalanan. Dari pengalaman traveling selama ini juga, jarak ideal menikmati perjalanan darat hanya dari Jawa Timur ke Jawa Tengah. Selebihnya duh ya bakalan nggak kuat banget karena capek dan lama di jalan.

Berhubung itinerary saya dan suami makin lama list-nya kok ya makin panjang aja, yaudah lah berarti kita tetap harus hemat pas liburan ini dan nyari best price untuk semuanya biar budgetnya nggak bengkak-bengkak amat. Dimulai dari mencari tiket pesawat murah, kami memakai pegipegi.com. Seperti ini contohnya:
Berdasarkan yang kami amati, tiket pesawat mengalami kenaikan signifikan saat hari Senin, maka kami sengaja menghindari pemesanan tiket saat hari Senin. Dan dengan Pegipegi.com kami bisa mengakses tiket dengan harga paling affordable karena menggunakan fitur yang menampilkan hasil pencarian yang diurutkan dari harga yang paling murah hingga yang paling mahal dari berbagai meskapai dan jam penerbangan sesuai tanggal yang kami inginkan.

Sudah gitu aplikasinya ringan banget dan easy to load, seneng deh pakai aplikasi pegipegi.com ini di ponsel, nggak kesel karena nungguin loading!

FYI, itu sekilas dari perencanaan liburan kami ke Bandung.
Selebihnya nggak jauh beda kok, sesampai di Bandung kami masih melakukan perencanaan sendiri dari browsing dan mengandalkan aplikasi yang sangat memudahkan kami untuk traveling mandiri tanpa travel agent. Setelah naik pesawat, kami menyewa mobil dan sopir untuk transportasi selama di Bandung dan sekitarnya.
Kalau itinerary ya pokoknya yang review oke dan harganya masuk budget aja hayuk.
Jadi, sudah ke Bandung apa belum?
Sudah dong... dan alhamdulillah berhasil mampir ke Kawah Putih Ciwidey juga ih. Makanya ada foto yang nampang di awal blogpost ini, captured by the one and only... myself :D
Sepanjang perjalanan menuju dan selepas dari Ciwidey, masyaAllah cakep banget pemandangannya. Hamparan hijau yang segar dan terawat sepanjang jalan. Udaranya juga sejuk menyenangkan.

Kawah Putih ternyata memang secantik pamornya, nggak heran jadi objek wisata wajib mampir di Jawa Barat. Waktu baru datang ada juga sih yang lagi photoshoot, mungkin untuk keperluan prewedding atau malah untuk foto produk jualan karena saking aesthetic-nya tempat ini untuk cuci mata dan hunting foto.
Meskipun sepintas jadi seperti pantai kalau dilihat karena memiliki dermaga buatan yang menjorok dan hamparan pasir putih, tapi jangan lupa ya ini bukan pantai tapi kawah jadi nggak bisa dipakai main air :D

Anyway, karena belerang kita akan merasa sedikit sesak nafas disini. Sesak nafas akan semakin meningkat saat kita terengah-engah juga, makanya saat berjalan-jalan disekitar tempat ini, take it easy ya... pelan-pelan aja.
Kawah Putih dikelilingi oleh hutan yang bisa kita lihat pepohonannya dari area tempat wisata ini. Jika teman-teman berencana berkunjung untuk pertama kalinya, akan lebih baik jika berangkat saat pagi hari sehingga bisa punya banyak waktu untuk menikmati tempat wisata ini karena jam bukanya hanya sampai sore. Lagipula kalaupun buka sampai malam juga nggak seru dong, gelap... dan bukannya terlihat kecantikannya malah jadi seram karena sepi dan nggak ada orang :D

Karena malas jalan kesana kemari dan lebih suka menikmati keindahan panorama di Kawah Putih dan sekitarnya, saya memilih duduk sementara suami muter mulu berburu foto heheh.
Sambil duduk menikmati pemandangan, saya ngerasa ini salah satu gratitude moment saya. Bersyukur akhirnya wishlist yang saya miliki sejak lama ini kecentang juga meskipun memakan waktu bertahun-tahun lamanya dan harus meyakinkan suami kalau tempat ini more than worth to visit meskipun harus keluar kota Bandung. Do you ever feel the same?
Teman-teman sudah pernah kesini, pengin kesini atau pengin balik lagi untuk kesekian kali? 
Sharing yuk apakah tempat ini pernah jadi wishlist teman-teman juga dan bikin ngerasa happy saat akhirnya kesana?

5 comments:

  1. Tapi bau ya kan kak hahaha

    dan kapas-kapas di ranting mati itu belum juga ya ada yang buang :(
    itu bekas video klip salah satu penyanyi, kak nyin.
    Bagus sih, tapi kalo foto sama-sama di depannya jadi kayak sampah tuh kapasnya wkwkw

    Aku masih ngutang nih postingan yang ke siniiii
    Fotonya ratusan pusing milih dan nyortirnya akhirnya selalu terganggu oleh postingan lain yg lebih nggak ribet wkwkkw
    Hopefully soon!

    ReplyDelete
    Replies
    1. bau belerang emang sih, rada sesak napas gitu aul :D tapi gapapa yang penting udah sempet mampir
      astaga aku pikir it supposed to be there, memang secara alami disitu mungkin dari pohon kapuk yg ketiup angin atau apa. nggak tahunya disengaja ya? memang lucu kalau difoto tapi ya tetep dong jadinya sampah :(
      lagian apa kapasnya jg organik dan nggak bakal mengganggu ekosistem? :((

      Delete
    2. Disengajaaaa
      Dan itu kayaknya bukan kapas dari buah kapuk deh (soalnya terlalu putih) melainkan kapas sintetik yang udah pasti kalo masuk ke tanah pun nyampah juga -.- kesel asli

      Kalo lagi mendung sih agak aesthetic memang ada gituan nyangkut nyangkut di pohonnya. Tapi pas lagi cerah jeleekk wkwkw

      Delete
  2. I love your blog.. very nice colors & theme. Did you make this website yourself or did you hire someone
    to do it for you? Plz answer back as I'm looking to design my own blog and would like to find out where u got this
    from. thanks

    ReplyDelete

Previous Page Next Page Home