Saturday, April 14, 2018

REVIEW: PIXI GLOW TONIC, DA BEST EXFOLIATING TONER SO FAR

Sehari-harinya saya jarang banget dandan, sekadar kulit sehat aja udah cukup. Selain suami juga lebih suka saya nggak dandan meskipun di rumah, juga karena ya... 
saya orangnya nggak bisa dandan :)). 

Jadi kategori dandan kalau versi saya ya pakai beberapa alat make up dalam satu waktu, lebih dari bedak dan lipstick (tidak termasuk skincare pra makeup). Penyebab lainnya ada sih, saya lebih suka kelihatan way younger than my real age, ketimbang terlihat ahjumma-ahjumma seperti seharusnya di usia yang segini :p

Meskipun jarang makeup, tapi perawatan kulit jalan terus. Saya bukan pelanggan klinik kecantikan sih, rada kapok karena pernah nyoba produk klinik kecantikan tapi malah nggak cocok padahal cuma facial wash. Ada yang cocok dan enak banget di kuli muka saya, tapi rangkaian produknya karena ada beberapa ya saya jadi rada males dan nggak rutin pakai. Mana sunblocknya lengket banget bikin gerah dan keringet malah membanjir heboh.

Kesimpulannya saya ternyata lebih cocok pakai produk sejuta umat alias produk yang dijual bebas di pasaran. Bebas milih brand per item suka-suka tanpa wajib beli dan pakai serangkaian. Hasilnya alhamdulillah oke sih :))

Beberapa bulan lalu saya sempet review sunblock favorit saya Biore UV Aqua Rich dan toner yang udah saya pakai selama sekitar 4tahunan sampai beberapa bulan yang lalu - Etude Wonder Pore. Sempet saya baca-baca komenan teman-teman dan rada sedih kalau masih banyak yang belum concern ke perawatan kulit sendiri. Mungkin udah telanjur nempel kalau image dari kata perawatan itu kudu ke klinik kecantikan ya jadinya begitu. Padahal ngerawat muka sama bahan-bahan yang ada di dapur kita juga udah termasuk perawatan loh.

Flashback lagi ke postingan saya yang lalu soal review toner Etude, setelah pakai lama banget kan saya sempet nyebut mau ganti toner. So here it is, saya ganti pakai Pixi glow tonic dan sudah pakai selama kira-kira 3 bulan terakhir.

Dari sekian banyak jenis produk skincare, saya paling suka toner karena selain dipakainya gampang, efek ke kulit langsung berasa banget.

Alasan kenapa saya milih Pixi glow tonic:
Banyak banget review positif dari produk ini. Dan reviewnya bukan review kosong belaka karena pada produk ini termasuk Mode Glam Top 100 Beauty di tahun 2015. Terus denger-denger juga menang beauty awardsnya female daily ya, hehe maklum punya FD tapi so far jarang nongkrongin.

Ada alasan karena penasaran juga karena saya udah risih sih sama masalah komedo karena tipe kulit saya yang kombinasi. Cenderung kering tapi area hidung sedikit berminyak.

Kondisi kulit:
Kulit saya tergolong sehat dan jarang bermasalah sih. Jerawatan aja seumur-umur bisa dihitung pakai jari, nggak ada masalah pori-pori gede atau apapun. Sering banget diiriin teman-teman dan keluarga karena kulit wajah saya yang bagus dan nggak bermasalah. Padahal saya itungan cuek dan jarang merawat kulit wajah.

Tapi rupanya umur nggak bisa bohong ya, mau nggak mau pengaruh aging juga saya rasakan. Well untuk kerutan mungkin belum ada, tapi berasa banget kulit saya mengalami penurunan performa. Mulai dari proses balik putih yang cukup lama setelah kejemur terik pesisir berminggu-minggu dan rada beruntusan. Belum cukup dengan itu, tipe kulit yang awalnya normal cenderung kering jadi kombinasi dengan pori-pori yang membesar. Semula nggak nyadar sih, sampai akhirnya punya cukup waktu buat ngelihatin kulit wajah bener-bener.

Iya, seiring bertambah usia kulit kita memang terus mengalami penurunan performa sehingga membutuhkan bantuan untuk perawatannya dengan produk-produk perawatan kulit.

Siapa yang nggak pengin kulit nggak cepet keriput dan tampak muda? Siapa yang nggak pengin bisa menua dengan cantik kayak Tante Widyawati gitu? Kalau saya sih pengin, nggak tau kalau kamu :))) *halah dialog acara tv*

Rajin-rajin ngerawat muka kita karena kalau udah telanjur usia kulit lebih tua dari usia kita yang sebenarnya jadi riweuh. Biaya laser mahal lho, dear!

