Thursday, February 3, 2011

JABOTABEK ADA DI PULAU JAWA


Kemarin lagi-lagi sesuatu mengusik saya. Sepertinya kebiasaan semacam ini perlu sedikit diluruskan. Pernah, ketika saya masih tingkatan pertengahan sebagai mahasiswa seorang teman kuliah menulis notes tentang bahasa Jawa. Sebuah notes humor sebenarnya, yang diawali dengan kalimat kurang lebih tentang humor-humor asli Jawa berhubung dia kuliah di Jawa (asalnya dari kota X di Jawa Barat).
Berkeberatan, saya yang kadang-kadang sangat sensitif, kadang-kadang sangat tidak pedulian mengomentarinya dengan agak menyebalkan yang disamarkan dengan bercandaan sebagaimana teman yang saling kenal.

inti maksud dari komentar saya kurang lebih seperti ini : Pikir saya Jakarta ada di pulau Jawa, ATLAS itu benar dan pelajaran geografi juga benar. Kalau-kalau kamu lupa.

Dia jawab        :  Jawa disini is suku I mean..bukan pulau..ckckck.

Hmm, makin ngga nyambung dengan yang bisa disimpulkan orang dari tulisannya sendiri. Jika benar yang dia maksud suku maka penulisannya berhubung dia hidup di lingkungan orang Jawa.

Saya balas         :  Berarti kalimatnya, berhubung kuliah di jawa timur.. bukan berhubung 
                          kuliah di jawa. Artinya sudah beda.
Dia jawab lagi   :  wew jawa yg saya maksud adalah suku bukan provinsi. Makanya saya 
                          nulisnya hanya jawa ga pake timur dan bogor kan sunda bukan jawa..hehe
Saya jawab lagi :  (lihat lagi kalimat awal notes) orang Jawa dan kuliah di Jawa.   
                       Jawa yg pertama adalah nama suku. Jawa yg kedua adalah penunjuk tempat
                       atau wilayah,berhubung ada kata di yg merupakan penunjuk tempat. Kan
                       kamu sendiri yang nulis.dan di semua wacana atau dalam materi EYD.
                       Ya itu maksudnya. Kalau memang yang ada di pikiran kamu begitu, berarti
                       ada dualisme makna atau ambiguitas dalam tulisanmu.

Untuk semua orang-orang yang terbiasa menyebut Jawa padahal dirinya sendiri sedang ada di pulau Jawa juga tolong berhenti membuat kesalahan sejenis itu. Cobalah untuk bisa membedakan penggunaan kata suku Jawa, pulau Jawa, Jawa Timur, Jawa Tengah dan sekitarnya untuk sebuah kalimat. Mungkin bagi anda itu sesuatu yang biasa, tapi bagi kami ini bisa saja terdengar mengganggu. Lagipula jangan membuat orang mempertanyakan keintelektualitasan anda dengan kebiasaan pengucapan yang contohnya saja seperti diatas. Hanya percik pikiran saya, sekaligus pikiran orang-orang disekitar saya, tidak bermaksud menyinggung ya :)

P.S. : kapan hari ketika saya jenguk lagi notes itu... sepertinya si teman sudah merubah notesnya sehingga sudah tidak lagi sama dengan yang saya ingat hingga berhasil memicu saya berkomentar seperti yang saya tuliskan diatas. Dan terima kasih pada teman saya ini karena bersedia mengoreksi notesnya :)
---------------------------------------------------------------------------------------------------------

P.P.S :
Berhubung banyak yang bingung maksud saya jadi saya tambahkan lagi disini paragraf ekstra :)

Btw si temen bilang dia orang kota X (di Jawa Barat) yang kuliah di Jawa... blabla.. awalnya gitu. Terus belakangan diganti sama dia pakai kalimat : orang Jawa yang kuliah di Jawa :D yah sama-sama Jawanya padahal, kenapa ya dibeda-bedain gitu.. beda lagi kalau misal dia bilang : sebagai orang sunda yang hidup di lingkungan orang jawa (nah ini baru bener). Atau sebagai orang kota X yang kuliah di malang. Atau lagi sebagai penduduk jabar yang kuliah di jatim dimana bahasa sehari-harinya bahasa jawa (bener lagi). yah kebiasaan orang sana lah, tapi kebiasaan penyebutan yang perlu dikoreksi seperti halnya babysitter yang sering disebut babysister (eh?) atau parasut yang sering diucapkan parasit. Beda dikit beda arti lah ya...

25 comments:

joe said...

orang yang mudik juga dibilang pulang ke jawa

BeBek said...

Bener-bener,,
dari hanya sebuah kata "Jawa" menjadi banyak sekali interpretasi maksud yang lain...
hehehe...

Aan Link said...

Saya malah bingung????
aku dah baca 3 kali ,keukeuh gak ngerti jua... :(
tp gak2 apa2Lah.. yg penting Udah JitaK :P

Ferfau said...

Halo Anindya,,, aku mampir lagi ke sini...
eh tapi, aku tadi baca judulnya "jabodetabekada" hahahah... superbingung deh jadinya di awal tadi...

Ferfau said...

koreksi: aku bacanya "jabotabekada" (bukan jabodetabekada, huh salah lagi kan...)

Misteri Bathik Malang selatan said...

Iya ya, kenapa Jawa yang dimaksud suku tapi oleh orang sunda disamakan dengan tempat, dari jawa, maau ke Jawa padahal sama2 di Jawa.

nuances pen said...

he he he nambah wawasanku, trims!

dv said...

awal baca bingung mksdnya ampe ngulang2 bacanya :D
sampe terakhir baru sedikit mengerti..*maap loading nya lama :D

non inge said...

aku termasuk sering yang bertanya seperti kamu dek, terlebih ketika mendapati orang yang sedang ada di Jawa Timur/Jawa Barat kemudian akan ke Jawa Tengah dengan bilang : "mau pergi ke Jawa" beuh... berasa aneh >.<

Clara Canceriana said...

hmmm, untunglah temenmu mau koreksi ^^

NOOR'S said...

Mungkin hanya karena kebiasan Non, tapi syukurlah bila dia bisa menerima koreksi dari Non Nindya...

Hennyyarica said...

agak garuk-garuk kepala sewaktu aku baca postingan ini. mungkin karena kurang spesifik kali dia nyebutin lokasinya. ah, jadi tambah bingung

The-netwerk said...

nice..
sempatkan mengunjungi website kami http://www.the-netwerk.com
sukses selalu!

Aryadevi said...

menyimak tentang "jawa" ^_^......

Asop said...

Hhahahaha, masalah kecil... ^__^

Bearti, saya yang lahir dan sampe SMA di Surabaya, dan kuliah di Bandung, bisa dong disebut "Orang jawa yang kuliah di jawa", karena jawa bisa dianggap jawa barat. :D
Aneh ya teman Ninda.... LOL

Irma Senja said...

kritis sekali adikku ini ^^

Shudai Ajlani said...

saya juga tinggal di pulau jawa *jakarta* :D

Madinger said...

iya, kalau nulis mesti jelas maksud dan tujuannya ya :)

Mood said...

Wew. . Ternyata gitu toh, tapi pengaruh juga ya sama makna dari kalimat itu.

annyeong grammarian said...

Assala:mu'laikum...

Di sebagai preposisi yang berarti menunjukkan tempat ditulis terpisah dari kata yang mengikutinya. Contoh: di atas, di Jawa, dan lain sebagainya.

kira said...

hehehehe...iya, kalo ngomong jawa di identikan dengan jawa timur atau jawa tengah, gak terasa dah lama di jakarta, pengen balik ke jawa... (loh, kan sama-sama jawa)
nice..

Unknown said...

pertama datang ke jakarta jg bingung.. sempet nanya temen 'pulang kampung kemana?'
di jawab : 'ke Jawa'
<>
*sempet bingung sendiri hihihii

Nova Miladyarti said...

bingung ama jawa.hehhe...saya orang sumatra soalnya:D

Lely Prawesti said...

hehehe an, aku juga geregetan klo ada yang bilg gtu seperti postinganku dulu bisa diliat disini http://aishilely.blogspot.com/2009/08/jakarta-tu-di-pulau-apa.html

sepupuku yang orang jawa saja karena lahir dan tinggal di bandung suka make kata2 jawa gtu deh, dan aku selalu protes :D

Wati said...

Tetangga saya yang orang sunda gak mau dibilang orang jawa :D padahal ada di pulau jawa.

Previous Page Next Page Home