Pengalaman pemakaian:
Produk ini saya pakai pas malam hari, setelah cuci muka. Jadi menjelang tidur saya cuci muka pakai facial wash, keringin pakai handuk atau saya biarkan sekeringnya tanpa handuk. Ambil kapas, basahi kapas dengan toner ini, kemudian oleskan kapas ke wajah sampai kita rasa cukup.

Toner kan ada dua jenis ya, ada yang hydrating dan ada yang exfoliating. Nah ini yang exfoliate. Penggunaan beberapa beauty product contoh sunblock itu comedogenic jadi kudu di exfoliate biar mukanya nggak panen komedo. Ini juga ngangkat kulit mati dan pemakaiannya bisa untuk semua jenis kulit.

Saya mulai pakai ini waktu kondisi kulit lagi parah karena nggak cocok sama facial foam. Dari seumur-umur jerawatan cuma pernah beberapa kali jadi tiap bulan ada aja jerawat yang nongol. Suami sampai heran karena baru itu dia ngelihat saya jerawatan, sebelumnya nggak pernah.

Saya sempet berhentiin beberapa skincare baru yang saya pakai secara bergiliran dan kerasanya baru pas saya udah nggak pakai facial foam dari klinik kecantikan itu. Karena jerawatan yang habis disembuhin dengan pakai skincare lebih rajin selalu muncul lagi di tempat lain kemudian berhenti siklusnya. Setelah ganti facial foam sambil pakai ini kondisi kulit langsung membaik sedikit demi sedikit dan balik ke semula.
Perubahan lainnya setelah pakai ini juga kalau lagi beruntusan dikit terus cepat dirawat pakai toner ini jadi cepat kering dan ngelupas. Cinta banget lah pokoknya sama toner ini.

Pas diapply dimuka langsung berasa sensasi kerjanya dikulit muka, gimana ya... susah dideskripsi pokoknya langsung berasa aja. Setelah pakai, kulit muka jadi lebih bersih tapi nggak kering, halus lembab gitu rasanya. Pas bangun pagi harinya juga kulit muka jadi lembut dan lebih glowing sehat.

Yang perlu diperhatikan:
Karena toner ini bersifat asam, dan bisa dibilang efeknya juga langsung bisa dirasakan, jangan memakai produk ini terlalu sering. Pemakaian nggak perlu setiap hari. Karena wajah malah bisa kering atau kemerahan. Memang efek bersihnya bikin nagih sih, tapi pernah saya pakai setiap hari berturut-turut kulit muka saya malah jadi kemerahan.

Pemakaian dua kali sehari menurut saya sudah cukup untuk membuat kulit wajah terawat dengan baik dari komedo dan sel kulit mati. Memang harganya mahal, tapi lama habisnya karena tiap pakai cuma sedikit dan nggak tiap hari kan jadi nggak apa-apa beli yang size kecil. Yang saya beli isi 100ml dan sudah bertahan hampir 4 bulan hingga sekarang. Bulan depan baru perlu beli lagi kayaknya.

Pendapat lain:
Kakak dari teman saya juga pakai ini dan menurut dia B aja, nggak ada efek yang terasa. Beda sama pendapat saya yang berdasarkan pengalaman pemakaian oke banget dan berniat repurchase nanti saat isinya memang beneran tinggal dikit. Ya sebagus-bagusnya produk, pengaruh juga sih kondisi kulit kita gimana. Pada kondisi kulit yang beda, bisa beda juga efeknya.

Kalau pengin nyobain, saya belinya di:
Benscrub.com
Karena populer, banyak banget yang jualan produk ini, tapi karena saya nggak tahu reputasinya gimana dan hari gini banyak banget produk palsu, even merk lokal aja ada kw-nya, saya prefer pilih seller yang terpercaya aja. Salah satunya benscrub, selain karena terpercaya, skin care dan body care productnya banyak banget macemnya jadi bisa sekalian beli. Kalau pengen beli make up, disitu sih ada tapi cuma dikit karena fokus produknya kayaknya emang seputar perawatan tubuh.

Harga:
sekitar IDR 300,000-an untuk isi 100ml
dan IDR 500,000-an untuk isi 250ml

Repurchase:
Yes!

2 comments:

  1. Kak, kan ini bersifat asam, kira-kira sama gak ya fungsinya kayak cuka apel itu? Hehehe.

    ReplyDelete
    Replies
    1. TBH pernah sepintas baca artikel manfaat cuka apel untuk kecantikan di media online. tapi hanya sebatas artikel dan tanpa sumber yang akurat.
      tapi kalau fungsi, cara kerja dan efeknya sama dengan pixi glow tonic ini aku kurang tahu karena belum pernah cobain (dan kayaknya nggak berminat juga coba-coba sesuatu yang gambling sih hehe).

      tapi kalau Zahrah mau atau bakalan nyoba, jangan lupa sharing ulasannya ya :)

      Delete

Next Page Home